Image default
Internasional

3 Data Ini Tunjukkan Pemberlakuan Hukum AS kepada Warga Kulit Hitam Heboh Kasus George Floyd

Kematian George Floyd telah membuat warga Amerika Serikat geram. Kerusuhan dan penjarahan pun terjadi di kota kota di seluruh Amerika Serikat. Di sisi lain, kasus ketidakadilan yang menimpa warga Afrika Amerika tak hanya terjadi pada George Floyd saja.

Beberapa data seputar kejahatan dan keadilan di AS telah menunjukkan perlakuan yang diterima orang Afrika Amerika dalam hal hukum dan ketertiban. Dilansir , berikut paparannya: Angka angka yang tersedia di atas merepresentaskan insiden di mana polisi menembak dan membunuh orang.

Berdasarkan data statistik di atas, orang Afrika Amerika memiliki peluang yang jauh lebih tinggi untuk ditembak secara fatal dibandingkan dengan jumlah keseluruhan dalam populasi AS. Fakta menunjukkan, pada tahun 2019, meskipun orang Afrika Amerika sejumlah kurang dari 14 persen dari populasi (menurut angka sensus resmi), mereka menyumbang lebih dari 23 persen dari 1.000 lebih penembakan fatal oleh polisi. Angka itu relatif konsisten sejak 2017.

Sedangkan, jumlah korban kulit putih telah turun sejak itu. Warga kulit hitam memiliki tingkat yang jauh lebih tinggi daripada orang kulit putih dalam hal ditangkap karena penyalahgunaan narkoba. Padahal, survei menunjukkan, penggunaan narkoba orang kulit hitam dan kulit putih berada pada tingkat yang sama.

Pada tahun 2018, sekitar 750 dari setiap 100.000 orang Afrika Amerika ditangkap karena penyalahgunaan narkoba. Sementara itu, sekitar 350 dari setiap 100.000 orang kulit putih Amerika ditangkap karena kasus yang sama. Menunjukkan, orang kulit putih dan Afrika Amerika menggunakan narkoba pada tingkat yang sama.

Namun, orang Afrika Amerika terus ditangkap pada tingkat yang lebih tinggi. Sebagai contoh, sebuah menemukan, orang Afrika Amerika 3,7 kali lebih mungkin ditangkap karena memiliki mariyuana daripada orang kulit putih, meskipun tingkat penggunaan ganja mereka sebanding. Menurut data terakhir, orang Afrika Amerika dipenjara lima kali lipat dari orang Amerika kulit putih.

Jumlah orang Afrika Amerika yang dipenjara juga hampir dua kali lipat dari orang Amerika keturunan Hispanik. Pada tahun 2018, orang Afrika Amerika merupakan 13 persen dari populasi AS. Namun, jumlah ini mewakili hampir sepertiga dari populasi penjara negara itu.

Sementara itu, orang kulit putih Amerika mengisi 30 persen dari populasi penjara, meskipun mewakili lebih dari 60 persen dari total populasi AS. Lebih dari 1.000 untuk setiap 100.000 warga Afrika Amerika dipenjara. Ini berbeda jauh dibandingkan 200 tahanan kulit putih untuk setiap 100.000 warga kulit putih Amerika.

Populasi penjara AS didefinisikan sebagai narapidana yang dihukum lebih dari setahun di penjara federal atau negara bagian. Tingkat hukuman penjara telah menurun untuk orang Afrika Amerika selama dekade terakhir. Namun, mereka masih lebih banyak mengisi populasi penjara dibandingkan ras lain.

Berita Terkait

8 Juta Yen Per Tahun Gaji Rata-rata Ninja Jepang Mencapai 2

Maya Rosfi'ah

Ada Peningkatan 50 Persen Jumlah Korban Meninggal China Revisi Data Wabah Covid-19

Maya Rosfi'ah

Dirilis Kate Middleton Tepat di Ulang Tahun menuju 5 Potret Putri Charlotte Bagikan Pasta pada Lansia

Maya Rosfi'ah

Kisah Keluarga yang Ingin Makan Ayam Goreng Saat Ramadhan Usai 12 Tahun Tinggal di Rumah Tak Layak

Maya Rosfi'ah

Trump Sebut Insiden Polisi Dorong Kakek 75 Tahun sebagai Rekayasa

Maya Rosfi'ah

Dianggap Sudah Tidak Lucu Lagi, Anjing Ini Ditelantarkan di Ruangan Kotor dan Gelap oleh Pemiliknya

Maya Rosfi'ah

Camila Cabello Dikabarkan Gandeng Shawn Mendes Usai Putus dari Matthew Hussey

Maya Rosfi'ah

Rambutnya Dipotong Warga Seret Wali Kota Bolivia di Jalanan Lalu Disiram Cat Merah Kecewa

Maya Rosfi'ah

Tak Dapat Ditenangkan & Nangis Seperti Orang Kesakitan Curhat Ibu yang Anaknya Alami Gejala Corona

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment