Image default
Bisnis

Danareksa Sekuritas yang Tawarkan Alternatif Pembayaran Kompetitif Melihat Prospek ‘Gadai Efek’

PT Danareksa Sekuritas kini kian memperluas pelayanannya dengan berkolaborasi bersama PT Pegadaian (Persero) dalam menghadirkan produk Gadai Efek. Layanan ini bertujuan utama guna mempermudah nasabah memperoleh pinjaman dengan jangka waktu hingga 90 hari dengan jaminan berbentuk saham jika sewaktu waktu dibutuhkan. Pada kesempatan wawancara sebelumnya dengan majalah Forbes, Friderica Widyasari Dewi selaku Chief Executive Officer PT Danareksa Sekuritas mengatakan bahwa PT Danareksa Sekuritas berniat menjadi perusahaan sekuritas terunggul di Indonesia dengan memperkuat pasar ritel.

Maka dari itu, sama seperti kolaborasi bersama BRI Insurance dan Wealth Management BRI sebelumnya, PT Danareksa Sekuritas mengharapkan Gadai Efek juga dapat mempunyai andil dalam memperkuat bisnis ritel serta memberikan layanan terbaik kepada para nasabah. Tidak dipungkiri, kegiatan perekonomian memang sempat terhambat karena pandemi Covid 19. Namun seiring berjalannya waktu, keadaan berangsur angsur membaik dan kondisi indeks saham pun terus meningkat. Hal ini termasuk juga dengan adanya lonjakan jumlah investor ritel, khususnya mereka dari generasi milenial.

Penyebabnya disinyalir karena kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang memberikan para calon investor ruang dan kesempatan untuk mempelajari seluk beluk investasi serta memutuskan untuk terlibat langsung dalam kegiatan kegiatannya. PT Danareksa Sekuritas tentu melihat hal ini sebagai prospek yang baik karena sekitar 60% 70% nasabah retail kami merupakan tipe investor dan sisanya merupakan trader. “Investor memiliki karakteristik di mana mereka menyimpan saham dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga kami memperluas pelayanan melalui Gadai Efek yang diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi para investor apabila memerlukan dana likuid atau kebutuhan jangka pendek, mereka dapat menggadaikan saham yang dimiliki tanpa harus menjual atau berganti kepemilikan," ujarVice President of Retail Capital Market Danareksa Sekuritas, Moh. Burhan S. Widodo.

Dengan adanya layanan gadai saham tersebut, investor tidak akan kehilangan potensi keuntungan atas saham yang dimiliki. Saat ini, PT Pegadaian (Persero) memungkinkan para nasabah ritel maupun institusi untuk menggadaikan saham LQ45 serta Obligasi SUN dan juga ORI mereka. Namun, seiring berjalannya waktu, para nasabah akan dapat memilih jenis agunan lainnya. Pada skema kerja Gadai Efek, PT Pegadaian (Persero) akan membaginya dalam dua limit, yaitu Rp20 miliar bagi institusi dan Rp1 juta–Rp5 miliar bagi individu (nasabah investor ritel)

Untuk para nasabah investor ritel, PT Danareksa Sekuritas akan turut serta menyimpan dan menjaga efek yang digunakan sebagai agunan agar tetap aman. Agunan ini nantinya tetap terdaftar atas nama nasabah. Hal ini bertujuan untuk membawa kemudahan bagi para nasabah. Selain tidak perlu repot mengubah kepemilikan saham, nasabah pun tak perlu khawatir kehilangan potensi keuntungan dari saham di masa depan.

Maka dari itu, PT Danareksa Sekuritas dan PT Pegadaian Persero akan melakukan manajemen risiko dengan penuh teliti, termasuk jika terdapat penurunan nilai pada efek nasabah. Dua langkah yang mungkin diambil antara lain top up call , yaitu dengan meminta nasabah melakukan t op up , serta force sell , di mana efek dijual untuk menghindari penurunan nilai lebih drastis. Secara bersamaan, jika nilai efek yang digunakan sebagai agunan justru naik, para nasabah hanya perlu membayar bunga dan total pinjaman di awal saja, bukan sebesar nilai efek saat naik.

Layanan Gadai Efek diharapkan dapat menjadi salah satu competitive advantage untuk PT Danareksa Sekuritas yang dapat dilihat oleh calon nasabah. Dengan begitu, PT Danareksa Sekuritas pun dapat meningkatkan fee based income serta terus memperluas dan menghadirkan layanan lainnya untuk para nasabah dan calon nasabah PT Danareksa Sekuritas.

Berita Terkait

Ombudsman Minta Utamakan Kepentingan Publik Kasus Soal Nasib Nasabah Jiwasraya

Maya Rosfi'ah

Pelita Samudera Percepat Pertumbuhan buat Tahun 2020

Maya Rosfi'ah

Harga Emas Antam Terjun Bebas Rp13 Ribu Awal April

Maya Rosfi'ah

Penjelasan Bea Cukai atas Temuan Spare Part Ilegal Harley Davidson di Pesawat Garuda

Maya Rosfi'ah

Indonesia Akan Tiru Dua Negara Maju Ini buat Atasi Kesenjangan Usaha Besar & Kecil

Maya Rosfi'ah

Situasi Pandemi Justru Ciptakan Peluang Investasi di Sektor yang Lagi Bergejolak

Maya Rosfi'ah

Pengembangan Wisata Pulau Rinca Taman Nasional Komodo Akan Gandeng KLHK

Maya Rosfi'ah

Cara Bank DKI Kembangkan Bisnis Sinergi BUMD DKI

Maya Rosfi'ah

BNI Sekuritas Gandeng Global Wakaf Hadirkan Layanan Wakaf Saham

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment