Image default
Bisnis

Buka Gerai di Central Park, Timberland Perkenalkan Sepatu Dari Bahan Daur Ulang Plastik

Apparel asal Amerika, Timberland kembali membuka gerai teranyarnya yang kali ini bertempat di Central Park Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Anita Hartanus, Brand Manager Timberland Indonesia pun turut memperkenalkan inovasi produknya yang ramah lingkungan. “Kita sudah mulai menggunakan botol botol palstik itu dari bahan daur ulang untuk sol sepatu Timberland. Karena untuk mengurangi pengurangan plastik di seluruh dunia,” ujarnya.

Sementara itu, soal kualitas Anita menegaskan bahwa sepatu Timberland yang terbuat dari campuran botol plastik tetap bagus. “Tidak berkurang (kualitas) tetap sama seperti biasa, cuma malah jadi sepatunya sendiri lebih ringan. Jadi bahan campuran rubber sama plastik. Kira kira 50,50 perbandingan rubber dengan plastik,” jelasnya. Lebih lanjut, Anita pun mengatakan bahwa kedepannya produk sepatu Timberland 100 persen akan menggunakan bahan plastik daur ulang.

Hal ini tentunya untuk terus mengkampanyekan pesan Timberland yang berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan mengurangi pencemaran, terutama sampah plastik. "Secara bertahap, penggunaan bahan daur ulang ini akan terus ditingkatkan. Kami ingin, 2020 mendatang, 100 persen sol sepatu Timberland menggunakan plastik daur ulang," kata Anita. Sementara itu, musisi Agustinus Gusti Nugroho atau yang akrab disapa Nugie yang hadir pula dalam acara pembukaan gerai Timberland di Central Park Jakarta, mengapresiasi inovasi Timberland yang memanfaatkan botol plastik bekas sebagai bahan dasar pembuatan sepatu.

Dengan begitu, ia pun menilai bahwa seorang yang cinta dengan fashion terutama pengguna produk timberland itu sudah mencerminkan bahwa orang tersebut juga cinta terhadap lingkungan. “Dan saya pikir ini nekat ya. Sebuah brand yang sudah terkenal dan mau melakukan produksi yang ramah lingkungan terhadap sampah plastik tertutama, dan dipakai untuk teknologi yang sifatnya fashion. Buat saya itu jadi jawaban kita untuk menjadi orang fashionista pun sekarang sudah ada yang green lifestyle juga. Menurut saya ini keren sekali dan semoga akan runut ke item lainnya sampai sekarang kita butuh sepeti baju, jaket dan tas,” jelas Nugie.

Berita Terkait

Bos BCA Khawatir Terjadi ‘Shortage’ Imbas Virus Corona

Maya Rosfi'ah

Sektor Properti & Tambang Diramal Cuan Saat Tahun Tikus Logam

Maya Rosfi'ah

Dirut PLN Zulkifli Zaini Buka Suara Soal Kerugian Rp 38 Triliun

Maya Rosfi'ah

BCA Siapkan Metode Transaksi Mudah buat yang Bekerja dari Rumah

Maya Rosfi'ah

Curang, Sejumlah Pom Bensin di Jalur Pantura Disegel Kemendag

Maya Rosfi'ah

Contek Cara Banananina Beriklan Hemat di Medsos Kian berhasil di Tahun ke-10

Maya Rosfi'ah

Stop Penambahan Armada Baru Qantas Rumahkan 25.000 Pegawai Dihantam Covid-19

Maya Rosfi'ah

Ini Rinci Harga Baru Eceran Kabar Duka Perokok! Harga Rokok Naik 35 Persen Hari Ini 1 Januari 2020

Maya Rosfi'ah

Bisnis Obat Resep DVL Tumbuh 31 Persen di Tengah Pandemi Covid-19

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment