Image default
Nasional

Daftar Kepala Daerah Yang Dikaitkan Jadi Menteri Di Kabinet Jokowi Maruf

Inilah daftar kepala daerah yang dikaitkan jadi calon menteri di kabinet Jokowi. Siapa saja? Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai memberikan petunjuk soal kabinet keduanya bersama Ma'ruf Amin. Kemarin, Jokowi membocorkan akan ada menteri muda berusia di bawah 30 dan 35 tahun.

Kini, Jokowi kembali blak blakan soal calon 'pembantunya' yang dikabarkan berasal dari kepala daerah. Hal itu disampaikan Jokowi saat bertemu dengan pimpinan redaksi media massa di Istana Merdeka, Rabu (14/8/2019). Jokowi yang sempat ragu lantaran tidak persis ingat, menjadi mantap menjawab akan ada kepala daerah yang akan menjadi menteri saat Menteri Sekretaris Negara, Pratikno memastikan lewat anggukan.

"Iya Pak, ada satu," ujar Pratikno. Selain itu, menurut Jokowi, kabinet baru yang akan dipimpinnya saat ini sudah selesai disusun. Jokowi mengaku tinggal mengumumkan susunan kabinet di waktu yang tepat.

"Sudah final semua. Tinggal kami umumkan. Bisa Agustus, bisa juga saat pelantikan (20 Oktober 2019). Semua sudah final," kata Jokowi Sejauh ini, sejumlah kepala daerah memang dikaitkan untuk jadi menteri di kabinet Jokowi. Entah hanya sekadar isu, dorongan dari publik, kata pengamat, hingga muncul di berbagai bocoran calon menteri yang akhirnya dipastikan itu hoaks.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjadi satu di antara kepala daerah yang digadang jadi calon menteri. Namanya bahkan muncul dalam bocoran calon menteri yang sempat beredar, beberapa waktu lalu. Dalam daftar itu, Ganjar digadang jadi Menteri Dalam Negeri.

Namun, bocoran calon menteri yang berisi nama politikus PDIP itu, hoax alias bohong. Nama Ridwan Kamil juga masuk dalam daftar nama kepala daerah yang dikaitkan jadi calon menteri Jokowi. Namun, Gubernur Jawa Barat itu mengaku bukan sosok yang disebut Jokowi.

Pria yang karib disapa Emil itu memilih fokus untuk menuntaskan masa kerjanya sebagai orang nomor satu di Jabar. "Saya tidak tahu, tidak hapal dan sementara kalau pun iya (ditawari) saya fokus di Jawa Barat," kata Emil, Kamis (15/8/2019) sore. Emil menambahkan, ia sedang semangat membuat sejumlah terobosan bagi warga Jabar.

Apalagi, mantan Wali Kota Bandung itu belum genap setahun menjabat sebagai gubernur. "Saya ini harus membuktikan dulu sebagai pemimpin Jabar, kan baru mulai baru setahun." "Saya lagi semangat. Jadi saya fokus di Jabar," ungkapnya.

Meski tak berminat jadi menteri, Emil mendukung rencana Jokowi yang ingin memasukkan sosok milenial berlatarbelakang profesional dalam kabinetnya. Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini juga dikaitkan jadi calon menteri Jokowi. Apalagi Risma juga menjadi kader PDIP.

Bahkan sebelum Pilpres 2019, para barisan milenial di Surabaya ikut mendorong Risma jadi menteri. Milenial Kota Surabaya merasa, kinerja Risma selama menjadi Walikota Surabaya sangat baik. Namun, Risma mengatakan akan menolak jika ditawari jadi menteri Jokowi.

Di berbagai media, Risma mengaku masih ingin fokus menyelesaikan jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya. Risma mengemban jabatan tersebut sejak 2016 hingga 2021. Bupati Boyolali, Seno Samudro mendadak muncul dalam bursa calon menteri Jokowi.

Nama Seno muncul dalam daftar calon menteri yang tersebar luas di broadcast WhatsApp (WA), beberapa waktu lalu. Bupati dua periode dari PDI Perjuangan (PDIP) itu akan menduduki Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Namun sama sebelumnya, bocoran daftar calon yang terdapat nama Seno juga hoaks.

Nama Seno dikenal awam saat ia melontarkan umpatan kepada Prabowo Subianto saat ia bersama sejumlah massa menggelar aksi bela 'Tampang Boyolali' di Boyolali, Minggu (4/11/2018) lalu. Terakhir ada nama Emil Dardak yang disebut jadi calon menteri Jokowi dari kalangan kepala daerah dan anak muda. Suami artis Arumi Bachsin tersebut merupakan seorang pengusaha sukses yang memutuskan untuk terjun di dunia politik.

Karier politik pria berusia 35 tahun itu dimulai saat memenangi Pilkada Trenggalek pada 2015. Bersama M Nur Arifin, Emil Dardak memimpin Kabupaten Trenggalek. Namun, belum usai masa jabatannya, Emil lantas digandeng Khofifah Indar Parawansa untuk maju dalam Pilgub Jawa Timur.

Kini, Emil Dardak menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur mendampingi Gubernur Khofifah.

Berita Terkait

PSBB Kebijakan Paling Rasional dalam Atasi Covid-19 Deputi IV KSP

Maya Rosfi'ah

PP Pagar Nusa Beri Gelar Pendekar Lensa kepada Junaidi Mahbub

Maya Rosfi'ah

Modusnya Sunat Dana & Sembako 16 Kasus Penyelewengan Bansos Covid-19 di Sumut Ditelisik Polisi

Maya Rosfi'ah

Sido Muncul Sumbang 4 Ribu Botol Kapsul JSH menuju RSPAD Gatot Soebroto

Maya Rosfi'ah

Merauke Rabu 10 Juni 2020 Jadwal Belajar dari Rumah TVRI SD Kelas 4-6 Papua Anak Seribu Pulau

Maya Rosfi'ah

5 Hal Penting Menurut Tim Pakar yang wajib Dilakukan buat Social Distancing

Maya Rosfi'ah

Politisi PDIP Minta Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Dievaluasi Menanggapi Erick Thohir

Maya Rosfi'ah

Ozi Syahputra Muncul dengan Peran Beda Legenda Hantu Si Manis Jembatan Ancol Kembali menuju Layar Lebar

Maya Rosfi'ah

Terlibat Pembunuhan Mantan TNI yang Ditangkap karena Tuntut Jokowi Mundur Jejak Kasus Ruslan Buton

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment