Image default
Nasional

Jaksa Agung Tidak Tahu Status Kewarganegaraan Djoko Tjandra

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengaku belum mengetahui keberadaan buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Bahkan pihaknya juga tak tahu status kewarganegaraan Djoko Tjandra sekarang. "Kita masih bergerak, sekarang warga negara mana Djoko Tjandra ini kita juga nggak tahu," kata Burhanuddin di Jalan Sultan Hasanuddin Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2020).

Hal itu karena Djoko Tjandra bisa membuat E KTP sebelum mengajukan peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Padahal sebelumnya, Djoko sempat dikabarkan berstatus kewarganegaraan Papua Nugini. Sebaliknya, pihaknya masih mendalami kabar Djoko Tjandra sempat berobat di salah satu rumah sakit di Malaysia.

"Kita baru dapat informasi itu (Djoko Tjandra berobat di Malaysia, Red). Belum bergerak lagi. Nyatanya KTPnya malah lagi diproses juga," pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, Djoko Tjandra adalah terdakwa kasus pengalihan hak tagih Bank Bali senilai Rp904 miliar yang ditangani Kejaksaan Agung. Kejaksaan pernah menahan Djoko pada 29 September 1999 hingga Agustus 2000.

Namun, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan ia bebas dari tuntutan karena perbuatannya bukan pidana melainkan perdata. Kejaksaan mengajukan PK terhadap kasus Joko ke Mahkamah Agung pada Oktober 2008. Majelis hakim memberi vonis dua tahun penjara dan harus membayar Rp15 juta untuk Joko.

Uang milik Joko di Bank Bali Rp546,166 miliar dirampas negara. Imigrasi juga mencegah Joko. Joko kabur dari Indonesia ke Port Moresby, Papua Nugini, pada 10 Juni 2009. Tepat sehari sebelum MA mengeluarkan putusan perkara.

Kejaksaan kemudian menetapkan Joko sebagai buronan.

Berita Terkait

Terlibat Pembunuhan Mantan TNI yang Ditangkap karena Tuntut Jokowi Mundur Jejak Kasus Ruslan Buton

Maya Rosfi'ah

Presiden Jokowi Dipastikan Tak Menggelar Open House Idul Fitri Besok

Maya Rosfi'ah

Sadari Dirinya Viral sebelum Acara Wisuda rampung kisah Mahasiswa Wisuda Bawa Sayur Dagangan

Maya Rosfi'ah

Berikut Daftarnya 77 Pati Polri Termasuk Kepala BNPT Terima Kenaikan Pangkat dari Kapolri

Maya Rosfi'ah

Penjelasan Pemerintah hingga Respons BPJS Watch Iuran BPJS Kesehatan Kembali Naik

Maya Rosfi'ah

Berkas Penyidikan Segera Rampung, Penyuap Romahurmuziy Sebentar Lagi Disidang

Maya Rosfi'ah

Jokowi Disarankan Beri Porsi Kewenangan Lebih Besar menuju Ma’ruf Amin Tangani Covid-19

Maya Rosfi'ah

12 Wilayah Potensi Hujan Lebat & Angin Kencang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Kamis 23 Juli

Maya Rosfi'ah

Pemerintah Wajib Tegas Terhadap FPI Sekjen Bamusi

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment