Image default
Internasional

Bolos Sekolah untuk Demo, Remaja Swedia Ini Malah Masuk Nominasi Nobel Prize

Viral hari ini Seorang anak SMP bolos sekolah malah dapat Nobel Prize, apa yang terjadi? Apa yang dia lakukan? Seorang anak kecil dari Swedia bernama Greta Thunberg pada Agustus tahun lalu melakukan protes di depan gedung parlemen di Stockholm, Swedia. Dia berencana akan bolos sekolah setiap hari Jumat jika para pemimpin negara dan pemerintahan tidak mengikuti kesepakatan Paris tentang perubahan iklim tahun 2020.

Greta Thunberg sendiri sangat peduli dengan adanya pemanasan global yang terjadi di negaranya. Bahkan Greta menjadi terkenalkarena protes yang dilakukannya. Bahkan hampir lebih dari 400 kota dan sekolahan di Amerika, Eropa hingga Australia mendukung apa yang dilakukan Greta Thunberg ini.

Bahkan sebagai hasilnya Greta didukung mengikuti nominasi Nobel Prize, Nobel Prize sendiri adalah sebuah penghargaan tertinggi untuk orang yang dianggap berjasa terhadap dunia. Hingga saat ini pemanasan global maupun perubahan iklim sangatlah kurang diperhatikan oleh negara negara dunia. Namun di tahun 2019 IPPR (The Institute for Public Policy Research) sebuah kelompok riset dunia mengatakan bahwa dunia sendang berada dalam kekacauan iklim,

Rilisan IPPR mengatakan bahwa manusia mencapai masa kritis dan bahkan perubahan iklim ini akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi. Bahkan telah diketahui dalam kurun waktu 20 tahun suhu dunia naik 1.5 drajat celsius. Dan kenaikan suhu ini akan mempengaruhi bencana bencana menjadi lebih mengerikan.

Dan jika kenaikan suhu mencapaui 2 drajat celsius kekeringan akan melanda dan tanaman makanan akan mengering. Meskipun negara negara telah banyak yang menyetujui kesepakatan Paris ini, masih banyak yang belum mengikuti peraturannya. Greta Thunberg telah mengikuti banyak acara besar demi memperjuangkan iklim dunia ini.

Di acara TED Talks, sebuah seminar umum yang dilakukan di seluruh dunia ini. Greta Thunberg melakukan seminar ini dan menceritakan bahwa dia tahu tentang pemanasan global sejak berumur 8 tahun. Dan dia kaget ternyata masih sedikit orang yang membicarakan hal yang seserius ini.

Greta mengatakan "Jika membakar oli dan minyak adalah masalah besar bagi kita, mengapa kita masih melakukannya?" Saat setelah mengetahui pemanasan global ini dia berhenti makan daging, terbang memakai pesawat dan bahkan membeli baju secukupnya. Saat itu Greta berumur 15 tahun dan melakukan protes di gedung parlemen Swedia.

Dia membawa sebuah kertas bertuliskan "Bolos Sekolah Untuk Iklim." Pada awalnya anak ini tidak didukung oleh orang tuanya. Dan Greta berbicara pada media setempat bahwa ini adalah satu satunya cara yang bisa dia lakukan karena dia belum cukup umur untuk memilih.

Greta Thunberg sekarang banyak mengikuti seminar dan konferensi ke ikliman di seluruh dunia. Dengan menulis sendiri dia akan menyuarakan "Kita disini tidak untuk meminta para pemimpin dunia untuk berpikir tentang masa depan kita. Mereka selalu menghiraukan. Politisi berkelakuan seperti anak anak, dan ini saat yang tepat untuk melakukan kewajiban kita yang seharusnya sudah kita lakukan sejak dulu. Bahkan para orang tua itu bilang kita harus berharap. Tidak, kita harus panik terhadap perubahan iklim yang terjadi." Ketika para kritikus itu mengatakan ini hanyalah alasan Greta untuk bolos sekolah, dia mengatakan kalau "Kenapa aku harus belajar untuk masa depanku ketika masa depanku sendiri saja tidak ada?"

Bahkan sekarang di Swedia sendiri telah melakukan sebuah gerakan "Fridays for Future" atau hari Jumat untuk masa depan dan memperbaiki iklim yang rusak. Mereka membutuhkan pemerintah untuk menangani masalah iklim dunia dan menjadikan prioritas bagi semua pemimpin dunia. Bahkan Greta Thunberg masih memperjuangkan hari Jumat untuk masa depan dan melakukan protes ke pemerintah dan pemimpin dunia untuk melakukan Kesepakatan Paris.

Berita Terkait

Pangeran William Akhirnya Ungkap Rasa Depresinya Usai 22 Tahun Kematian Putri Diana

Maya Rosfi'ah

KJRI Houston Tanggapi Vonis Pelaku Tabrakan yang Tewaskan WNI Ratih Sinta di Lousiana

Maya Rosfi'ah

Pria di Kenya Tutup Kemaluan Istrinya Pakai Lem Super sebagai Hukuman Buntut Dugaan Perselingkuhan

Maya Rosfi'ah

Seorang Wanita Ketahuan Punya Kanker Payudara Gara Gara Sebuah Alat Tak Terduga Viral

Maya Rosfi'ah

Eropa & Afrika Dukung MPR RI Bentuk Forum Majelis Syuro Sedunia Parlemen Maroko Ajak Negara Arab

Maya Rosfi'ah

40 Negara dengan Jumlah Kasus Terbanyak Indonesia Berada di Urutan 38 Update Corona 6 April 2020

Maya Rosfi'ah

Trump Ingin Usir Ribuan Mahasiswa Pascasarjana China yang Belajar di Amerika

Maya Rosfi'ah

Ada yang Umurnya Lebih dari Setengah Abad 7 Perempuan Ini Masih Cantik Meski Sudah Jadi Nenek

Maya Rosfi'ah

Demi Lovato Hingga Snoop Dogg Kecam Kematian George Floyd Taylor Swift Justin Bieber

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment