Image default
Nasional

Diundang Sidang MPR, Sandiaga Uno Masuk dari Pintu Belakang, Indiarto Priadi: Gebrak Meja Kalau Saya

Mantan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno bercerita pengalamannya yang pernah masuk ke kompleks Dewan Perwakilan Rakayat (DPR), melalui pintu belakang sambil berjalan kaki. Pada acara E Talk Show yang tayang di tvOne, Sandiaga Uno menjelaskan bahwa dirinya diundang untuk mengikuti sidang terbuka Majelis Perwakilan Rakyat (MPR). Acara tersebut diunggah di channel YouTube Talk Show tvOne dengan judul 'Kemana Sandiaga Uno Setelah Pilpres? Ini Dia Pengakuannya' yang tayang pada, Jumat (30/8/2019).

Pembawa acara Indiarto Priadi, meminta Sandiaga Uno untuk menjelasakan alasannya jalan kaki menuju komples DPR. "Itu sepertinya menuju Kompleks Dewan, DPR, ini ngapain pakai jalan kaki panas panas, enak enak naik mobil," tanya Indarto Priadi. Sandiaga Uno mengaku mendapat undangan, untuk sidang terbuka MPR dan khawatir bila datang terlambat.

"Jadi undangannya itu jam 8. Undangan sidang MPR, sidang terbuka MPR. Diundang oleh Bang Zul Has, Bang Zulkifli Hasan sahabat saya Ketua MPR," jelas Sandiaga Uno. Ia mengaku sudah berangkat lebih awal dari rumahnya agar dapat hadir tepat waktu. Namun jalanan menjadi macet, karena banyak pejabat yang masuk ke kompleks DPR, dan membuat pengendara lain diberhentikan.

"Saya berangkatnya sih sudah awal dari rumah, tapi ya biasa lah pejabat lewatkan kita mesti di stop ," ucap Sandiaga Uno. Karena menunggu cukup lama, Sandiaga Uno memilih untuk berjalan kaki, dan diarahkan oleh petugas untuk masuk lewat pintu belakang. "Jadi saya pikir, wah ini udah nunggu dah lebih dari 10 menit. Akhirnya saya putuskan jalan, tadinya mau masuk lewat depan. Saya diarahkan masuk lewat belakang, jadi akhirnya kita mengarah ke belakang, jalan kaki," ucap Sandiaga Uno.

Mendengar penjelasan tersebut, Indarto Priadi menyindir status Sandiaga Uno yang sudah bukan pejabat. "Karena mantan pejabat. Coba pejabat beneran, dari depan," ucap Indarto Priadi yang diiringi tawa penonton. Sandiaga Uno mengaku dengan berjalan kaki, ia masuk di kompleks DPR lebih cepat dari pada mengendarai mobil.

"Karena kalau pakai mobil jadi macet sekali waktu itu. Ya udah kita ambil jalan pintas, kita jalan kaki, dan nggak nyampai 7 menit udah sampai di kompleks MPR," ujar Sandiaga Uno. Indarto Priadi kembali menggoda Sandiaga Uno yang pernah menjadi pejabat di DKI Jakarta. "Saya bayangkan bahwa seorang mantan wakil gubernur, mantan calon wakil presiden, enggak boleh lewat depan, lewat belakang, tanpa pengawal. Gebrak meja kalau saya," ujar Indarto Priadi.

Selain itu Sandiaga Uno mengaku hal tersebut adalah pengalaman tersendiri baginya. Bahkan ia menjadi sadar banyaknya orang yang terpaksa menunggu cukup lama, saat para pejabat lewat. "Enggak lah, kita rakyat biasa sekarang. Dan i actually good, humbling . Jadi buat saya, kadang kadang kan kita juga harus merasakan gitu. Jadi saya merasakan juga, kalau dulu saya lagi lewat begini, kasian juga yang nunggu saya lewat," ujar Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno sudah tidak lagi menjadi pejabat, usai kalah dalam pemilihan presiden dan wakil presiden periode 2019 2024. Bahkan untuk menjadi cawapres, Sandiaga Uno melepaskan jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Mantan Calon Wakil Presiden (cawapres) Sandiaga Uno lama tidak terlihat setelah kalah dalam Pemilu 2019 lalu.

Pada acara E Talk Show yang tayang di tvOne, Sandiaga Uno mengaku tengah menjadi pengangguran yang banyak acara. Acara tersebut diunggah di channel YouTube Talk Show tvOne dengan judul 'Kemana Sandiaga Uno Setelah Pilpres? Ini Dia Pengakuannya' yang tayang pada Jumat (30/8/2019). Pada acara tersebut, Sandiaga mengaku tidak memiliki banyak pekerjaan seperti sebelumnya.

"Sebenarnya sih nganggur bro, tapi banyak acara. Jadi pengacara, pengangguran tapi banyak acara," ujar Sandiaga Uno yang membuat penonton tertawa. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa kini lebih banyak mengisi waktu dengan bertemu dengan para pemuda. "Banyak ketemu sama milenial, sama emak emak di masyarakat ada dua program yang, saya alhamdulillah bersyukur masih berlanjut setelah 17 April, yaitu program dan gerakan OK OCE," ujar Sandiaga Uno.

One Kecamatan, One Center of Entrepreneureship (OK OCE) merupakan program bentukan Sandiaga Uno memiliki tujuan untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia. OK OCE sendiri dibentuk dengan memunculkan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat dengan menjadi pengusaha pengusaha baru. Program ini bergerak dengan membangun pusat kewirausahaan di tingkat kabupaten dan kota.

Menurut penjelasan Sandiaga Uno, kini sudah banyak pengusaha baru yang bergabung dan sukses dalam program yang dirintisnya itu. "Itu untuk mencetak wirausaha wirausaha baru, sekarang sudah 130 ribu pesertanya," ujar Sandiaga Uno.

Berita Terkait

Ini Maksudnya Virus Corona yang Masuk menuju Indonesia Ternyata Bukan Kategori penting Covid-19

Maya Rosfi'ah

Novel Baswedan Heran Ada Jenderal Polisi Bintang 2 Ikut Membela Terdakwa

Maya Rosfi'ah

Bawa Helm Sendiri Asosiasi Ojol Buat Protokol Bonceng Penumpang buat Bersiap Hadapi New Normal

Maya Rosfi'ah

Harga Capai Rp 95 Ribu Per Biji Kota Solo Langka Masker Waspada Corona & Dampak Hujan Abu Merapi

Maya Rosfi'ah

493.440 Peserta Telah Cetak Kartu Login portal.ltmpt.ac.id Cara Daftar UTBK-SBMPTN 2020

Maya Rosfi'ah

Mulai Pukul 08.00 WIB buat PAUD Link Live Streaming TVRI Belajar dari Rumah Rabu 10 Juni 2020

Maya Rosfi'ah

Kemendikbud Putuskan Sekolah yang Berada di Zona Hijau Covid-19 Boleh Buka BREAKING NEWS

Maya Rosfi'ah

Rakernas Forum CSR Tahun 2020 Diharapkan Dapat Wujudkan Kesejahteraan Sosial

Maya Rosfi'ah

Singgung Keadilan Sudjiwo Tedjo Sarankan Berhenti Jadi Menteri buat Urus Film Kritik Erick Thohir

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment