Image default
Nasional

Hipmi Gelar Musda Secara Virtual Kali Pertama

DPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bali menggelar Musyawarah Daerah Bali secara virtual, Selasa (5/5/2020). Selain karena masa kepengurusan Hipmi Bali akan berakhir, hal itu sesuai dengan permohonan musda BPD Hipmi Bali. Pelaksanaan Musda Hipmi Bali yang digelar secara virtual ini adalah yang kali pertama dalam sejarah berdirinya Hipmi.

“Teknologi dan kreativitas merupakan dua hal mendasar yang menjadi tantangan terbesar seluruh masyarakat dunia saat ini. Hipmi pun ingin menyesuaikan dan mengasah diri dengan kedua hal tersebut. Salah satunya menggelar musyawarah daerah secara virtual, yang dimulai dari Musda XV BPD Hipmi Bali. Ini baru pertama kali terjadi,” kata Ketua Umum Hipmi Mardani H Maming dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (5/5/2020). Mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan itu melanjutkan, Indonesia kini telah dilanda pandemi atau wabah Covid 19 sejak awal Maret 2020. Saat ini, jumlah warga Indonesia yang terpapar Covid 19 sudah mencapai lebih dari 11 ribu orang.

"Ini memprihatinkan bagi kita semuanya apalagi khususnya BPD Bali. Berbagai upaya telah dilakukan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 ini. Mari kita berdoa agar diberikan keselamatan di tengah pandemi Covid 19 ini, dan berharap ini segera berakhir," ucapnya. Diakuinya, pandemi Covid 19 bukan saja berdampak pada kesehatan dan keselamatan jiwa manusia, namun secara nyata juga berdampak kepada perekonomian baik dalam skala mikro dan makro termasuk para anggota Hipmi. Saat ini badai pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi di mana mana. "Bahkan senior kita Kadin memprediksi jumlah PHK akibat dampak wabah Covid 19 di Indonesia akan mencapai 15 juta jika wabah ini tidak segera berakhir. Di antara sektor ekonomi yang paling terpukul akibat pandemi Covid 19 ini adalah sektor pariwisata dan Provinsi Bali lah daerah yang terkena imbas paling parah karena sektor pariwisata adalah penopang dan utama perekonomian untuk Provinsi Bali," ungkapnya.

Namun, Mardani Maming mengaku percaya para pengurus anggota BPD Hipmi Bali tidak patah semangat dan mampu tetap bertahan serta optimis. Sektor pariwisata dan perekonomian Bali akan bangkit kembali saat pandemi Covid 19 berakhir. "Sektor ekonomi lainnya yang berdampak paling parah akibat wabah Covid 19 ini adalah sektor menengah kecil dan mikro atau UMKM, padahal sektor ini yang menopang perekonomian rakyat Indonesia. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus melibat memberikan perhatian serius terhadap kelangsungan UMKM dengan memberikan perlindungan dan bantuan kepada pelaku usaha."

Berita Terkait

Ini Pemenang Tender Proyek Pengembangan Bandara Komodo Labuan Bajo

Maya Rosfi'ah

Sejumlah Wilayah Waspada Hujan Lebat hingga Angin BMKG Peringatan Dini Cuaca Hari Ini 16 April 2020

Maya Rosfi'ah

Ini Link 28 Instansi yang Sudah Umumkan ketentuan & Formasi Pendaftaran CPNS 2019

Maya Rosfi'ah

Polri Ungkap Kronologi Bentrok Antar Warga Desa di Buton Sulawesi Tenggara

Maya Rosfi'ah

Ketika Presiden Jokowi dari Minta Masyarakat Hidup Berdamai dengan Virus Corona

Maya Rosfi'ah

Diduga Ini Pertimbangan Jokowi Jika Sodorkan Kursi Menteri ke Sandiaga Uno

Maya Rosfi'ah

Kini Disebut Bakal Jadi Komisaris Unilever Usai Lengser dari Menteri ESDM Ignasius Jonan ‘Nganggur’

Maya Rosfi'ah

di Antaranya Prabowo Subianto Tamu Undangan Berdatangan menuju Acara Pelantikan Jokowi-Maruf Amin

Maya Rosfi'ah

Waspada Masalah dalam Hubungan Masing-masing Ramalan Zodiak Asmara Hari ini Minggu 26 Januari 2020

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment