Image default
Nasional

5 SR Guncang Sumba Barat Daya NTT Sore Ini Gempa 5

Gempa bumi bermagnitudo 5.5 skala richter mengguncang Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (5/8/2020) pukul 15.27 WIB. Hal itu dikabarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun twitternya @infoBMKG. BMKG menerangkan, gempa tersebut berpusat sekitar 24 km sebelah tenggara Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

Koordinat titik gempa terpatnya berada di 9.79 LS, 11.09 BT. Gempa tersebut berada di kedalaman 10 km dan dirasakan hingga Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan kekuatan sebesar III MMI. Gempa juga dirasakan di Tambolaka NTT sebesar III MMI, serta di Waingapu dan Waitbula III MMI.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui laporan kerusakan akibat gempa tersebut. Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG: Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda benda ringan yang digantung bergoyang. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan ada truk berlalu.

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi. Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang barang terpelanting, tiang tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti. Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

Tiap tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan. Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen monumen roboh, air menjadi keruh. Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa pipa dalam rumah putus.

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap tiap sungai dan di tanah tanah yang curam. Bangunan bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali. Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda benda terlempar ke udara.

Berita Terkait

Mengingat Kembali Upaya Pembunuhan Presiden Soekarno di Hari Raya Idul Adha 1962

Maya Rosfi'ah

Rekomendasi Ini Suatu Kehormatan Sekaligus Tanggung Jawab Ucap Terima Kasih pada Megawati Gibran

Maya Rosfi'ah

Selasa Besok, MK Bacakan Putusan Sengketa Hasil Pileg 2019

Maya Rosfi'ah

Romli Atmasasmita: Kasus yang Melibatkan Individu KPK Harus Dituntaskan

Maya Rosfi'ah

Menteri Syafruddin Apresiasi Karateka Indonesia Berhasil Raih Juara Tingkat Internasional

Maya Rosfi'ah

Fadli Zon Minta Patroli di Laut Natuna Dilengkapi Drone

Maya Rosfi'ah

Politisi PDIP Minta Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Dievaluasi Menanggapi Erick Thohir

Maya Rosfi'ah

22 April 2020 Materi SMP Belajar di TVRI Rabu Jawaban Soal Apakah Keunikan Tari Lenggang Nyai

Maya Rosfi'ah

Diundang Sidang MPR, Sandiaga Uno Masuk dari Pintu Belakang, Indiarto Priadi: Gebrak Meja Kalau Saya

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment