Image default
Kesehatan

Gara Gara Vaping, Gadis 18 Tahun Ini Tak Bisa Lagi Bernapas Tanpa Bantuan Alat Medis

Pesan emosional remaja bernama Simah Herman melalui akun Instagramnya, @simahherman, menjadi viral. Simah Herman adalah gadis berusia 18 tahun yang gemar menggunakan rokok elektronik atau biasa disebut vaping. Pada 30 Agustus lalu, Simah Herman mengunggah foto foto dirinya terbaring lemah di rumah sakit.

Ia tak algi bisa bernapas normal tanpa bantuan ventilator. Dengan kondisi itu, Simah Herman memegang secarik kertas bertuliskan 'I want to start a no vaping campaign'. Remaja cantik ini ingin memulai kampanye tentang bahaya mengerikan vaping yang telah ia alami sendiri.

Dicaption unggahan, Simah lalu bercerita tentang perubahan total kehidupannya akibat vaping. Perubahan itu mulai ia rasakan sejak 2 tahun lalu. "Sekitar dua tahun yang lalu, aku mulai mengalami masalah mual yang mengerikan.

Mual itu lalu berkembang menjadi tidak bisa makan, tidur, dan hidup dengan normal. Puncaknya pada 2 minggu yang lalu, aku kesulitan bernapas. Butuh 48 jam bagi paru paruku hingga ia gagal bekerja dan aku harus memakai ventilator agar tetap hidup.

Ini semua karena vaping. Vaping sering diiklankan sebagai 'alternatif sehat untuk merokok', tapi itu salah. Mau itu nikotin atau vaping tetap bisa berakhir fatal.

Aku beruntung, dokter berpikir aku mungkin tak akan berhasil melewati ini tapi doa dari keluarga dan teman teman membuatku kuat dan berhasil melewati seminggu setelah memakai ventilator. Tidak ada yang mengira hal ini bisa terjadi, dan aku juga berpikir seperti itu. Butuh waktu 48 jam agar aku bisa menerima obat dan meletakkan selang di tenggorakan karena aku tak lagi bisa bernapas sendiri.

Bahaya vaping nyata dan ini bisa terjadi pada anda. Jadi tolong, jangan biarkan hal itu terjadi. Memang tidak mudah berhenti dari nikotin karena ia barang yang membuat kita ketergantungan, tapi semakin sering kamu memakai vaping, semakin besar kemungkinan kamu berakhir seperti aku.

Jadi lakukan sesuatu. Tolong beritahu teman dan keluarga mereka dalam bahaya vaping karena mereka tidak akan menyadarinya sampai benar benar ada dalam kondisi yang serius. Aku membagikan cerita ini dan berharap kamu tak akan pernah mengalaminya sendiri.

Jika kamu butuh bantuan atau teman bicara, aku di sini mendengarkan. Jangan biarkan vaping menang. Ambil kembali hidupmu dan berhentilah merokok," tulisnya dalam unggahan itu.

Tulisan Simah ini menjadi viral hingga dikomentari lebih dari 67 ribu akun lain. Dari berbagai potret Instagramnya, kehidupan Simah memang telah berubah total. Sebelum terbaring di ranjang dan harus memakai alat bantu pernapasan, Simah adalah remaja yang aktif.

Simah merupakan seorang penari. Ia juga sering menghabiskan waktu berlibur ke berbagai tempat. Namun kini ia harus menghabiskan waktu di ranjang rumah sakit dengan berbagai alat menempel di tubuhnya.

Berita Terkait

Edukasi Gizi yang betul Diperlukan buat Akhiri Polemik Susu Kental Manis

Maya Rosfi'ah

Seperti Ini Caranya Atasi Gusi Bengkak Hanya dengan Kunyit

Maya Rosfi'ah

Kurangi Risiko Kanker hingga Atasi Bau Mulut 10 Manfaat yang Ada Pada Timun

Maya Rosfi'ah

Cedera Pergelangan Kaki Picu Robeknya Pengikat Tulang Sehingga Memicu Nyeri Berkepanjangan

Maya Rosfi'ah

Efek Merokok pada Kulit dan Rambut: Mengakibatkan Jerawat hingga Penuaan Dini

Maya Rosfi'ah

Tak Hanya Arifin Ilham, 5 Artis Ini Gigih Lawan Kanker, Ada yang Meninggal, Ada yang Masih Bertahan

Maya Rosfi'ah

Mengatasi Flu Tanpa Minum Obat

Maya Rosfi'ah

dari dari Jus Pare hingga Daging Merah 8 Bahan Alami buat Kontrol Gula Penderita Diabetes

Maya Rosfi'ah

Konsumsi Buah Dan Sayur Hingga Banyak Minum Air Putih Cara Mudah Jaga Stamina Saat Cuaca Ekstrim

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment