Image default
Bisnis

4 Instrumen Investasi yang Layak Koleksi Saat Resesi

Memilih tetap setia berinvestasi di tengah ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ini rasanya menjadi pilihan yang tak dapat dihindarkan. Tentu saja bila kamu tetap ingin menggapai masa depan yang cerah. Meski begitu, tetap harus selektif dalam memilih instrumen investasi yang aman untuk pemula yang tepat.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah melakukan investasi pada instrumen yang aman dan memiliki risiko lost yang kecil. Pasalnya, ekonomi dunia saat ini sedang tidak stabil sebagai akibat masih merebaknya penyebaran virus corona atau Covid-19. Pemerintah Indonesia bahkan sudah memberi sinyal akan adanya resesi di kuartal III hingga akhir 2020 nanti.

Agar investasi di masa resesi tetap menjanjikan imbal hasil yang baik, kamu harus selektif dan penuh pertimbangan. Meski pada dasarnya setiap instrumen investasi memiliki kelebihan dan kekurangan, namun ada beberapa jenis investasi yang tetap menarik di tengah resesi.

Berikut beberapa instrumen investasi aman untuk pemula yang bisa dijadikan opsi di tengah ancaman resesi.

  • Saham

Investasi saham bisa jadi akan tetap menarik meski keadaan resesi selama kamu bisa memilih saham yang tepat. Beberapa sektor memang terkena dampak cukup signifikan sejak Covid-19 merebak. Namun, beberapa jenis saham malah hingga ratusan persen meski pandemi.

Agar investasi saham yang kamu pilih tetap menghasilkan capital gain yang optimal pertama pilihlah emiten dengan fundamental yang kuat. Perhatikan laporan keuangannya, terutama pos laba rugi dan kewajiban jangka panjang perusahaan. Juga pilih sektor yang tidak terkena dampak langsung Covid-19. Seperti contoh emiten mie instan dan telekomunikasi.

Cara lain, kamu justru bisa memilih emiten yang terkena dampak langsung  Covid-19 namun diyakini bakal bertahan dalam menghadapi situasi buruk. Contohnya operator jalan tol dengan modal besar atau perusahaan properti milik pengembang besar dan ternama yang nyaris tanpa utang.

Meski saat ini harga saham emiten terdampak ini turun, namun saat ekonomi pulih nanti kamu akan berpotensi mendapatkan keuntungan berlipat. Meski begitu tidak tertutup kemungkinan emiten yang kamu pilih benar-benar bangkrut dan tutup.

  • Emas

Emas menjadi pilihan investasi yang menarik karena trendnya yang terus naik. Kebijakan bank sentral sejumlah negara untuk mencetak uang lebih banyak membuat nilai emas di tengah pandemi mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Selain itu, emas juga diburu investor yang khawatir akan volatilitas rupiah yang terus terjadi selama pandemi. Emas juga dipilih sebagai upaya berjaga-jaga atas sentimen pasar maupun agenda politik pilkada yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Hal ini merupakan kesempatan baik bagi kamu karena bisa mendapatkan keuntungan. Namun potensi keuntungan dari investasi emas bisa saja menurun ketika pandemi telah berakhir sehingga kamu akan mendapati harga jual lebih murah daripada harga beli saat ini.

  • Valuta asing (valas)

Berinvestasi lewat instrumen valuta asing (valas) bisa saja kamu pilih lantaran menjanjikan capital gain cukup besar. Apalagi bila kamu memilih berinvestasi pada mata uang kuat yang tidak terlalu terpengaruh dengan resesi seperti dolar amerika (USD) atau Euro.

Terdapat juga instrumen Dolar Singapura, mata uang ini dianggap sebagai salah satu uang terkuat di kawasan Asia. Nilai dolar singapura masih lebih murah dibanding dolar amerika sehingga investor bisa memaksimalkan nilai investasi dalam jangka panjang.

  • Obligasi

Obligasi adalah contoh investasi modal kecil yang kini makin jadi pilihan. Obligasi negara merupakan investasi yang banyak diminati karena relatif aman dibanding instrumen keuangan lain. Terutama untuk jenis obligasi pemerintah (government bonds) dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN).

Berinvestasi lewat obligasi pemerintah cenderung aman karena Undang-Undang menjamin pengembalian 100 persen dana kepada para investor. Selain itu kamu juga berpotensi mendapatkan pendapatan melalui kupon yang akan dibagikan secara berkala.Karena itu, obligasi adalah pilihan yang kini banyak diminati.

Berita Terkait

Benarkah Pembatasan Pembelian Gas LPG 3 Kg Bakal Rugikan UMKM

Maya Rosfi'ah

41 Triliun di Bisnis Trading Minyar Gara-gara Ulah Trader Ini Mitsubishi Rugi Hingga Rp 4

Maya Rosfi'ah

Penjelasan kenapa BHIT dan BMTR Tidak Bagi Dividen Tahun Ini

Maya Rosfi'ah

Komisi VII Kunjungi Pembangunan Kilang Baru di Tuban

Maya Rosfi'ah

Menko Luhut Tegaskan Belum Ada Kerja Sama Antara Ping An Insurance dengan BPJS Kesehatan

Maya Rosfi'ah

Ini Kata Menteri Erick Thohir Sandiaga Uno Santer akan Duduki Posisi Penting di PLN

Maya Rosfi'ah

25 Triliun di BEI Angkasa Pura II Catatkan Obligasi Rp 2

Maya Rosfi'ah

Presiden Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Saat Ini Lebih Berat dari Krisis 1998

Maya Rosfi'ah

WhatsApp 08122-123-123 atau Login www.pln.co.id Ini Langkah Dapatkan Token Gratis PLN Juli 2020

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment