Image default
Internasional

KJRI Houston Tanggapi Vonis Pelaku Tabrakan yang Tewaskan WNI Ratih Sinta di Lousiana

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk Houston merespon vonis yang diberikan Hakim Lauren Lemon pada pelaku tabrakan yang menewaskan warga negara Indonesia (WNI) Ni Kadek Ayu Ratih Sinta di Louisiana pada 2018 silam. Bria Mason pelaku tabrakan dijatuhi vonis hukuman 3 tahun penjara rumah pada sidang di St. Charles Parish Courthouse, kota Hahnville, negara bagian Louisiana, Amerika Serikat, Selasa (14/1/2020). Selain itu, ia juga diberikan hukuman 5 tahun masa percobaan dan memakai scram device setelah masa tahanan rumah berakhir.

Scram device adalah alat untuk memonitor kadar alkohol dalam tubuh seseorang. Konsul Jenderal RI Houston Nana Yuliana menyatakan diketerangannya, KJRI mencermati sidang perkara pelaku yang menewaskan Ni Kadek Ayu Ratih Sinta. Namun, KJRI Houston tidak bisa melakukan intervensi terhadap putusan pengadilan tersebut.

"Ini merupakan proses yang dilakukan oleh negara berdaulat dan Pemerintah Republik Indonesia menghormati proses hukum yang berlaku. Kami menangkap aspirasi masyarakat dan menyayangkan keputusan sidang tersebut yang dianggap kurang adil," ungkap Nana, Kamis (16/1/2020). Nana mengatakan untuk selanjutnya, KJRI Houston siap mendampingi apabila keluarga korban meminta pengacaranya untuk melakukan langkah hukum lain, dan melindungi hak hak keluarga korban terhadap keadilan. Sebelumnya, KJRI Houston membantu komunikasi antara keluarga korban yang diwakili pengacara Meri dan Dave Ricketts dengan masyarakat Indonesia di Louisiana.

Masyarakat Indonesia Amerika Serikat khususnya di Louisiana dan sekitarnya, memberikan dukungan dengan mengirim surat dan petisi kepada hakim agar mempertimbangan putusan peradilan. Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Ratih Sinta terjadi pada 14 Januari 2018. Perempuan warga negara AS bernama Bria Mason itu, mengendarai mobil sambil mengirimkan sms dan menabrak kendaraan lain sehingga menyebabkan Ni Kadek Ayu Ratih Sinta meninggal dunia dan tiga orang lain mengalami luka luka.

Setelah kejadian, KJRI Houston membantu pengurusan jenazah dengan berkomunikasi dengan pihak keluarga dan berbagai pihak untuk membantu pengurusan, melegalisasi surat kuasa dari keluarga ke rekan kerja, menyampaikan rekomendasi rumah duka, hingga membantu proses pemulangan jenazah. Jenazah dipulangkan ke Indonesia pada 22 Januari 2018.

Berita Terkait

Pemeran John Wick Keanu Reeves Perkenalkan Pacar menuju Publik setelah Berpuluh-puluh Tahun Sendiri

Maya Rosfi'ah

Rudal Iran Bikin 50 Tentara AS Cedera Otak

Maya Rosfi'ah

Beserta Alarm & Pesan Bagi Anak Membuat Catatan Baru Elektronik Ala Jepang Yang Lagi Trendi

Maya Rosfi'ah

Ratu Elizabeth II Mengoleksi Perangko Jokowi Mengendarai Motor Hobi Unik Deretan Kepala Negara

Maya Rosfi'ah

Foto Tak Senonoh hingga Minta Peluk Wali Kota Seoul Dituduh Lecehkan Sekretaris selama 4 Tahun

Maya Rosfi'ah

Anak Muda Ini Salip Jack Ma Jadi Orang Terkaya Kedua di China Apa Bisnisnya

Maya Rosfi'ah

Meningkat Hampir 1.500 Kasus hanya Dalam Sehari Jumlah Pasien Terkena Virus Corona Jadi 6.062 Orang

Maya Rosfi'ah

Eropa & Afrika Dukung MPR RI Bentuk Forum Majelis Syuro Sedunia Parlemen Maroko Ajak Negara Arab

Maya Rosfi'ah

‘One Team’ Terpilih Jadi Kata Terpopuler Selama 2019 di Jepang Gara-gara Rugby

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment