Image default
Travel

Ada Tikus hingga Kera Panggang 7 Kuliner Ekstrem di Pasar Tomohon Manado

Keberagaman budaya dan tradisi di Indonesia membawa pengaruh juga pada keberagaman kuliner Nusantara. Satu di antara banyak kuliner khas Indonesia yang menarik perhatian adalah kuliner ekstrem di Pasar Tomohon. Pasar Tomohon yang berada di Manado ini menjual berbagai kuliner ekstremdari hewan tak lazim.

Daging ular piton merupakan salah satu kuliner ekstrem yang dijual di Pasar Tomohon. Berada di Pasar Tomohon, traveler akan menjumpai berbagai warung yang menjual daging ular piton yang digantung. Ular piton biasanya dimasak dengan kuah santan atau dijadikan sate.

Daging ular tersebut diyakinin memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Salah satu pemandangan yang akan kita dapati jika berkunjung ke Pasar Tomohon adalah kera yang dipanggang. Kera tersebut dipanggang hingga gosong dengan mulut yang terbuka.

Untuk sebagian orang, daging monyet memang dianggap enak dan menjadi salah satu favorit di pasar ini. Pasar Tomohon juga menjual daging kelelawar yang telah dibakar. Setelah dibakar, daging kelelawar tersebut dimasak dengan santan yang gurih.

Kuliner ekstrem ini cukup banyak dijajakan di Pasar Tomohon. Kuilner ekstrem yang bisa kita jumpai saat berkunjung ke Pasar Tomohon adalah otak monyet. Bagian otak monyet juga banyak dicari oleh para pengunjung yang datang ke pasar ini.

Otak monyet tersebut biasanya diolah dan dijadikan campuran untuk berbagai makanan. Tikus juga merupakan salah satu kuliner ekstrem yang dijual di Pasar Tomohon. Daging tikus yang dijual di pasar ini bukanlah tikus pada umumnya, melainkan tikus hutan.

Tikus hutan sendiri bisa ditandai dengan ciri ekornya yang berwarna putih. Tikus tersebut diolah dengan dipanggang hingga berwarna kecoklatan. Kucing memang bukanlah hewan yang ekstrem.

Namun beda halnya jika kucing dijadikan sebuah santapan. Pasar Tomohon menjual kucing yang sudah dibakar dengan keadaan utuh dan kaku. Salah satu kuliner ekstrem yang dijual di Pasar Tomohon adalah daging anjing.

Terlihat mengerikan karena pembeli bisa memilih anjing yang masih ada di kandang. Anjing tersebut akan dieksekusi dan dibakar saat itu juga. Selain itu, daging anjing juga dijual per kilo di tempat ini.

Berita Terkait

Berlaku dari November 2019 Jadwal KA Lodaya & KA Malabar Terbaru

Maya Rosfi'ah

5 Kuliner Lezat yang Wajib Dicicipi Saat Liburan ke Tunisia

Maya Rosfi'ah

Tagar #CoretBaliDanToba yang Sempat Trending Topic di Twitter Tuai Kecaman Netizen

Maya Rosfi'ah

Cara Membuat Visa Taiwan untuk WNI, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan

Maya Rosfi'ah

Dua Kebiasaan Baik yang Dilakukan Penumpang Menurut Mantan Pramugari

Maya Rosfi'ah

Ini Berbagai Hal yang Dilakukan Pramugari Saat Ada Waktu Luang di Penerbangan

Maya Rosfi'ah

5 Kuliner Khas Betawi Ini dari Langka Pernah Coba

Maya Rosfi'ah

Sawah Lodok, Wisata Di Kampung Halaman Betrand Peto Anak Laki Laki Ruben Onsu

Maya Rosfi'ah

Selain Waroeng Klangenan yang Dikunjungi Jokowi, Ini 6 Angkringan Modern di Jogja

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment