Image default
Pilkada-2020

Jumat PDIP Umumkan Paslon Pilkada Gelombang Kedua Bagaimana Nasib Gibran & Bobby Nasution

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) akan kembali mengumumkan nama pasangan calon kepala daerah yang bakal diusung dan didukung dalam Pilkada Serentak 2020. Pengumuman akan dilakukan pada Jumat (17/7/2020) mendatang. Pengumuman ini merupakan gelombang kedua, setelah DPP PDIP mengumumkan pasangan calon yang akan diusung dan didukung di Pilkada 2020 pada 19 Februari silam. Saat itu, Ketua Umum PDI P Megawati Soekarnoputri baru mengumumkan 49 pasangan calon kepala daerah.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, pengumuman gelombang kedua nanti akan dilakukan secara daring demi mengantisipasi penyebaran pandemi virus corona (Covid 19). Meski demikian, seluruh protokol kepartaian akan tetap dijalankan saat pengumuman itu. "Pengumuman secara terbatas melalui teleconference akan dilakukan pada hari Jumat, 17 Juli 2020," katanya.

Pengumuman gelombang kedua ini akan difokuskan pada calon calon yang akan maju di daerah basis PDIP. Hasto tak menjelaskan daerah mana saja yang akan diumumkan, namun kemungkinan di antara yang akan diumumkan adalah calon kepala daerah untuk Kota Solo dan Medan. Di Pilkada 2020, Solo dan Medan menjadi pusat perhatian publik karena putra sulung dan menantu Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution, maju sebagai calon Wali Kota.

Meski demikian, Hasto tidak membeberkan, apakah kedua daerah itu masuk ke dalam daftar yang akan diumumkan Jumat depan. Setelah pengumuman gelombang kedua itu, menurut Hasto, pihaknya akan fokus menggarap rekomendasi paslon di daerah daerah yang perolehan kursi PDIP di bawah 10 persen. "PDI Perjuangan sudah menyelesaikan rekomendasi di daerah basis, dan kini fokus kami menyelesaikan rekomendasi daerah kluster III, yaitu daerah dengan perolehan kursi di bawah 10 persen," tutur Hasto.

"Di daerah ini, PDI Perjuangan bekerja sama dengan seluruh kekuatan Partai Koalisi pendukung Pemerintahan Jokowi KH Ma’ruf Amin, termasuk PKB, PPP, PAN, dan PBB. Kerja sama dengan partai nasionalis seperti Golkar, Gerindra, Hanura, Perindo, dan lainnya juga banyak dilakukan," imbuhnya. Nantinya setelah diumumkan, para paslon wajib mengikuti Sekolah Partai untuk penguatan ideologi Pancasila, kebijakan legislasi dan anggaran, tata pemerintahan yang baik dan bersih, hingga program kerakyatakan berbasis Trisakti Bung Karno kepada para paslon yang didukung. Selain itu, para paslon juga akan dibekali dengan materi strategi pemenangan berbasis gotong royong.

"Lalu komunikasi politik dan berbagai perspektif kepemimpinan visioner berdasarkan best practices dari kepala daerah PDI Perjuangan," jelasnya.

Berita Terkait

Tanggapan Menantu Jokowi Bobby Nasution Setelah Resmi Diusung PDIP di Pilkada Kota Medan

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment