Image default
Superskor

Kapten La Dea Angkat Bicara Duel Atalanta vs Valencia Dianggap Biang Virus Corona di Italia

Pertandingan antara Atalanta kontra Valencia di leg pertama babak 16 besar Liga Champions disebut sebut sebagai biang kerok penyebaran voris corona di Italia. Hal ini dikarenakan para pendukung Atalanta yang bermukim di wilayah Bergamo memutuskan secara berbondong bondong mendukung tim kesayangannya. Rakyat Bergamo rela menempuh jarak sejauh 60 km untuk menonton pertandingan Atalanta yang digelar di Stadion San Siro, Kota Milan.

Setidaknya pada laga tersebut ada lebih dari 40.000 orang yang memadati Stadion San Siro. Termasuk juga suporter Valencia yang bertandang. Selanjutnya, Bergamo kini menjadi satu wilayah negara Italia yang merasakan dampak akibat penyebaran virus corona.

Hingga Minggu (22/3/2020), Bergamo memiliki kasus kematian akibat virus Corona sebanyak 3.095 orang. Hal itu membuat Italia pun menjadi negara teratas yang mengalami angka kematian tertinggi akibat virus corona. Kapten Atalanta, Alejandro Gomez pun angkat bicara menanggapi tudingan tersebut.

Ia menyadari orang orang yang berada di Bergamo memang selalu berusaha menggunakan alasan apapun untuk keluar dari situasi "lockdown' yang telah ditetapkan pemerintah. Di bawah keputusan lockdown pemerintah, para penduduk terlihat masih pergi ke supermarket atau bekerja. Bahkan ada juga orang orang yang berjalan jalan dengan anjing peliharaan mereka.

"Masih ada orang di jalanan saat itu, ada yang lari, ada yang pergi ke taman untuk melakukan sit up," ungkap Alejandro Gomez dilansir dari . "Ada juga yang membawa anjingnya keluar rumah untuk jalan jalan sekitar satu jam karena bosan di rumah, bahkan ada yang bohong untuk pergi ke supermarket," tambah sang kapten Atalanta tersebut. Dalam situasi tersebut, Alejandro Gomez mengaku dirinya tidak pergi berlari walaupun ia olahragawan.

"Aku bahkan tidak pergi berlari meskipun aku seorang olahragawan dan itu yang sebenarnya pekerjaanku," pungkas Gomez. Bergamo memang menjadi wilayah yang paling terdampak virus corona yang tengah mewabah di dunia saat ini. Tercatat 134 dokter yang menangani wabah tersebut harus jatuh sakit hingga dikarantina.

Tiga dokter di antaranya dinyatakan meninggal dunia karena virus tersebut. Terbaru, lebih dari 6000 orang Italia meninggal karena Covid 19/ Sementara ada 63.927 kasus positif yang terkonfirmasi oleh Italia.

Data itu seakan menegaskan jika Italia menjadi negara yang paling parah terdampak virus corona. Alhasil, Italia saat ini masih melakukan lockdown untuk menurunkan angka kematian warganya akibat penyebaran virus corona.

Berita Terkait

Hanya Pemain Ini yang Sanggup Cetak Hat-trick Terbanyak Buat Persib Bandung Sejak 2009

Maya Rosfi'ah

Ryuji Utomo bilang Sepakbola Thailand Selalu Andalkan Taktik & Teknik

Maya Rosfi'ah

Media Korea Selatan Pastikan Shin Tae-yong Sudah Berada di Indonesia Bulan Juli

Maya Rosfi'ah

PSMS Medan Tetap Gelar Latihan Awal Juni Belum Ada Tanda-tanda Kelanjutan Liga

Maya Rosfi'ah

Ini Kesempatan Kita buat Bersilaturahmi Reuni Legenda Timnas Indonesia Rahmad Darmawan

Maya Rosfi'ah

Manchester United Incar Kemenangan di Sisa Laga Agar Lolos menuju LC kata Ole Gunnar Solskjaer

Maya Rosfi'ah

Ini Harapan Pelatih Kiper Persebaya Surabaya Saat Ulang Tahunnya yang Ke-57

Maya Rosfi'ah

PSMS Medan Terapkan Protokol Kesehatan di Kamp Pelatihan Kembali Gelar Latihan

Maya Rosfi'ah

Jadwal Tanding Garuda Select Maret Ini

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment