Image default
Travel

Cocok buat Liburan Bersama Pasangan 7 Tempat Wisata Romantis di Jogja

Konon katanya, jika hari hari Imlek, cuaca akan sering hujan. Maka, udara pun menjadi lebih sejuk dengan awan mendung terasa di siang hari. Tak ada salahnya untuk berkunjung ke daerah wisata yang menawarkan hawa hawa sejuk.

Biasanya, hawa sejuk akan menambah keromantisan dengan pasangan. Apalagi kalau tempat wisata itu tidak menguras kantong. Jangan lupa ajak pasangan tersayang kesini ya.

Hamparan sawah nan hijau mengelilingi jembatan bambu serasa menghipnotis diri sejenak. Suasana sejuk dan udara yang masih bersih ini cocok untuk melepas stres selama hampir seminggu bekerja. Persawahan Sukorame ini sempat viral di tahun 2018. Sehingga tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata yang kekinian dan selalu diburu para penggemar swafoto. Pengunjung dapat berfoto di jembatan bambu yang berlatar belakang hamparan sawah yang luas.

Lokasinya terletak di Dusun Sukorame, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo. Kabupaten Bantul. Ingin berwisata ke Gunung Merapi tapi bersama pasangan? Tak ada salahnya kan sesekali mengajaknya mengenal alam dan menjelajahi kekayaan Gunung Merapi. Spot terbaik di kawasan tersebut adalah Agrowisata Bhumi Merapi.

Di sini, bagi Anda yang sudah menikah dan memiliki anak, Anda dapat mengajak si kecil untuk mengenal alam dan mengajaknya untuk bercocok tanam, berternak bahkan berkuda. Anda juga dapat mengabadikan momen di rumah Hobbit yang tersedia di sekitar situ. Agrowisata Bhumi Merapi masih menyatu dengan alam dan keunikan wisatanya tergolong bersahabat untuk anak anak. Jangan lupa untuk mencoba sensasi berkuda di arena ini.

Tenang, kuda di tempat ini jinak dan ditemani pemandu wisata sehingga Anda akan merasa aman dan tidak khawatir ketika melihat anak anak menunggang kuda poni. Tak hanya terkenal dengan ramah anak, baru baru ini obyek wisata Bhumi Merapi menjadi perbincangan di media sosial. Sebab, destinasi wisata Sleman ini menyajikan spot berfoto seakan pengunjung sedang berada di Eropa dan berpose bak turis asing.

Saat pengunjung tiba di lokasi ini, Anda akan disambut langsung oleh lorong sempit dengan tembok berwarna warni seakan akan sedang berada di Italia atau Prancis. Selanjutnya, Anda akan menemukan area kecil yang mirip dengan lorong kota London, Inggris. Dilanjut dengan bangunan serba kayu berhias bendera layaknya berada di Swedia. Area berikutnya, pengunjung disambut dengan tembok bata coklat bersusun tinggi menyerupai bangunan di Roma.

Diakhir perjalanan sebagai penutup, pengunjung dibuat terpesona dengan bangunan serba putih mirip dengan Santorini sebagai destinasi populer di negara Yunani. Tempat ini terletak di Jalan Kaliurang Km 20, Sawangan, Hargobinangun, Pakem Kabupaten Sleman. Anda juga akan dikenakan biaya sekitar Rp 10.000, /orang. Merupakan tempat wisata yang berada di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Bantul. Berjarak sekitar 43 menit dari kota Yogyakarta menuju obyek wisata tersebut.

Rute yang tercepat dari kota Yoyakarta melalui Jl. Imogiri Barat Dlingo atau Jl. Mangunan ke Mangunan. Kemudian ambil arah ke Jl. Hutan Pinus Nganjir ke Jl. Dahromo di Karang Asem. Opsi rute ke dua, melalui Bukit Bintang kemudian dilanjutkan ke arah Jl. Patuk Dlingo dan Dlingo Mangunan. Lokasi Bukit Lintang Sewu tersebut jaraknya tak jauh dari Pintu Pengger, Pintu Langit Dharmo dan Pinus Puncak Becici.

Di Bukit Lintang Sewu ini para pengunjung akan dikenakan biaya kurang lebih Rp 3000, Sesuai dengan namanya ‘Lintang’ menawarkan keindahan panorama bintang dan dimanjakan dengan gemerlap lampu kota. Destinasi wisata ini cocok menjadi jujugan di malam hari. Bagi yang suka berkemah, lokasi ini menjadi tempat yang tepat untuk menikmati malam dan matahari terbit.

Ketika musim libur, banyak pengunjung yang datang untuk berkemah, bersantai melepas penat sejenak dari hiru pikuk kota. Di sini anda akan diajak berdiri di atas awan. Pemandangan Kebun Buah Mangunan termasuk wisata baru yang sangat eksotik. Bagi Anda yang gemar dengan foto, lokasi ini tentu cocok menjadi pilihan berikutnya. Terletak di Jl. Imogiri Dlingo, Sukorame, Mangunan, Dlingo, Bantul. Anda dapat berkunjung ke lokasi ini pada jam 05.00 18.00 WIB.

Disini pengunjung cukup merogoh kocek Rp 5000. Sangat disarankan jika ingin berkunjung ke Mangunan, sebaiknya berangkat dari pukul 03.00 WIB agar dapat menyaksikan berdiri di atas awan dan melihat matahari terbit. Di dengar dari namanya saja, wilayah hutan pinus tersebut sudah terbayang keindahannya. Suara nyanyian dedaunan dan hembusan angin membuat Anda tak ingin meninggalkan lokasi ini.

Anda dapat mengunjungi berbagai macam tempat wisata pinus seperti Pintu Langit Dharmo, Bukit Lintang dan masih banyak lainnya. Hal ini dikarenakan, lokasinya yang berdekatan. Namun, untuk spot foto yang ada di setiap tempat tentu berbeda beda. Jika Anda cukup waktu untuk mengeliling semua spot foto gunakanlah sebaik baiknya. Setiap lokasi Hutan Pinus Anda akan merogoh kocek senilai Rp 5000. Akan tetapi, jika ingin berfoto di spot spot foto, Anda akan dikenakan biaya tambahan.

Habiskan waktu seharian untuk spot spot yang tersedia di Dlingo, Bantul. Tak lengkap jika melewatkan Bukit Panguk ketika berkunjung ke Hutan Pinus. Lokasi yang tak jauh dari Hutan Pinus memilik beberapa spot instagramable. Pengunjung dapat menikmati indahnya matahari terbit dan mengambil momen yang indah di spot foto yang sudah di sediakan.

Setiap spot foto akan ditarik biaya, jika pengunjung ingin berfoto di semua spot yang ada disana. Sebaiknya sediakan uang dikantong kurang lebih Rp200 ribu rupiah. Sesuai namanya, tempat tersebut dipenuhi pasir. Tentu, ini menjadi tempat wisata unik yang bisa Anda kunjungi bersama keluarga atau orang terkasih. Di sini, Anda bisa berselancar diantara pasir atau yang kerap dinamakan sandboarding. Maka, Anda tak perlu jauh jauh ke Amerika maupun Tiongkok untuk merasakan eksotisme gurun pasir Mojave ataupun Gobi.

Sandboarding sendiri merupakan olahraga yang mirip dengan snowboarding. Hanya, aktivitas ini tidak dilakukan di daerah pegunungan bersalju, tapi di daerah kering dan berpasir. Meski olahraga ini jarang dimainkan, tapi termasuk aman. Apalagi, pelatih selancar juga tidak berada jauh dari tempat berselancar. Untuk mencoba snowboarding, Anda cukup merogoh kocek Rp 100 ribu sudah termasuk penyewaan papan selancar.

Lokasinya sendiri tidak jauh dari Kota Yogyakarta, hanya di Jalan Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul. Bagi Anda yang sudah mencoba sandboarding, cobalah mengambil foto foto di tempat ini. Selain cantik, Gumuk Pasir memberikan kesan mengesankan, Panoramanya yang unik juga menjadikan lokasi ini sebagai favorit untuk menggelar sesi pre wedding.

Bagi yang tertarik berkunjung ke sini, disarankan untuk datang di pagi hari atau menjelang sore. Sebab kala memasuki tengah hari, udara panas yang ada di Gumuk Pasir Parangtritis bisa cukup menyengat.

Berita Terkait

Berlaku dari November 2019 Jadwal KA Lodaya & KA Malabar Terbaru

Maya Rosfi'ah

Hadirkan Replika Bangunan Ikonik Eropa, Playparq Bintaro Siap ‘Tantang’ Tiga Generasi

Maya Rosfi'ah

6 Fakta Labuan Bajo yang Bakal Jadi Pilot Project Destinasi New Normal

Maya Rosfi'ah

Simak Jadwal Sementara KA Bandara Sudah Beroperasi Kembali

Maya Rosfi'ah

Pria Ini Terjebak di Lokasi Tambang Tua yang Lama Ditinggalkan Saat Pandemi Corona

Maya Rosfi'ah

Viral Polisi Buang Cairan Hitam di Laguna Biru Agar Tak jadi Pusat Keramaian Pemburu Foto Instagram

Maya Rosfi'ah

8 Menu Sarapan Enak di Jakarta, Coba Lezatnya Bumbu Kacang Ketoprak Ciragil

Maya Rosfi'ah

7 Maskapai Ini Batalkan Penerbangan menuju Korea Selatan karena Wabah Virus Corona

Maya Rosfi'ah

Punya Zona Waktu Sendiri hingga Gunung Berapi 7 Fakta Menarik Antartika

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment