Image default
Nasional

dari Pangkat Terendah hingga Jenderal Ini Rincian Gaji Polisi di Indonesia

Menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) masih jadi impian banyak pemuda pemudi di Indonesia. Pendapatan yang terjamin dari gaji tetap serta kenaikan pangkat rutin jadi salah satu alasannya. Selain itu, mengabdikan diri dengan berseragam anggota polisi juga jadi kebanggaan tersendiri bagi sebagian orang. Tugasnya terbilang mulia, juga faktor prestise di tengah masyarakat.

Meski begitu, menjadi anggota polisi berarti harus siap ditugaskan di daerah mana pun di Indonesia. Seleksi menjadi calon siswa dan taruna polisi selalu ketat dan diserbu puluhan ribu orang setiap tahunnya. Lalu, berapa gaji polisi di luar tunjangan, dari mulai pangkat tamtama hingga perwira tinggi level jenderal polisi?

Gaji anggota polisi di luar tunjangan sebenarnya hampir tak jauh berbeda dari profesi pegawai negeri sipil (PNS) yang terbagi menjadi empat golongan. Gaji polisi diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2019 tentang Perubahan Keduabelas atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Di luar gaji pokok, anggota korps Bhayangkara ini menerima berbagai macam tunjangan yang besarnya bervariasi tergantung pangkat, jabatan, dan daerah penempatan ( tunjangan polisi).

Beberapa tunjangan yang melekat pada anggota Polri antara lain tunjangan kinerja, tunjangan keluarga, tunjangan lauk pauk, tunjangan jabatan, tunjangan khusus daerah Papua, dan tunjangan daerah perbatasan. Sementara itu, Kapolri Jenderal Idham Azis telah memerintahkan semua anggota Polri tidak bergaya hidup mewah atau hedonisme dalam kehidupan sehari hari. Perintah Kapolri tersebut dituangkan secara resmi dalam Surat Telegram Rahasia (TR) Nomor ST/30/XI/HUM 3.4/2019/DIVPROPAM tanggal 15 November 2019.

Tidak menunjukkan, memakai, dan memamerkan barang barang mewah dalam kehidupan sehari hari, baik di kedinasan maupun di ruang publik. Hidup sederhana di lingkungan internal Polri maupun kehidupan bermasyarakat. Tidak mengunggah foto dan video pada media sosial yang menunjukkan gaya hidup hedonis karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial.

Menyesuaikan norma hukum, kepatutan, kepantasan dengan kondisi lingkungan tempat tinggal. Menggunakan atribut Polri yang sesuai dengan pembagian dan untuk penyamarataan. Para pimpinan, kasatwil, dan perwira dapat memberikan contoh perilaku dan sikap yang baik, dengan tidak memperlihatkan gaya hidup hedonis.

Berita Terkait

Ini Alasannya Fadli Zon Terang-terangan Sebut Menkes Terawan Angkuh Hadapi Corona Di Mata Najwa

Maya Rosfi'ah

Asal Usul Danau Live Streaming TVRI Belajar dari Rumah Selasa 23 Juni 2020

Maya Rosfi'ah

Diundang Sidang MPR, Sandiaga Uno Masuk dari Pintu Belakang, Indiarto Priadi: Gebrak Meja Kalau Saya

Maya Rosfi'ah

22 April 2020 Materi SMP Belajar di TVRI Rabu Jawaban Soal Apakah Keunikan Tari Lenggang Nyai

Maya Rosfi'ah

Kemendes Terima 3.542 Aduan Masyarakat Soal Bantuan Dana Desa Pada April-Mei 2020

Maya Rosfi'ah

Perintah Jokowi kepada Kapolri Idham di Balik Penangkapan Djoko Tjandra

Maya Rosfi'ah

KSAL Teken Nota Kesepahaman dengan Tiga Dirut Bank Nasional

Maya Rosfi'ah

Sido Muncul Sumbang 4 Ribu Botol Kapsul JSH menuju RSPAD Gatot Soebroto

Maya Rosfi'ah

Nadiem Makarim Tiada Background Pendidikan Mengapa Jadi Mendikbud? Jokowi Akhirnya Beberkan Alasan

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment