Image default
Nasional

Kompolnas Tanggapi Terpilihnya Iwan Bule sebagai Ketua Umum PSSI

Nama Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Mochamad Iriawan alias Iwan Bule mendadak menjadi sorotan usai terpilih Ketua Umum PSSI. Mantan Kapolda Metro Jaya Jakarta itu terpilih secara aklamasi dengan hampir meraup seluruh suara pemilih. Namun, terpilihnya Iwan Bule disebut sebut menambah rentetan daftar panjang nama polisi aktif atau pensiunan polisi yang menjadi pemimpin lembaga atau badan independen negara.

Menurut Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti, terpilihnya para jenderal dari institusi Polri maupun TNI untuk memimpin organisasi atau lembaga negara merupakan hal yang wajar. Begitu juga tidak ada aturan yang melarang hal tersebut. "Itu hal yang biasa bagi jendral TNI Polri menjadi ketua umum organisasi. Tidak ada aturan yang melarang," kata Poengky ketika dikonfirmasi, Sabtu (2/11/2019).

Dia mencontohkan penunjukkan eks Kapolri Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Penunjukkan mereka telah sesuai aturan yang berlaku di Indonesia. "Beliau sebelum menjabat sudah mengundurkan diri sesuai dengan pasal 28 ayat (3) UU nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia," ungkapnya.

Dalam kasus Iwan Bule, ia menyatakan, jenderal polisi bintang tiga itu tidak perlu mengundurkan diri dari jabatannya. Iwan Bule diketahui tercatat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional RI. "Kalau kaitannya dengan olahraga memang tidak perlu mundur karena tidak mengganggu tugas tugas utamanya," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mochamad Iriawan resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2019 2023 dalam Kongres Luar Biasa PSSI di Hotel Sangri La, Jakarta, Sabtu (2/11/2019). Informasi terpilihnya Iriawan disampaikan melalui akun twitter resmi PSSI. "Mochamad Iriawan resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2019 2023 setelah mendapatkan 82 suara dari 85 voters yang mengikuti proses pemilihan pada acara Kongres Luar Biasa Pemilihan 2019 di Jakarta," tulisnya.

Sebelum Iwan Bule, Eks Kapolri Tito Karnavian telah terlebih dahulu ditunjuk oleh presiden Jokowi untuk menduduki menteri dalam negeri (Mendagri) periode 2019 2024. Sebelumnya lagi, Irjen Pol Firli Bahuri terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah melalui rangkaian fit and proper test. Nama nama lainnya ialah Komjen Heru Winarko sebagai Pimpin BNN, Komjen Suhardi Alius sebagai Pemimpin BNPT, Komjen (Purn) Budi Waseso Kepala Bulog dan Jenderal (Purn) Budi Gunawan menjabat sebagai Kepala BIN.

Selain itu ada pula nama nama lain yang diketahui menduduki jabatan strategis setingkat eselon 1 di kementerian/lembaga.

Berita Terkait

Terkendala Sejak 2017 ‘Singgung’ Anies Baswedan Soal Normalisasi Sungai Ciliwung Presiden Jokowi

Maya Rosfi'ah

Nama Sestama BNPB Dicatut Waspada Penipuan Berkedok Donasi Penanganan Corona

Maya Rosfi'ah

Minggu Ini & Dua Minggu menuju Depan Pemerintah Tetap akan Larang Mudik Presiden

Maya Rosfi'ah

Ini Cara Cegah Penularannya Covid-19 Berpotensi Menyebar melalui Udara jika di Tempat Tertutup

Maya Rosfi'ah

Kemendikbud Minta Guru Tanamkan Soft Skill Kepada Siswa Agar Tidak Tergantikan Teknologi Canggih

Maya Rosfi'ah

Kami Serahkan menuju Presiden Soal Kursi Wakil Menteri PPP

Maya Rosfi'ah

Berikut ketentuan & Tahap Pendaftarannya 420.272 Peserta Sudah Berhasil Melakukan Pendaftaran SBMPTN

Maya Rosfi'ah

Ratusan WNI dari Wuhan China Langsung Pindah Pesawat TNI AU Lalu Terbang menuju Natuna

Maya Rosfi'ah

Singgung Keadilan Sudjiwo Tedjo Sarankan Berhenti Jadi Menteri buat Urus Film Kritik Erick Thohir

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment