Image default
Bisnis

BPK Sebut Pembayaran Utang Benny Tjokro menuju Asabri Diproses April

Tersangka kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya yakni Benny Tjokrosaputro juga memiliki utang sekira Rp 10,9 triliun ke PT Asabri. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan, proses pembayaran utang dari Benny Tjokrosaputro ke Asabri akan mulai diproses April 2020. "Masih akan proses (April)," ujar Sekretaris Jenderal BPK Bahtiar Arif di Gedung BPK, Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Di tempat sama, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK Selvia Vivi Devianti menyampaikan, BPK memiliki nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) bersama TNI dan Polri. "Kita ada MoU juga dengan TNI, Polri, dan Lemhanas terkait akuntabilitas. Semua penting karena terkait institusi institusi ini," katanya. Karena itu, Vivi menambahkan, BPK terus melakukan sosialisasi terkait akuntabilitas untuk semua lembaga negara agar pelaporannya sesuai.

"Ketika pelaksana belum memahami akuntabilitas buat semua jadi susah. Harus mengedukasi juga sinergi dengan lembaga terkait," pungkasnya. Sebelumnya, Anggota Komisi XI Misbakhun menyatakan, tersangka kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya yakni Benny Tjokrosaputro janji dapat membayar utang ke PT Asabri dalam waktu 1 tahun. Misbakhun menjelaskan, Benny Tjokrosaputro menuliskan perjanjian tersebut dalam surat kesepakatan bersama Asabri.

Berita Terkait

PT Industri Nuklir Indonesia Teken Kontrak Kerjasama dan Bersinergi dengan BUMN

Maya Rosfi'ah

Yaya Nurcahya Kini Kebanjiran Order ‘Wastafel Portable’ Pengusaha Bengkel Las Hampir Bangkrut

Maya Rosfi'ah

Awal Bulan, Harga Emas Antam Rp 664 Ribu per Gram

Maya Rosfi'ah

ITB Siap Membantu Kemenhub Menyiapkan Protokol New Normal di Sektor Transportasi

Maya Rosfi'ah

L’oreal Total Repair 5 Buy 1 Get 1 Free KATALOG PROMO ALFAMART 16-31 Juli 2020

Maya Rosfi'ah

Zilingo Ikuti Pameran Tekstil Terbesar di Indonesia

Maya Rosfi'ah

Cara Tepat Mengelola Bonus Agar Lebih Bermanfaat

Maya Rosfi'ah

Cara Bank DKI Kembangkan Bisnis Sinergi BUMD DKI

Maya Rosfi'ah

Menteri Sri Mulyani akan Sampaikan Risiko PPh Badan Penghasilan Diturunkan ke Presiden

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment