Image default
Ramadan

Bacaan Niat Shalat Tarawih Sendiri 11 atau 23 Rakaat & Keutamaan serta Niat Shalat Witir

Dalam buku Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim tahun 2014, disebutkan hukum shalat tarawih adalah sunah. Salat tarawih artinya istirahat karena dilaksanakan setelah melaksanakan shalat empat rakaat atau shalat Isya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa dosanya yang telah lalu akan diampuni.”

Menurut Imam Nawawi, qiyam Ramadhan yang dimaksud adalah shalat tarawih. Salat tarawih memiliki keutamaan yang begitu berharga bagi umat Islam, yakni sebagai penghapus dosa yang telah lalu. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa dosanya yang telah lalu akan diampuni."

Untuk rakaatnya, shalat tarawih tidak memiliki anjuran harus berapa rakaat, boleh sedikit atau banyak. Ada yang berpendapat shalat tarawih dilaksanakan 11 rakaat atau 23 rakaat. Dari Abu Salamah bin ‘Abdirrahman, dia mengabarkan bahwa ia pernah bertanya pada ‘Aisyah RA, “Bagaimana shalat malam Rasulullah SAW di bulan Ramadhan?”.

‘Aisyah mengatakan, "Rasulullah SAW tidak pernah menambah jumlah rakaat dalam shalat malam di bulan Ramadhan dan tidak pula dalam shalat lainnya lebih dari 11 rakaat." Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullah mengatakan bahwa shalat malam tak memiliki batasan jumlah rakaat. Yang terpenting bukanlah jumlah rakaat 11 atau 23, namun kualitas shalat yang khusyuk dan thuma'ninah atau tidak tergesa gesa lantaran membuat shalat tidak sah.

Baik tarawih 11 atau 23 rakaat, diperbolehkan untuk tiap dua rakaat salam atau empat rakaat salam. Shalat tarawih sebenarnya lebih utama dilaksanakan secara berjemaah. Namun, pandemi virus corona yang tengah menyebar ke seluruh penjuru dunia mengharuskan semua orang untuk mengutamakan berlindung.

Umat Islam tetap bisa melaksanakan shalat tarawih berjemaah dengan keluarga atau sendirian di rumah. Berikut niat shalat tarawih sendiri dua rakaat salam: "Ushollii sunnatat taraawiihi rak'atayni mustaqbilal qiblati lillaahi ta'alaa."

Artinya: Saya berniat shalat sunah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala. Setelah shalat tarawih, dianjurkan untuk melaksanakan shalat witir. Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah SAW bersabda, “Jadikanlah akhir shalat kalian di malam hari adalah shalat witir.”

Jumlah rakaat shalat witir minimal satu rakaat dan maksimal tiga rakaat. Jika witir dengan tiga rakaat, bisa dilaksanakan dua rakaat salam kemudian satu rakaat salam atau tiga rakaat salam sekaligus. Cara kedua dilakukan dengan satu kali tasyahud, bukan dua, sehingga tidak mirip dengan shalat magrib.

Berikut niat shalat witir tiga rakaat sekaligus: "Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka'atin msuaqbilal qiblati ada'an lillahi ta'ala." Artinya: Aku berniat sembahyanng sunah shalat wiir tiga rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.

Berita Terkait

dan Bekasi Tangerang Depok Bogor Selasa 19 Mei 2020 di Jakarta Jadwal Imsak & Buka Puasa

Maya Rosfi'ah

Mulai Ibadah di Rumah hingga Mempercepat Pembayaran Zakat Panduan Ibadah Ramadan Selama Pandemi

Maya Rosfi'ah

Berikut Cara Olahnya Ada Martabak Tahu Jamur hingga Ayam Bakar Bumbu Resep Buka Puasa

Maya Rosfi'ah

Muhammadiyah Sudah Tetapkan Tanggal 24 Mei 2020 Sabtu Atau Minggu Kapan Lebaran 2020

Maya Rosfi'ah

Beserta Bacaan Niat Puasa Ramadhan Rabu 13 Mei 2020 Jadwal Imsak & Buka Puasa di Bengkulu

Maya Rosfi'ah

Dilengkapi Doa Tulisan Arab & Latin Contoh Khutbah Shalat Idul Fitri di Rumah

Maya Rosfi'ah

Salat Idul Fitri Sesuai Ketentuan Kawasan Covid-19 Menurut Fatwa MUI

Maya Rosfi'ah

Dilengkapi PDF Contoh Naskah Khutbah Idul Fitri 2020 Bertema di Rumah Saja akibat Virus Corona

Maya Rosfi'ah

Dilengkapi Bacaan Niat & Ketentuannya Tata Cara Sholat Idul Fitri di Rumah Resmi dari MUI

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment