Image default
Bisnis

Cara Tepat Mengelola Bonus Agar Lebih Bermanfaat

Bonus karyawan merupakan upah tambahan yang diberikan oleh perusahaan untuk memotivasi dan meningkatkan produktivitas kerja. Jenis bonus karyawan pun sangat bervariatif, seperti bonus tahunan, bonus referral, hingga bonus penjualan. Supaya bonus yang diperoleh bisa lebih bermanfaat, Anda butuh pengelolaan yang tepat. Misalnya dengan berinvestasi melalui Asuransi Unit Link Syariah, ditabung, dan sebagainya.

Tips Mengelola Bonus dengan Tepat 

Nah, jika Anda masih bingung akan diapakan bonus tersebut agar lebih bermanfaat, berikut ini adalah beberapa ide yang bisa Anda coba: 

  • Lunasi Utang Agar Tidak Ada Beban

Salah satu langkah tepat mengelola bonus adalah dengan melunasi hutang. Seperti dilansir dari Glints, dengan membayar utang Anda bisa mengurangi beban yang harus ditanggung di kemudian hari. Artinya, di bulan-bulan berikutnya, Anda tak perlu bekerja overtime hanya untuk melunasi hutang. Selain itu, gaji bulan berikutnya bisa ditabung untuk mempersiapkan masa depan. 

  • Gunakan Sebagai Dana Darurat

Idealnya setiap orang harus memiliki dana darurat untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terprediksi. Namun, minimnya gaji bulanan jadi salah satu alasan kenapa lebih sulit menabung dan tidak memiliki dana darurat. Nah, supaya lebih bermanfaat dan kehidupan lebih terjamin, tak ada salahnya menggunakan uang bonus untuk dana darurat. Supaya tidak habis digunakan untuk kebutuhan lain, simpanlah dana darurat di rekening khusus. 

  • Berinvestasi

Dilansir dari Kompas, investasi adalah langkah bijak untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Investasi terdiri dari berbagai jenis, salah satunya adalah Asuransi Unit Link Syariah yang memberikan proteksi sekaligus keuntungan dari segi finansial. Dengan memilih produk unit link syariah, Anda bisa sekaligus membantu kepada sesama. Artinya, manfaat yang diperoleh pun jauh lebih banyak. 

  • Ditabung untuk Masa Depan

Mempersiapkan masa depan harus dilakukan sejak jauh-jauh hari. Mumpung masih berada di usia produktif, tak ada salahnya mengalokasikan bonus yang diperoleh untuk tabungan masa depan. Tak harus semuanya, Anda bisa menggunakan sebagian bonus untuk memenuhi kebutuhan dan sebagian lagi untuk ditabung. Cara ini jauh lebih bermanfaat daripada menghabiskannya untuk berfoya-foya. 

  • Pengembangan Diri

Terakhir, bonus bisa digunakan untuk pengembangan diri agar kemampuan Anda lebih meningkat. Meski secara finansial tidak mendatangkan keuntungan yang berlipat, namun skill yang meningkat akan sangat berpengaruh pada produktivitas kerja. Anda bisa menggunakan uang bonus untuk mengikuti seminar atau workshop yang meningkatkan kemampuan dalam bekerja. 

Jadi, cara mana yang menurut Anda paling sesuai untuk Anda?

Berita Terkait

Contek Cara Banananina Beriklan Hemat di Medsos Kian berhasil di Tahun ke-10

Maya Rosfi'ah

Apindo Khawatir Perusahaan Besar Terancam Kolaps Upah Buruh Naik Terus

Maya Rosfi'ah

Begini Kata BEI Saham IPO Sering Auto Reject Dianggap Liar

Maya Rosfi'ah

Mentan SYL Tantang Eksportir Genjot Ekspor Produk Pertanian hingga 3 Kali Lipat

Maya Rosfi'ah

Minimarket Siasati Pandemi dengan Layanan Drive Thru

Maya Rosfi'ah

OJK Masih Dalami Laporan Keuangan Garuda Indonesia

Maya Rosfi'ah

Rupiah Diprediksi Terkerek Hasil Rapat The Fed

Maya Rosfi'ah

Situasi Pandemi Justru Ciptakan Peluang Investasi di Sektor yang Lagi Bergejolak

Maya Rosfi'ah

Militer Iran Tembak Jatuh Drone AS, Harga Minyak Langsung Melompat Tinggi

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment