Image default
Kesehatan

Ada 9 Hal yang Perlu Dilakukan Calon Ibu Sebelum Merencanakan Kehamilan Apa Saja

Ada 9 hal yang perludilakukan calon ibu sebelum merencanakan kehamilan. Sebab meski hampir semua pasangan menginginkan momongan, nyatanya butuh persiapan yang sangat matang saat merencanakan kehamilan. Beberapa kehamilan bisa gagal diakibatkan persiapan yang kurang matang atau keadaan tidak siap dari calon ibu maupun ayah.

Maka, alangkah baiknya ibu mempersiapkankesehatan sedari dini sebelum tanda tanda kehamilan muncul. Melansir dari Baby Center, ada beberapa hal yang perlu ibu perhatikan sekaligus lakukan agar tanda tanda kehamilan muncul dengan baik. Berkonsultasilah pada spesialis obstetri dan ginekologi.

Spesialis obstetri dan ginekologi akan memeriksakan kesehatan ibu dan riwayat kesehatan keluarga ibu, kelangsungan kesehatan ibu ke depannya, dan pengobatan yang perlu dilakukan. Hal ini karena beberapa obat obatan membahayakan kandungan, maka perlu dikonsultasikan sebelum melakukan konsepsi. Selain itu, spesialis obstetri dan ginekologi akan mendiskusikan diet, berat badan, olahraga, dan kebiasaan tidak sehat (seperti merokok, minum alkohol, dan obat obatan terlarang), lalu merekomendasikan multivitamin, memastikan jadwal imunisasi, tes masalah kesehatan waktu kecil seperti cacar dan rubela, dan semua pertanyaan seputar kehamilan ibu.

Tak lupa, konsultasikan kalau ibu punya penyakit asma, diabetes, atau tekanan darah tinggi, sebab perlu dikontrol sebelum ibu hamil. Melakukan skrining pembawa genetik perlu dilakukan sebelum konsepsi untuk melihat apakah ada penyakit tertentu dari pasangan kita seperticystic fibrosis dan sel sabit. Bila ibu dan ayah memiliki penyakit tertentu maka anak ibu dari satu sampai empat kemungkinan terkena penyakit tersebut.

Konsumsifolic acidadalah hal yang krusial, dengan meminum 400 mikrogramnya paling sedikit satu bulan sebelum konsepsi dan saat trisemester pertama, dapatmengurangi peluang memiliki bayi dengan cacat tabung saraf seperti spina bifida hingga 50 hingga 70 persen, menurut Pusat Pengendalian Pencegahan Penyakit (CDC). Konsumsifolic acidjuga membantu mengurangi peluang kecacatan lainnya. Ibu dapat membelifolic aciddi apotik atau mengonsumsi prenatal atau multivitamin.

Cek label multivitamin apakah terkandung 400 mcgfolic acidyang dibutuhkan. Selain itu, cek juga multivitamin ibu, jangan sampai ada kandungan 770 mcg RAE dari vitamin A.

Berita Terkait

Cara Sembuhkan Sakit Kepala Tanpa Obat, dari Makan Teratur hingga Cari Tempat Sepi

Maya Rosfi'ah

Ketahui Penyebab Keputihan dan Cara Mengatasinya

Maya Rosfi'ah

Cegah Penyakit Kronis hingga Kelola Tekanan Darah Manfaat Telur Puyuh bagi Kesehatan Tubuh

Maya Rosfi'ah

Coba 5 Lulur Kaki Buatan Ini untuk Mendapatkan Kaki Cantik dan Lembut, Bahannya Mudah Ditemukan

Maya Rosfi'ah

Para Diplomat Negara Barat Cemaskan Cara Indonesia Tangani Virus Corona

Maya Rosfi'ah

Manfaat Mengkonsumsi Suplemen CDR Bagi Tubuh

Maya Rosfi'ah

Dikenal Menyehatkan, Baiknya Jangan Beri Air Kelapa Muda Jika Orang Mengalami 5 Kondisi Ini

Maya Rosfi'ah

Vitamin D Jadi Kunci Agar ASI Busui Tidak Berkurang Saat Puasa

Maya Rosfi'ah

Jika Tak Ingin Hal Ini Terjadi Dalam Tubuh Jangan Terlalu Sering Minum Obat Pereda Rasa Sakit

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment