Image default
Kesehatan

9 Jenis Ikan Ini Tidak Layak Dikonsumsi Terlalu Banyak Meski Bergizi

Ternyata ada jenis jenis ikan yang tak layak konsumsi, karena sebab sebab tertentu. Kita semua tahu bahwa ikan itu enak dan sehat, namun ada ikan ikan tertentu yang akan membahayakan anda. Alih alih mendapatkan kebaikan dari ikan, seseorang justru mengancam jiwa mereka sendiri.

Melansir dari BrightSide, berikut ini adalah ikan ikan yang tak layak konsumsi. Lele dapat tumbuh hingga ukuran yang cukup besar. Untuk mempercepat pertumbuhan mereka, banyak pembudidaya ikan memberi mereka hormon.

Terutama ikan yang diimpor dari negara negara Asia. Lele yang tumbuh bebas jauh lebih tidak berbahaya dan lebih bergizi. Makarel mengandung merkuri, yang tidak dibersihkan tetapi terakumulasi dalam tubuh manusia.

Sehingga menyebabkan berbagai penyakit. Makarel Atlantik adalah yang paling tidak berbahaya dalam hal ini. Kalian bisa memakannya sebanyak yang anda suka.

Tuna mengandung banyak merkuri, terutama tuna sirip hitam dan sirip biru. Selain itu, ada tuna kecil yang tumbuh bebas di toko karena hampir punah. Semua ikan berasal dari peternakan di mana ia diberi antibiotik dan hormon.

Tidak banyak asam lemak sehat di nila, namun konsentrasi lemak berbahaya di dalamnya hampir sama tingginya dengan lemak babi. Kelebihan konsumsi ikan ini menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dan membuat tubuh lebih sensitif terhadap alergen. Belut memiliki banyak lemak dan dengan demikian mudah menyerap limbah industri dan pertanian di dalam air.

Spesies Amerika memiliki tingkat keracunan tertinggi. Belut Eropa juga dikenal terkontaminasi merkuri dalam jumlah besar. Sebagian besar pangasius yang kita lihat di toko dibawa dari Vietnam.

Yaitu dari Sungai Mekong yang dianggap sebagai salah satu badan air yang paling terkontaminasi di dunia. Selain itu, fillet pangasius mengandung nitrofurazone dan polifosfat (karsinogen) tingkat tinggi. Ikan ini adalah pemimpin dalam kontaminasi merkuri dan sering tertangkap melanggar aturan.

Sehingga meningkatkan risiko keracunan makanan. Barramundimengandung banyak merkuri. Kadang kadang, terutama ketika disajikan sebagai fillet.

Ikan ini, lebih dikenal sebagai ikan minyak, mengandung gempylotoxin . Yakni zat lilin yang tidak dapat dimetabolisme sama sekali. Toksin tidak banyak membahayakan, tetapi dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Untuk mengurangi kadar gempylotoxin, ikan harus digoreng atau dipanggang.

Berita Terkait

Hindari 8 Kebiasaan Buruk Ini Agar Tetap Sehat Diabetes Juga Bisa Serang Anak Muda

Maya Rosfi'ah

Ini 6 Cara Salah Menggendong Bayi Ternyata Bisa Bahayakan Kesehatan Sering Dilakukan

Maya Rosfi'ah

Kenali Penyebab Penyakit Kejiwaan yang Bisa Terjadi Pada Mayarakat Perkotaan dan Pedesaan

Maya Rosfi'ah

Kripik Kentang Hingga Minuman Soda 11 Daftra Makanan yang Dapat Menyebabkan Penyakit Kanker

Maya Rosfi'ah

Perubahan Ani Yudhoyono Usai Dijenguk Putra Sulungnya, Annisa Pohan Ungkap Sang Mertua Segar Lagi

Maya Rosfi'ah

Dua Pasien Sudah Diberitahu Mereka Positif Terkena Virus Corona Kemenkes

Maya Rosfi'ah

Ini Kata Ahli Sederet Penelitian Berhasil Buktikan Puasa Bantu Tubuh Meningkatkan Sistem Imun

Maya Rosfi'ah

Karbohidrat Bikin Gemuk Adalah Persepsi yang Salah, Ini Penjelasannya

Maya Rosfi'ah

Tidak Pernah Sakit Serius, Bocah 15 Tahun Divonis Leukemia

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment