Image default
Internasional

Hanko Omong Kosong di Era Digital Ketua Keidanren Jepang

Ketua Keidanren (Federasi Organisasi Ekonomi) Jepang Hiroaki Nakanishi (74) yang juga Chairman Hitachi Ltd. Japan dalam jumpa persnya Senin kemarin (27/4/2020) menekankan bahwa penggunaan Hanko (cap identitas diri) adalah omong kosong di zaman digital sekarang ini. "Omong kosong dan tidak memenuhi era digital kalau tetap pakai hanko. Praktik menggunakan hanko dalam dokumen adalah hambatan bagi penyebaran teleworks saat ini apalagi di era Pandemi Covid 19," tekan Nakanishi. Teleworks menurutnya diperlukan dan bahwa perlu datang ke kantor untuk mendapatkan hanko pada dokumen adalah omong kosong. "Saya pikir Hanko benar benar omong kosong. Semua bisa ditandatangani secara digital. Saya tidak berpikir budaya mengandalkan jejak cocok untuk era digital saat ini," tekannya lagi.

Selain itu, Ketua Nakanishi mengatakan, "Tidak ada waktu untuk mengatakan bahwa itu adalah cap atau dokumen, sehubungan dengan manfaat berkelanjutan seperti maksimum 2 juta yen yang dibayarkan kepada perusahaan kecil dan menengah yang penjualannya turun secara signifikan." Oleh karena itu tambahnya lagi, pemerintah harus menyederhanakan prosedur administrasi secara drastis agar semua cepat tersalurkan dengan baik. Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: [email protected]

Berita Terkait

Sayatan Benang Layangan di Leher Tewaskan Bocah Perempuan Berusia 4 Tahun

Maya Rosfi'ah

Brenton Tarrant, Teroris Penembak Masjid di Selandia Baru Bakal Jalani Tes Kejiwaan

Maya Rosfi'ah

Keluarga Suami Selalu Lihat menuju Perut Viral Wanita kisah Caranya Menutupi Aib Hamil di Luar Nikah

Maya Rosfi'ah

8 Juta Yen Per Tahun Gaji Rata-rata Ninja Jepang Mencapai 2

Maya Rosfi'ah

PM Jepang Resmi Membatalkan Deklarasi Darurat & dari Gaya Hidup Baru

Maya Rosfi'ah

Dikasih Obat Dosis Tinggi Sempat Ditolak Masuk Masjid kisah Jemaah WNI yang Dikarantina di India

Maya Rosfi'ah

Korban Salah Tangkap Ini Dibebaskan Berkat Investigasi Mandiri Sang Ibu Sempat Dikurung 300 Hari

Maya Rosfi'ah

Fakta Resesi Singapura | Pedofilia Prancis Bunuh Diri Disorot Media Asing POPULER Internasional

Maya Rosfi'ah

Kisah Para Guru di Malaysia Buat Meja Belajar buat Para Murid Viral hingga Warganet Beri Donasi

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment