Image default
Nasional

Bupati Bengkalis Diperiksa Penyidik KPK Soal Korupsi Jalan

Bupati Bengkalis Amril Mukminin diperiksa penyidik KPK soal kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Riau Tahun Anggaran2013 2015. Selain Bupati, tim penyidik juga turut memanggil Direktur PT Liwaus Sabena Hendri Sukardi, Pemilik PT Everest International Romi Robindi Lie, Operasional Lapangan PT Mawatindo Road Construction Johan, serta dua unsur swasta Thjin Franky Tanujaya dan Doso Prihandoko. "Keenam orang akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HOS (Hobby Siregar, Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction)," kata Juru Bicara KPKFebri Diansyah kepada wartawan, Selasa (26/2/2019).

Untuk mengusut kasus ini, KPK telah menggeledah rumah dinas Amril Mukminin serta kantor DPRD Bengkalis dan kantor Dinas Pekerjaan Umum Bengkalis. Bukan hanya itu, penyidik juga menggeledah beberapa lokasi di Dumai yakni kantor sekda, kantor LPSE rumah salah satu subkontraktor dan dua kantor kontraktor di Pekan Baru. Penyidik menyita sejumlah dokumen pelaksanaan proyek. Kemudian uang sejumlah Rp1,9 miliar hasil penggeledahan di rumah dinas Bupati Amril Mukminin.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan dua orang tersangka, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkalis periode2013 2015Muhammad Nasir, dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction (MRC) Hobby Siregar. Nasir diduga mengondisikan pemenang lelang dan pengerjaan proyeknya tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan dalam kontrak sehingga merugikan keuangan negara sekira Rp80 miliar dari nilai proyek sebesar Rp495 miliar. Mereka diduga melakukan tindak pidana korupsi untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi secara melawan hukum sehingga merugikan keuangan atau perekonomian negara.

Jalan Batu Panjang Pangkalan Nyirih, Bengkalis, Riau, tahun anggaran2013 2015itu panjangnya mencapai 51 kilometer dengan lebar 6 meter dan nilai proyeknya sekira Rp495 miliar. KPK menyangka M Nasir dan Hobby Siregar melanggar Pasal 2 Ayat (1) Undang Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP. KPK menahan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkalis periode2013 2015Muhammad Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction (MRC) Hobby Siregar selama 20 hari pertama di Rutan Salemba.

Selain itu, KPK ‎juga telah mencegah Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, bepergian ke luar negeri. KPK telah mengirimkan surat kepada Dirjen Imigrasi tertanggal 13 September 2018 tentang pelarangan ke luar negeri selama 6 bulan ke depan terhadap yang bersangkutan terhitung mulai 13 September 2018.

Berita Terkait

Jangan Sampai Ada Klaster Baru dari Penyelenggaraan Salat Idul Adha Menko PMK

Maya Rosfi'ah

Jokowi & Sejumlah Pejabat Dijadwalkan Ikut Nonton Konser Virtual yang Diselenggarakan BPIP

Maya Rosfi'ah

Wali Kota Bogor Bima Arya akan Diisolasi 14 Hari di Rumah Sakit

Maya Rosfi'ah

Perintah Jokowi kepada Kapolri Idham di Balik Penangkapan Djoko Tjandra

Maya Rosfi'ah

Habibie Tinggalkan Banyak Warisan untuk Bangsa Indonesia, Mulai Industri Transportasi hingga UU Pers

Maya Rosfi'ah

Modusnya Sunat Dana & Sembako 16 Kasus Penyelewengan Bansos Covid-19 di Sumut Ditelisik Polisi

Maya Rosfi'ah

Tri Rismaharini Marah Besar Tahu Mobil Bantuan BNPB Dialihkan menuju Kota Lain di Jawa Timur

Maya Rosfi'ah

Cocok buat Update Status di Sosmed 30 Ucapan Selamat Natal dari Berbagai Bahasa di Dunia

Maya Rosfi'ah

Pasien Baru di RSPI Sulianti Saroso Miliki Riwayat Kontak dengan Grup Dansa & Bepergian menuju Jepang

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment