Image default
Nasional

Ini Tanggapan & Instruksi Presiden Joko Widodo Banjir di Jakarta pada Awal Tahun 2020

Hari pertama tahun 2020, ibu kota RI DKI Jakarta mengalami banjir yang parah. Hujan deras yang mengguyur sejumlah kawasan di Jakarta dan sekitarnya menyebabkan banjir di sejumlah titik sejak Rabu (1/1/2020). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, ada tujuh kelurahan dari empat kecamatan di Jakarta yang dilaporkan terendam banjir.

Ketujuh kelurahan itu tersebar di Jakarta Pusat, Selatan, Utara dan mayoritas Jakarta Timur. Ketujuh kelurahan tersebut adalah Kelurahan Makasar, Kelurahan Pinang Ranti, Halim Perdana Kusuma, Kampung Melayu, Rorotan, Rawa Buaya, dan Manggarai Selatan. Tak hanya Jakarta, wilayah di Bekasi dan Tangerang pun terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi pada Rabu (1/1/2020) pagi.

Kepala Pusat Data dan Informasi Komunikasi (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan hujan lebat diprediksi masih akan terjadi dari Rabu (1/1/2020) pagi hingga malam hari di wilayah Jabodetabek. Terkait terjadinya banjir di Jakarta dan sejumlah wilayah sekitarnya, Presiden RI Joko Widodo pun memberikan tanggapan dan instruksi. Jokowi meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah provinsi, hingga tim SAR bersama sama memberikan rasa aman kepada warga.

"Jadi BNPB, pemerintah provinsi, SAR, semuanya harus segera bergerak bersama sama. Untuk memberikan rasa aman, memberikan keselamatan pada warga yang terkena bencana banjir," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Rabu (1/1/2020), dipantau dari live streaming YouTube Sekretariat Presiden. Akibat banjir, sejumlah fasilitas umum tidak dapat beroperasi. Seperti Bandara Halim Perdanakusumah, Tol Cikampek, dan beberapa titik nol lainnya.

"Saya kira ini harus segera dinormalisasi, sehingga fungsi fungsi itu kembali menjadi normal," ujar Joko Widodo. Yang terpenting, kata Jokowi, pemerintah pusat dan provinsi juga harus bekerja bersama sama untuk menanggulangi banjir ini. "Karena pemerintah pusat memang ini baru dalam proses dan belum selesai, misalnya Waduk Cimahi, Waduk Ciawi mungkin baru tahun depan selesai. Tetapi, di luar itu, semuanya harus dikerjakan," ujar Jokowi.

"Saya tadi sudah perintah Menteri PU (Pekerjaan Umum) untuk cek lapangan," lanjutnya. Presiden Joko Widodo mengimbau warga Jakarta dan sekitarnya tetap waspada dan berhati hati dalam menghadapi banjir. Jokowi juga meminta penanganan banjir agar menomorsatukan keselamatan warga.

Menurut Jokowi, keselamatan warga adalah hal yang paling utama. "Pertama, urusan banjir yang paling penting ini adalah yang berkaitan dengan keselamatan warga dinomorsatukan," kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Yogyakarta dikutip dari siaran pers Sekretariat Negara (Setneg), Rabu (1/1/2020). Oleh karenanya, Joko Widodo menyampaikan tiga instruksi.

Pertama, koordinasi pihak pihak terkait seperti BNPB, pemerintah provinsi, hingga Tim SAR untuk menanggulangi banjir. Kedua, normalisasi fasilitas umum. Ketiga, kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk menanggulangi banjir.

Berita Terkait

Menteri Terawan Sampaikan Tujuh Pesan Jokowi Pimpin Upacara Pertama Kali

Maya Rosfi'ah

PP Pagar Nusa Beri Gelar Pendekar Lensa kepada Junaidi Mahbub

Maya Rosfi'ah

Agak Aneh Anggaran Bawaslu Lebih Besar Daripada KPU Logikanya Dimana Pengamat

Maya Rosfi'ah

Pasien Baru di RSPI Sulianti Saroso Miliki Riwayat Kontak dengan Grup Dansa & Bepergian menuju Jepang

Maya Rosfi'ah

Volume Benda Putar 11 Juni 2020 Jawaban Soal TVRI Belajar dari Rumah SMA Kamis Materi Matematika

Maya Rosfi'ah

Dari Nama Pak Haji Hingga Panda 6 Terdakwa Kasus Jiwasraya Gunakan Nama Samaran Saat Berkomunikasi

Maya Rosfi'ah

Lewat Aplikasi hingga SMS 4 Cara Cek Saldo Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan Secara Online

Maya Rosfi'ah

Sido Muncul Sumbang 4 Ribu Botol Kapsul JSH menuju RSPAD Gatot Soebroto

Maya Rosfi'ah

Diduga Ini Pertimbangan Jokowi Jika Sodorkan Kursi Menteri ke Sandiaga Uno

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment