Image default
Superskor

dari Bambang Pamungkas hingga Firman Utina 5 Pemain Terbaik Timnas Indonesia dalam Satu Dekade

Di tengah perayaan ulang tahun ke 90 PSSI, AFC merilis lima pemain terbaik Timnas Indonesia dalam satu dekade. AFC, induk tertinggi sepak bola di Benua Asia juga mengucapkan selamat atas pencapaian 90 tahun berdirinya PSSI. Selain itu, PSSI dan Indonesia juga diakui sebagai negara pertama dari Asia yang bermain di Piala Dunia 1938.

Lewat artikel "Great Garuda, The Players who have helped shaped Indonesia Football," AFC merilis lima nama pemain terbaik Timnas Indonesia dalam satu dekade. AFC menyebut Bambang Pamungkas sebagai "The Legend". Menurut AFC, nama Bambang Pamungkas merupakan perwujudan dari sepak bola Indonesia.

Ia adalah pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di Timnas Indonesia sekaligus pencetak gol kedua terbanyak. Prestasinya di Tanah Air juga telah membuatnya ikut terpilih untuk membawa obor Olimpiade 2012. Mantan gelandang kreatif Timnas Indonesia ini disebut AFC dengan julukan "The Milestone Man".

Ia pernah mencetak gol luar biasa dari luar kotak penalti saat Timnas Indonesia menghadapi Qatar di Piala Asia 2004. Berkat gol tersebut, Tim Garuda menang 2 1 atas Qatar. Ia mendapatkan predikat "The Teenage Prodigy" dari AFC.

Rasanya julukan tersebut memang pantas karena Kurniawan sudah memperlihatkan ketajaman dan permainan luar biasa sejak masih usia muda. AFC menyebutnya sebagai "The One Club Icon" karena kesetiaannya terhadap Persipura Jayapura. Boaz Solossa memang menghabiskan seluruh karier profesionalnya di kompetisi resmi bersama tim berjulukan Mutiara Hitam itu dan telah mencetak lebih dari 200 gol hingga sejauh ini.

Julukan unik dari AFC yang melekat untuk Firman Utina adalah "The Trophy Collector". Hal itu memang layak mengingat pemain yang berposisi sebagai gelandang ini cukup sering meraih gelar juara di level klub. Diketahui, PSSI tengah merayakan hari ulang tahunnya yang ke 90 dalam situasi prihatin.

Tepatnya, Minggu (19/4/2020), PSSI genap berusia 90 tahun. Sebuah usia yang sangat panjang bagi federasi sepak bola Indonesia, terhitung sejak kongres pertama berdirinya PSSI berlangsung di Yogyakarta, 19 April 1930. Namun di usai yang ke 90 saat ini, PSSI dan Indonesia dihadapkan dalam situasi yang memprihatinkan.

Pandemi virus corona (Covid 19) yang tengah merebak di Indonesia membuat sejumlah event olahraga di Tanah Air, termasuk kompetisi sepak bola harus ditangguhkan sementara waktu. Keprihatinan yang tengah dirasakan oleh Indonesia diungkapkan oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. Pria yang pernah menjabat sebagai Kapolda Jabar itu meyakini, badai yang menghantam Indonesia itu akan segera berlalu.

Iwan Bule meminta kepada seluruh elemen sepak bola di Tanah Air untuk saling bahu membahu untuk bersatu melawan Covid 19. “Kita akan memenangkan pertandingan yang sulit ini,” tekadnya. Pria yang pernah menduduki jabatan Kapolda di NTB itu meminta seluruh stakeholder sepak bola Indonesia.

Baik itu pemain, tim, ofisial, maupun suporter untuk bersatu bergandeng tangan untuk melewati badai Covid 19. Ia meyakini, dengan bersatu dan berhasil keluar dari permasalahan virus yang tengah merebak, semua orang akan menjadi pribadi yang lebih tangguh. “Kita ada dalam satu tim yang sama. Menyelesaikan kesulitan ini bersama sama."

"Kita percaya, menyelesaikan masalah yang besar, akan membentuk kita lebih kuat, menjadi lebih tangguh dari semula,” tegasnya. Selain itu, Iwan Bule juga menjelaskan target yang diusung PSSI ke depan Seperti yang diketahui, Indonesia dipercaya untuk menggelar event akbar Piala Dunia U 20 tahun depan.

“Kita mendapat amanah menjadi tuan rumah Piala Dunia U 20 pada 2021." "Sebuah kesempatan sekaligus kehormatan, momen yang belum pernah terjadi, dan belum tentu terulang lagi. "Indonesia akan menjadi penyelenggara ajang olahraga level dunia, menjadi sorotan dunia internasional,” katanya.

Pria yang menempati posisi Ketua Umum PSSI itu meminta semua pecinta sepak bola Indonesia untuk bersatu menyukseskan event akbar tersebut. Menurutnya, kesempatan tersebut dapat digunakan oleh Indonesia untuk membuktikan kemampuannya dalam menyelenggarakan event akbar sekelas Piala Dunia. “Mari kita sukseskan Piala Dunia U 20 2021. Baik sukses secara penyelenggaraan, dan juga sukses secara prestasi tim nasional kita,” terang Iwan Bule.

Dalam sejarah perjalanan PSSI, organisasi tertinggi sepak bola di Indonesia itu pertama kali dibentuk di Yogyakarta. Ketua Umum PSSI pertama kali ialahSoeratin Sosrosugondo.

Berita Terkait

Begini Pembelaan Sergio Aguero buat Lionel Messi Nihil Prestasi Bersama Timnas Argentina

Maya Rosfi'ah

1 Triliun Atletico Madrid harga Saul Niguez Rp 2

Maya Rosfi'ah

PSSI Keluarkan SK Kelanjutan Kompetisi Setelah Mendengarkan Arahan dari FIFA Mochamad Iriawan

Maya Rosfi'ah

Marcus Rashford Ingin Main Bareng Gelandang Legendaris Manchester United

Maya Rosfi'ah

Bernd Leno Pastikan Arsenal Masih Berjuang Demi Slot Liga Champions Klasemen Liga Inggris

Maya Rosfi'ah

Permainan Apik Evan Dimas Buat Legenda Persija Jakarta Kepincut

Maya Rosfi'ah

Lima Faktor yang Bisa Bikin Man United Trengginas Jika Liga Inggris Kembali Bergulir

Maya Rosfi'ah

Manchester United Incar Kemenangan di Sisa Laga Agar Lolos menuju LC kata Ole Gunnar Solskjaer

Maya Rosfi'ah

Gowes jadi Alternatif Keluh Kesah Winger Persebaya Bayu Nugroho soal Tempat Latihan

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment