Image default
Metropolitan

Belum Ada Tersangka, Polisi Sebut Kasus Dugaan Korupsi Dana Kemah Kemenpora Masih dalam Proses

Hingga kini, Polda Metro Jaya belum menentukan dan menetapkan tersangka dalam kasus dana kegiatan kemah dan apel pemuda Islam Indonesia dari Kemenpora. Dalam kasus ini diduga adapenyimpangandanaanggaranKemenporahingga Rp 2,7 Miliar. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan penyidik belum menentukan dan menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Meski sudah memeriksa sejumlah saksi dan meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan. "Belum ada (tersangkanya Red). Masih tahap pemeriksaan saksi, semuanya masih dalam proses," kata Argo, Kamis (4/4/2019). Menurutnya jika semua saksi yang dibutuhkan sudah dimintai keterangan dan dikonfrontir, maka dalam waktu dekat penyidik akan melakukan gelar perkara.

"Sehingga akan diketahui siapa tersangkanya, atau seperti apanya" kata Argo Yuwono. Dalam kasus ini kata dia sejumlah saksi sempat diperiksa penyidik. Diantaranya mantan Ketua Umum Pemuda MuhammadiyahDahnilAnzarSimanjuntakyang juga menjabat juru bicara BPN Prabowo Sandi, lalu Abdul Latif dari Kemenpora, Ahmad Fanani dari Pemuda Muhammadiyah, serta Safarudin dari GP Ansor.

Selain telah memeriksa saksi, beberapa waktu lalu penyidik juga telah menaikan status kasus ini dari penyelidikan ke tingkat penyidikan. Hal itu berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebutkan adanya kerugian negara dalam kegiatan itu. "Dari penyidik Tipikor PMJ telah memeriksa beberapa saksi. Artinya beberapa saksi dan keterangan mereka sudah kita konfrontir. Konfrontir dilakukan terhadap semua yang berkaitan dengan peristiwa dugaan pidananya," kata Argo. Sehingga katanya peristiwa itu dapat tergambarkan secara jelas mulai dari awal sampai akhir.

"Nanti biar bisa kelihatan, dan muncul alasan untuk pasal yang dijerat sehingga terpenuhi semuanya, step by step. Jadi kelihatan dan bisa tergambar dengan jelas," kata Argo. Mengenai berapa saksi yang sudah diperiksa Argo mengaku belum dapat membeberkannya. "Sebab ada beberapa saksi yang akan diperiksa lagi. Jadi belum bisa disampaikan jumlahnya," kata Argo

Berita Terkait

Tawarkan Layanan Seks Perampokan Bermodus Penyuka Sesama Jenis Cari Mangsa di Medsos

Maya Rosfi'ah

PDIP Heran Ongkos Formula E di Jakarta Lebih Mahal Dua Kali Lipat Dibanding Hongkong

Maya Rosfi'ah

Penembakan di Ruko Royal Gading Square Saksi Dengar Tembakan 3 Kali 1 Pria Tewas BREAKING NEWS

Maya Rosfi'ah

Makan Opor dan Rendang Saat Lebaran, Wanita Ini Bakar Lemak saat Car Free Day

Maya Rosfi'ah

Polisi Periksa Kasudin Tata Ruang & Perpajakan Jakarta Barat Ruko Ambruk di Slipi

Maya Rosfi'ah

Gambar Sketsa Nuansa Kesedihan Tulis Curhatan buat Ayahnya Remaja 15 Tahun Bunuh Bocah 6 Tahun

Maya Rosfi'ah

ABG yang Curi Kotak Amal di Ciater Serpong Diduga Berkomplot dengan Beberapa Orang

Maya Rosfi'ah

Wali Kota Depok Benarkan 2 Warganya Positif Virus Corona

Maya Rosfi'ah

Seteru dengan YouTuber Kasus Laporan Keuangan 8 Masalah Garuda Indonesia di Bawah Ari Askhara

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment