Image default
Regional

Ibu Korban Terkejut Putrinya Hamil 9 Bulan Bocah SD Melahirkan Bayi Seusai Tidur di Depan TV

Nasib malang menimpa seorang bocah yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD). Gadis kecil berinisial LS itu hamil dan melahirkan seorang bayi perempuan. Kehamilan bocah SD berusia 12 tahun itu memang tak disangka sangka.

Korban hamil dan melahirkan seusai tidur di depan TV. Ibunya yang sedang bekerja di luar kota pun pulang mendengar anak gadisnya hamil. Gadis kecil malang ini diketahui hamil saat perutnya sudah membesar.

Sang ibu yang bekerja di Kalimantan langsung pulang ke Blitar mendengar kabar tersebut. Sebenarnya warga sudah curiga pada perubahan tubuh pada gadis kecil itu. Namun, tidak ada warga yang berani bertanya kepada korban maupun pihak keluarga pelaku.

Informasi ini hanya menjadi desas desus di kampung korban. Kehamilan LS pun terungkap saat sang ibu tiba di rumah. Saat tiba di rumah, sang ibu kaget melihat perut anak gadisnya sudah membesar atau hamil sembilan bulan.

Sang ibu langsung bertanya kepada bocah SD itu tentang sosok pria yang tega berbuat keji kepada anak dibawah umur. Korban pun menyebut nama pamannya Sumartono (44) sebagai pelaku. Mendengar pengakuan anaknya itu, sang ibu melapor ke Polres Blitar.

Aparat kepolisian yang menangani kasus tersebut mengaku sudah cukup bukti untuk menahan pelaku. "Sudah cukup bukti untuk menahan pelaku. Pelaku juga sudah mengakui perbuatannya." "Perbuatan bejat ini sudah terjadi beberapa bulan sebelum diketahui korban hamil."

"Pelaku mengaku sudah tidak berani berhubungan pada September 2019." "Katanya saat itu korban sudah tidak lagi tidur di depan televisi atau di ruang tengah. Namun, korban sudah tidur dengan istri pelaku," paparnya.

Perbuatan bejat itu bermula saat pelaku melihat korban tidur di depan televisi saat tengah malam. Lalu pelaku membangunkan dan menyuruh korban untuk pindah ke kamarnya. Begitu korban pindah tidur ke kamar, pelaku menyelinap.

"Korban kaget, dan sempat menjerit. Namun, pelaku mengancam tidak akan memberi uang jajan atau disuruh menyusul orang tuanya," ungkapnya. Akhirnya, gadis kecil ini pun pasrah lantaran saat itu sang ibu sedang merantau. Ternyata perbuatan itu terus berulang sehingga korban hamil dan melahirkan bayi perempuan.

"Sekarang korban sudah tinggal bersama ibunya di rumahnya sendiri bersama bayinya," imbuhnya. Pelaku pemerkosaan siswi SD di Blitas harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. Sumartono kini telah diamanakn untuk menjalani pemeriksaan.

Bapak dua anak ini mengaku tega mencabuli keponakannya karena tergoda setiap kali melihat gadis kecil itu tidur di depan televisi. Selama ini korban memang dititipkan ke pelaku karena orang tuanya sedang merantau ke Kalimantan. "Saya khilaf. Saya sudah anggap dia seperti anak sendiri. Saya rawat dia sejak kecil," tutur Sumartono di Mapolres Blitar, Minggu (10/5/2020).

Berita Terkait

Minta Tolong Warga’ Ayahnya Panik ‘Lari Nak Gadis Diculik Saat Mampir menuju ATM & Disekap di Mobil

Maya Rosfi'ah

Pemerintah Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur & SDM di Papua

Maya Rosfi'ah

Sepucuk Surat Cinta Jadi Tabir Pembuka Pembunuhan Elvina

Maya Rosfi'ah

TMP Beri Keteladan dalam Penanganan Covid-19 di Jawa Barat Ridwan Kamil

Maya Rosfi'ah

Wamendes PDTT Saksikan Panen Cengkeh di Bogor

Maya Rosfi'ah

Gubernur Edy Rahmayadi Minta Maaf Jumlah Tamu Dibatasi Gelar Pernikahan sang Anak di Tengah Pandemi

Maya Rosfi'ah

Bocah 7 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Hilang di Dekat Sungai

Maya Rosfi'ah

Jari-Bibir Membiru Warga Banjarnegara Ditemukan Suaminya Meninggal Dievakuasi dengan APD

Maya Rosfi'ah

Sanksi dari Berlaku pada Sistem Ganjil Genap di 25 Titik di Jakarta

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment