Image default
Travel

7 Hal Tentang Penerbangan yang Jarang Diketahui Penumpang Apa Saja

Menjadi seorang pilot memang bukan pekerjaan yang mudah. Mereka harus terbang setiap saat berpindah dari satu bandara ke bandara lain, hal ini tentu melelahkan. Oleh karena itu, pilot tentu memiliki pengetahuan maupun pengalaman lebih dalam dunia penerbangan.

Ada beberapa alasan posisi tempat duduk ini merupakan posisi terbaik, salah satunya adalah meminimalisir guncangan ketika terjadi turbulensi. Selain itu, ada juga tempat posisi yang membuat kamu tidur lebih nyenyak karena tidak ada gangguan dari suara di sekitar. Tips tersebut antara lain adalah memilih tempat duduk di bagian sayap, hindari duduk dekat toilet atau dapur, duduk di samping pintu darurat, dan di sisi kiri kabin.

Pertama, dalam keadaan darurat penumpang harus bersiap siap untuk menyelamatkan diri dengan cepat, dan itulah mengapa penumpang harus tetap menggunakan sepatunya. Kedua, sepatu yang berserakan di lorong kabin atau barisan tempat duduk bisa membuat penumpang tersandung dan memperlambat jalan keluar penumpang lain. Ketiga, untuk alasan kebersihan saat berada di dalam pesawat.

"Tolong jangan pernah berjalan ke toilet pesawat tanpa mengenakan alas kaki. Aku berjani, sembilan dari sepuluh, yang berada di lantai toilet pesawat itu bukanlah air," tulis seorang pramugari dalam forum Reddit . Bekerja sebagai pilot tak selalu menjadi pekerjaan yang menyenangkan. Menurut situs Quora , satu dari beberapa hal yang tidak menyenangkan saat menjadi pilot adalah kekhawatiran akan dipecat.

Selain itu, ada sejumlah hal yang dibenci oleh pilot dari pekerjaannya. Mulai dari penerbangan delay, tak bisa menjelajah tempat yang dikunjungi, kehilangan waktu dengan keluarga, dan masih banyak lagi. Seorang pilot mengungkapkan seberapa sering pramugari memeriksa apakah jaket benar benar ada di bawah kursi.

Pilot yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada Express.co.uk , pemeriksaan rutin harus dilakukan. "Mereka (jaket pelampung) dipastikan selalu ada di tempatnya dalam setiap penerbangan," kata pilot itu. "Harus ada satu setiap kursi penumpang," tambahnya.

Meski begitu, ada kasus penumpang yang mengambil jaket pelampung di pesawat. Pada 2015, seorang penumpang pesawat berusia 64 tahun mencuri jaket pelampung dalam pesawat Cathay Pacific yang ia tumpangi. Akibat kelakuannya, penumpang itu dikenakan hukuman denda.

Patrick Smith, seorang pilot dan penulis buku berjudul 'Cockpit Confidental' mengungkapkan bahwa ini sebenarnya adalah tindakan pencegahan dalam keadaan darurat. Smith menjelaskan bahwa meredupkan lampu memungkinkan mata penumpang menyesuaikan diri dengan kegelapan. Hal itu bertujuan agar penumpang tidak tiba tiba menjadi buta jika terjadi sesuatu dan listrik dipadamkan.

Sedangkan dalam keadaan darurat para penumpang harus melaju cepat ke pintu dalam kegelapan atau asap. "Jalur dan tanda keadaan darurat juga akan terlihat jika lampu diredupkan dan itu membuat penumpang lebih mudah untuk melihat ke luar," kata Smith. Selain mengungkapkan tentang lampu redup di kabin pesawat, Patrick Smith juga menjelaskan tentang turbulensi.

"Turbulensi adalah masalah nomor satu yang membuat para penumpang cemas," tulis Smith. Menurut Smith, para penumpang seharusnya tidak khawatir mengenai turbulensi yang terjadi selama penerbangan. "Pesawat tidak bisa terbalik dan tidak bisa terhempas bahkan oleh hembusan angit yang kuat," kata Smith.

"Turbulensi memang mengganggu bagi semua orang, termasuk para kru pesawat. Namun itu normal," tambahnya. Smith mengatakan bahwa dari sudut pandang seorang pilot turbulensi dianggap sebagai masalah kenyamanan, bukan masalah kemanan. Patrick Smith juga mengungkapkan bagian hal yang paling menakutkan saat penerbangan.

"Sebagian besar, pilot takut pada hal hal yang tidak dapat mereka kendalikan atau perkirakan," ungkap Smith. Menurutnya para pilot tidak terlalu takut pada kesalahan pribadi (pilot), namun ia takut akan kesalahan orang lain atau yang berhubungan dengan hewan. Ia menempatkan api yang timbul dari baterai ponsel sebagai daftar teratas hal paling menakutkan, kemudian ledakan hingga serangan burung yang merusak mesin pesawat.

Kerusakan mekanis dan tabrakan dengan tanah juga jadi bagian dari daftar teratasnya. Menurutnya, serangan burung sering terjadi namun kerusakannya sangat kecil. Meski begitu, ia tetap menyebutnya sebagai bahaya.

Berita Terkait

Mengetahui Arti Kode SSSS di Boarding Pass Pesawat

Maya Rosfi'ah

8 Potret Romantis Raffi Ahmad & Nagita Slavina saat Liburan di Labuan Bajo

Maya Rosfi'ah

Ini Pilihan Tempat Wisata yang Bisa Traveler Kunjungi Liburan menuju Bangka

Maya Rosfi'ah

Ini Alasannya ketentuan Jadi Pilot Tidak Boleh Ada Gigi Berlubang

Maya Rosfi'ah

Ada Tikus hingga Kera Panggang 7 Kuliner Ekstrem di Pasar Tomohon Manado

Maya Rosfi'ah

Kelakuan Dua Turis Kendarai Motor Ini Buat Geram Warga Bali Viral di Medsos

Maya Rosfi'ah

Awalnya Jadi Customer Service Kondektur KA Bandara Solo yang Viral Ceritakan Perjalanan Karirnya

Maya Rosfi'ah

Kuliner Khas Makassar yang Dimakan Pakai Sambal hanya 25 Menit Jadi 38 Buah Apa itu Jalangkote

Maya Rosfi'ah

Keseruan Agnes Mo Jalani Pengukuran Tubuh oleh Tim Madame Tussauds di Los Angeles

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment