Image default
Pendidikan

Daftar Perguruan Tinggi Indonesia yang Masuk 200 Terbaik Asia Versi QS World Ranking Sampai 4ICU

Sejumlah lembaga pemeringkatan universitas di kawasan maupun dunia telah merilis hasil pemeringakatannya. Tiga di antaranya adalah QS World Ranking, 4ICU, dan Webometrics. Dari pemeringkatan ketiga lembaga ini, sejumlah perguruan tinggi Indonesia masuk dalam daftar 200 besar di kawasan Asia. Masing masing lembaga pemeringkatan memiliki indikator yang berbeda dalam melakukan pemeringkatan.

Selengkapnya, simak daftar perguruan tinggi Indonesia yang masuk daftar 200 besar Asia versi ketiga lembaga tersebut: QS World Ranking Pemeringkatan yang dikeluarkan oleh QS World Ranking 2020 dirilis pada Rabu (27/11/2019). Lembaga ini menggunakan 11 indikator utama sebagai dasar penilaiannya.

Sebelas indikator tersebut di antaranya: 1. Kolaborasi riset dengan pihak internasional 2. Reputasi akademik

3. Rasio fakultas dan peserta didik 4. Mengukur banyaknya kutipan yang digunakan dalam karya akademik yang dihasilkan 5. Jumlah tenaga pendidik asing, mahasiswa internasional, hingga jumlah staf yang memiliki gelar PhD.

Dengan menggunakan sejumlah indikator yang telah disebutkan, berikut ini 5 perguruann tinggi di Indonesia yang masuk dalam daftar 200 perguruan tinggi terbaik di Asia versi QA World Ranking. 1. Universitas Indonesia (59) 2. Universitas Gadjah Mada (63)

3. Institut Teknologi Bandung (66) 4.Institut Pertanian Bogor (161) 5. Universitas Airlangga (175)

4ICU merupakan salah satu lembaga pemeringkat perguruan tinggi di dunia yang bisa dilihat dalam skala global, region, maupun masing masing negara. Sebagai kriteria, lembaga ini menjadikan beberapa poin pokok sebagai dasar penilaiannya terhadap lembaga lembaga pendidikan tinggi yang ada. Pertama, perguruan tinggi yang mendapat lisensi atau akreditasi dari organisasi penilai di negara tersebut.

Selanjutnya, perguruan tinggi itu menawarkan program pendidikan mulai dari sarjana hingga pascasarjana, baik magister maupun doktoral. Ketiga, menyediakan pelatihan atau pengajaran yang menggunaan sistem pendidikan tradisional yang melibatkan interaksi langsung atau tatap muka dan tidak dilakukan dari jarak jauh. Hasil pemeringkatan yang dilakukan 4ICU tidak mendasarkan pada kualitas akademik suatu perguruan tinggi, tetapi lebih pada yang bersifat nonakademik. Penilaian dilakukan berdasarkan matriks web yang valid dan tidak bias.

Untuk tingkat Asia, berikut ini sejumlah perguruan tinggi di Indonesia berikut peringkatnya yang masuk dalam jajaran 200 besar terbaik versi 4ICU: 1. Universitas Gadjah Mada (35) 2. Universitas Negeri Yogyakarta (45)

3. Universitas Indonesia (55) 4. Universitas Brawijaya (92) 5. Universitas Pendidikan Indonesia (93)

6. Universitas Diponegoroo (98) 7. Universitas Airlangga (138) 8. Institut Pertanian Bogor (140)

9. Universitas Lampung (148) 10. Universitas Sebelas Maret (150) 11. Institut Teknologi Bandung (155)

12. Universitas Muhammadiyah Surakarta (157) 13. Universitas Negeri Semarang (175) 14. Institut Teknologi Sepuluh November (185)

15. Universitas Sumatera Utara (190) Webometrics Selanjutnya, berdasarkan pemeringkatan Webometrics edisi terakhir, Juli 2019, berikut ini 3 lembaga pendidikan tinggi di Indonesia yang masuk dalam 200 besar perguruan tinggi terbaik di Asia: 1. Universitas Indonesia (156)

2. Universitas Gadjah Mada (180) 3. Institut Teknologi Bandung (185) Webometrics menjadikan website masing masing perguruan tinggi sebagai indikator penilaiannya.

Laman yang dapat diakses secara digital tersebut disebut dinilai bisa mentransfer pengetahuan baik yang bersifat akademis maupun budaya, yang dihasilkan oleh perguruan tinggi kepada masyarakat luas. Namun, website ini tidaklah dilihat berdasarkan baik buruknya desain, banyak sedikitnya pengunjung, ataupun popularitasnya. Webometrics menilai sebuah laman perguruan tinggi berdasarkan aktivitas civitas akademika dan produk akademis yang diunggah di sana.

Selain itu, melihat relevansi dan dampaknya bagi masyarakat menjadi indikator lain yang tidak kalah pentingnya sebagai indikator penilaian. Penulis : Luthfia Ayu Azanella

Berita Terkait

Ikatan Guru Mengkritik Nadiem melalui Surat Terbuka 3 ‘Dosa Besar’ Dianggap Gagal Diselesaikan

Maya Rosfi'ah

Muhammadiyah Dirikan SMK Pariwisata & Migas di Seram Timur Tingkatkan Kualitas SDM

Maya Rosfi'ah

Asosiasi Guru Marketing Tingkatkan Kompetensi Pengajar SMK melalui Pelatihan & Sertifikasi

Maya Rosfi'ah

Regenerasi Alami Aqua Dwipayana di Awal 2020 Peluncuran Ero

Maya Rosfi'ah

Catat Link Berikut! Daftar Lengkap Formasi CPNS 2019 Sepi Peminat Namun Gaji Hingga Puluhan Juta

Maya Rosfi'ah

VIDEO Panduan Lengkap Sholat Gerhana Matahari / Sholat Khusuf & Ini Isi Tausiyah yang Dianjurkan

Maya Rosfi'ah

BMKG Beberkan 10 Daerah Kemarau Terpanjang 2019, Sholat Istisqo Yuk! Sholat Mohon Hujan, Ini Caranya

Maya Rosfi'ah

Tiga Ribu Lebih Anak SMA Sederajat Berkumpul Berjuang di Try Out MasukKampus Malang

Maya Rosfi'ah

Banggakan Indonesia, Riyan Adi Saputra Siswa SMA 1 Bandar Lampung Raih Perak di Filipina

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment