Image default
Nasional

Bila Tak Kompeten Tidak Perlu Bicara Covid-19 Faisal Basri Minta Jokowi Disiplinkan Menterinya

Ekonom Faisal Basri meminta Presiden Jokowi menertibkan menteri yang tidak berkompeten agar tidak bicara soal Covid 19. Pasalnya menurut Faisal Basri, statment yang dikeluarkan sejumlah menteri yang tidak kompeten soal Covid 19 malah menjadi tidak benar. Pesan itu disampaikan Faisal Basri di akhir statment ketika menjadi narasumber di acara Mata Najwa Hati Hati Relaksasi, Rabu (13/5/2020).

Awalnya Faisal Basri diminta berkomentar soal wacana relaksasi PSBB. Ada banyak isu dasar yang mendorong adanya relaksasi PSBB. Mulai dari tingkat stres masyarakat yang tinggi akibat dirumahaja, hingga dorongan membuka kembali pusat perbelanjaan dan masjid.

Meski demikian Faisal Basri tak mendukung adanya relaksasi PSBB. Faisal Basri mendorong untuk percepatan dan tes secara masif dalam penanganan Covid 19. "orang meninggal gak bisa recovery, tapi ekonomi bisa recovery,

Oleh karena itu IMF 2021 kita recorvery penuh bahkan pertumbuhannya bisa lebih tinggi dari 2019, Tapi tahun inik turut menurut Bank Dunia bisa minus 3,5," kata Faisal Basri dikutip dari Youtube Najwa Shihab berjudul Faisal Basri: Pak Jokowi Menterinya Jangan Bicara COVID 19 Jika Tidak Kompeten. Faisal Basri menekankan, ekonimi akan semakin anjlok bila penanganan pandemi Covid 19 di Indonesia tidak dilakukan secara benar.

"prediksi ekonomi akan semakin buruk kalau penanganan pandeminya tidak efektif," kata Faisal Basri. Untuk itulah Faisal Basri lebih mendukung adanya tes massal dengan kapasitas lebih besar dari saat ini. "makanya saya mendukung 1000 persen tes, tes, tes,

Dengan tes kita bisa mengetahui kekuatan lawan seperti apa dan kita bisa penetrasi dengan senjata yang paling efektif. " kata Faisal Basri. Namun bila kini diberlakukan relaksasi PSBB, maka hal tersebut sama sekali tak bisa dilakukan. Bahkan besar kemungkinan yang akan terjadi malah kebalikannya.

"tapi kalau kita kerja, penetrasi tapi tidak ada tes ya bencana, Jadi tolong lah deh masa 10 ribu sehari, Ya kecepatan lebih cepet virusnya daripada tes kita, ya kita kalah sama virus,

Oleh karena itu kita jangan bermimpi bikin timeline kalau tidak sanggup, " kata Faisal Basri. Faisal Basri menyarankan agar pemerintah untuk seger memobilisasikan semua kebutuhan yang diperlukan dalam penanganan pandemi Covid 19. "maka mobilisasikan secara nasional seluruh kebutuhan di dunia,

Cari itu alat tes, dan yang realable jangan dikasih ke calo yang mencari keuntungan besar di tengah pandemi, Disinilah letak pentingnya pemerintah pusat," kata Faisal Basri. Sementara untuk urusan daerah, kata Faisal Basri, sebaikany Pemerintah Pusat memberi kepercayaan penuh.

"kalau daerah serahkan lah daerah itu yang paling tahu, kondisi sosial ekonomi sebagainya daerah yang tahu, Jadi pusat jangan terlalu apa yah seperti sekarang izinkan tidak izinikan, Wah bukan kewenangan pusat kayanya,

Bikin guideline aja yang tidak bisa dilakukan misal pengadaan alat tes dalam skala besar jadi daerah melakukan sendiri seperti sekarang, itu tugas pusat yang menjadi penting," kata Faisal Basri. Terakhir, Faisal Basri meminta Jokowi untuk menertibkan menterinya yang tidak berkompeten agar tidak bicara soal Covid 19. "Pak Jokowi diminta mendisiplinkan menterinya gak usah ngomong Covid 19 deh kalau bukan bidangnya, ngaco hampir pasti ngaco deh," kata Faisal Basri.

Mendengar pesan Faisal Basri, Najwa Shihab terlihat senyum lebar. "jadi yang hanya berkompeten dan memang bidangnya saja yang seharusnya bisa bicara supaya tidak ada saling silang pendapat," kata Najwa Shihab.

Berita Terkait

Hanya Orang Tumpul Rasa Kemanusiaan Tidak Terima Pembebasan Napi Yasonna

Maya Rosfi'ah

Tiga Korban Banjir Bandang Lahat Selamat Akibat Nyangkut di Pohon Sawit Sempat Hanyut

Maya Rosfi'ah

Pernah Ikut Pilkada DKI Lawan Jokowi-Ahok Cawagub DKI Usulan Gerindra & PKS Profil Riza Patria

Maya Rosfi'ah

VIRAL Video Ibu-ibu Pembeli Bentak & Maki Anggota TNI karena Tak Terima Diingatkan Memakai Masker

Maya Rosfi'ah

Sekjen Gerindra: Masuk Koalisi Pemerintah atau Oposisi, Prabowo yang Putuskan

Maya Rosfi'ah

Begini Penjelasan Kemlu RI Mengenai Keadaan WNI di Seluruh Wilayah AS

Maya Rosfi'ah

Terbang menuju Jakarta buat Seleksi CPNS di BKN Ditya Timur Aska

Maya Rosfi'ah

Survei IPO Prediksi Prabowo Kalah Jika Ikut Pilpres 2024

Maya Rosfi'ah

Ini Alasan Polri Kabulkan Penangguhan Penahanan Mustofa Nahrawardaya

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment