Image default
Bisnis

Antisipasi Penguatan Rupiah Hari Ini Tapi Masih di Bawah Rp 16.400 Per Dolar

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah bisa dibuka menguat mengikuti sentimen positif pagi ini. Kendati demikian, ia menjelaskan, potensi pelemahan lanjutan masih terbuka dengan kisaran gerak rupiah di level Rp 16.150 hingga Rp 16.350 per dolar Amerika Serikat (AS). "Sentimen yang membayangi pasar keuangan hari ini kemungkinan akan beragam antara positif dan negatif," ujarnya di Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Ariston menjelaskan, sentimen positif datang dari penguatan pasar saham AS semalam karena respon pasar terhadap pidato Donald Trump yang optimis. "Ekonomi AS bisa bangkit lagi setelah masa puncak wabah berlalu dan kemungkinan rilis stimulus tambahan pemerintah AS," katanya. Sementara, lanjutnya, sentimen negatif datang dari angka penyebaran wabah corona atau Covid 19 global yang semakin meningkat yang belum bisa dikatakan sudah mencapai puncaknya.

"Juga kemungkinan memburuknya data data ekonomi akibat wabah," kata dia.

Berita Terkait

Ini Sejumlah Alasan Perusahaan Asing Lebih Memilih ke Vietnam atau Thailand Ketimbang Indonesia

Maya Rosfi'ah

Pelita Samudera Percepat Pertumbuhan buat Tahun 2020

Maya Rosfi'ah

Presiden Ajak Pelaku Usaha UMK Tetap Optimis di Tengah Pandemi Covid-19

Maya Rosfi'ah

5 Triliun dari BPJS Kesehatan Menkeu Ancam Tarik Suntikan Dana Rp 13 Jika Iuran Batal Naik

Maya Rosfi'ah

76 Persen Jumlah Pemudik yang Gunakan Mobil Pribadi Naik 17 Ada Tol Trans Jawa & Sumatera

Maya Rosfi'ah

Bisnis Obat Resep DVL Tumbuh 31 Persen di Tengah Pandemi Covid-19

Maya Rosfi'ah

Sempat Pergi lalu Kembali hingga ketentuan dari Erick Thohir McDonald’s Sarinah akan Tutup Hari Ini

Maya Rosfi'ah

Pupuk Indonesia Dorong Anak Usaha capai Sertifikasi Anti Penyuapan

Maya Rosfi'ah

Startup Kecantikan Social Bella Bakal Sumbang 10 Persen Hasil Penjualan buat Penanganan Covid-19

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment