Image default
Nasional

Beredar Artikel Hoaks Polisi Akan Menembak Mati Para Perusuh People Power

Beredar di dunia maya, sebuah artikel hoaks tentang Rizieq Shihab akan menggalang people power. Artikel tersebut juga menyebut, kepolisian akan menembak mati para perusuh NKRI. Judul lengkap artikel tersebut adalah "HRS (Habib Rizieq Shihab) Akan Kerahkan People Power, POLRI: Kami Siap Tembak 'Mati' Perusuh NKRI Sekalipun Itu Cucu Nabi".

Melalui instagram resmi @divisihumaspolri, pihak kepolisian menegaskan bahwa artikel tersebut adalah hoaks. "Be Smart Netizen Telah beredar konten di Facebook "HRS Akan Kerahkan People Power, POLRI: Kami Siap Tembak “Mati” Perusuh NKRI Sekalipun Itu Cucu Nabi", adalah Tidak Benar/ HOAX.

Kapolri, Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., tidak pernah mengeluarkan statement/ Pernyataan tersebut. Saring Sebelum Sharing," tulis akun @divisihumaspolri. Dalam artikel, disebutkan bahwa Kapolri Tito Karnavian menyarankan kepada pendukung pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto Sandiaga Uno agar tidak menggunakan cara yang tidak baik dalam menanggapi hasil hitung cepat dan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum.

Saat ini, pasangan nomor urut 01, Joko Widodo Ma'ruf Amin, masih unggul dalam quick count maupun real count KPU. Menurut Kapolri, dalam artikel itu, cara tidak baik yang dilakukan adalah wacana people power yang juga diutarakan oleh Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab. Sebab, apabila terjadi gerakan people power dikhawatirkan menimbulkan konflik besar dan seluruh anggota Polri akan mengamankan situasi.

"Seharusnya lebih baik melakukan rekonsiliasi, merajut kebersamaan yang baik atara kedua kubu (Jokowi Ma'ruf dan Prabowo Sandi)," ujar Tito Karnavian, dalam artikel itu. Tak hanya itu, dalam artikel juga dibubuhkan video yang menampilkan Tito tengah memberi amanat kepada anggota Brigade Mobil (Brimob). Dalam video, seorang anggota Brimob dengan tegas menjawab pertanyaan dari Tito mengenai tindakan yang segera dilakukan apabila dalam kasus mendadak ada orang membawa parang dan ingin membunuh masyarakat.

Atas beredarnya kabar hoaks itu, Kepala Biro Pelayanan Masyarakat Divisi Humas Polri, Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa video tersebut diambil ketika Kapolri sedang melakukan pengecekan pasukan di Polda Sumatera Utara. "Itu video pengecekan pasukan kesiapsiagaan Pam (Pengamanan) Pemilu di Polda Sumatera Utara, Medan, bersama panglima TNI pada awal April," ujar Dedi saat dihubungi Kompas.com pada Kamis (2/5/2019). Selain itu, Dedi juga menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Polri sesuai dengan prosedur operasional standar yang diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian dan Perkap Nomor 7 Tahun 2009 tentang Implementasi HAM.

Terkait artikel berjudul "HRS (Habib Rizieq Shihab) Akan Kerahkan People Power, POLRI: Kami Siap Tembak 'Mati' Perusuh NKRI Sekalipun Itu Cucu Nabi" dipastikan 100 persen hoaks.

Berita Terkait

Jokowi Disarankan Beri Porsi Kewenangan Lebih Besar menuju Ma’ruf Amin Tangani Covid-19

Maya Rosfi'ah

Volume Benda Putar 11 Juni 2020 Jawaban Soal TVRI Belajar dari Rumah SMA Kamis Materi Matematika

Maya Rosfi'ah

Input Nomor KTP hingga Foto Selfie Cara Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang 4 di www.prakerja.go.id

Maya Rosfi'ah

Jelaskan Hal Apa Saja yang Dapat Kamu Lakukan buat Gerakan Sadar Energi di Rumahmu! SD Kelas 4-6

Maya Rosfi'ah

Isi Data Diri hingga Ikuti Tes 15 Menit Daftar Kartu Pra Kerja di www.prakerja.go.id

Maya Rosfi'ah

Kini Disebut Bakal Jadi Komisaris Unilever Usai Lengser dari Menteri ESDM Ignasius Jonan ‘Nganggur’

Maya Rosfi'ah

12 Wilayah Potensi Hujan Lebat & Angin Kencang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Kamis 23 Juli

Maya Rosfi'ah

Punya Prinsip & Pekerja Keras Almarhum Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin

Maya Rosfi'ah

DPRD DKI Minta Dinkes DKI Tak Abai Soal Ancaman DBD Di Tengah Wabah Corona

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment