Image default
Superskor

Louis Van Gaal Ungkap Biang Kerok Pemecatannya dari Manchester United

Louis Van Gaal secara terbuka mengakui ada satu sosok penting yang dianggapnya sebagai biang kerok dibalik pemecatan dirinya dari Manchester United. Sosok tersebut tidak lain adalah Ed Woodward yang menjabat sebagai wakil ketua eksekutif Manchester United. Van Gaal menyebut Ed Woodward sebagai tokoh utama dibalik keputusan Manchester United memecatnya.

Padahal, Van Gaal saat itu baru saja mempersembahkan trofi Piala FA pada tahun 2016. Pelatih berdarah Belanda tersebut juga menghadapi fakta mengejutkan setelah pemecatannya. Hal ini dikarenakan pihak manajemen Manchester United langsung menunjukan Jose Mourinho sebagai pelatih baru, selang beberapa waktu setelah pemecatan Van Gaal.

Meskipun keduanya pernah bekerjasama semasa di Barcelona. Van Gaal menolak untuk menunjuk orang tersebut sebagai penggantinya di tim Setan Merah. "Saya menyalahkan Ed Woodward, dalam pandangan saya ia adalah seorang jenius yang memiliki watak jahat," ungkap Van Gaal seperti dikutip dari .

Pernyataan Van Gaal terhadap sosok Ed Woodward tersebut tidak salah juga. Mengingat, ia tercatat sudah memecat tiga pelatih hanya dalam kurun waktu enam musim semenjak pensiunnya Sir Alex Ferguson. Tercatat dua musim, Van Gaal menangani tim Manchester United mulai tahun 2014 2016.

Mantan pelatih Barcelona itu mencatatkan rasio kemenangan sebesar 54,2% selama menangani The Red Devil. Torehan 54 kemenangan, 25 hasil imbang, dan 24 kekalahan mewarnai kekalahan Van Gaal di Old Trafford. Satu satunya gelar yang berhasil dipersembahkan oleh Van Gaal selama mengarsiteki tim Setan Merah adalah Piala FA 2016.

Sebelum, akhirnya Van Gaal dipecat oleh Manchester United pada 24 Mei 2016. Robin Van Persie mengungkapkan kekejaman mantan pelatihnya, Louis Van Gaal saat didepak dari Manchester United. Van Persie merupakan salah satu sosok penting di skuat Manchester United meraih gelar ke 20 nya pada 2013 lalu.

Terlebih pada musim terakhir Sir Alex Ferguson melatih Manchester United tersebut Van Persie sanggup menjadi topskor Liga Inggris dengan torehan 28 gol. Namun nyatanya permainannya justru menurun setelah musim pertamanya di Manchester United tersebut. Di musim selanjutnya saat Manchester United mengganti pelatih menjadi David Moyes, dirinya hanya bermain sebanyak 21 kali di Liga akibat cedera kaki dan lutut yang menderanya.

Semusim kemudian, MU kembali mengganti pelatih dengan Louis Van Gaal yang merupakan kompatriot Van Persie karena sama sama dari Belanda. Namun sayangnya justru Van Gaal lah yang membuang Van Persie dengan cara yang dianggap kejam. Van Persie mengatakan Van Gaal dengan mudahnya membuangnya dari skuat.

"Saya memiliki obrolan bersama van Gaal dan dia mengatakan pada saya: 'Ok Robin, kita akan berpisah. Saya pelatih, Anda adalah pemain. Anda harus pergi, waktu Anda sudah habis'," "Saya seperti, baiklah, tapi saya masih memiliki kontrak? dia hanya menjawab 'Saya tidak peduli'," jelas Van Persie ketika diwawancarai The High Performance Podcast dilansir . Baginya, hal itu sangat kejam dan selalu terngiang di kepalanya setelah itu.

"Kejam, hingga akhirnya, saya melihat sesuatu datang tapi tidak sekejam ini." "Dan dengan caranya mengatakan itu juga, seperti banyak hal yang masuk ke dalam pikiranmu ketika kamu mendapatkan pesan seperti itu," jelas Van Persie. Dirinya pun mengakui sebenarnya masih betah di Inggris dan masih mencintai Manchester United.

Terlebih kontraknya saat itu masih menyisakan satu tahun, bahkan keluarganya sudah senang berada di Inggris. "Saya masih memiliki kontrak, keluarga saya sangat senang, dan itu adalah 11 tahun saya di Inggris, kami sangat mencintai tinggal di Inggris, apa lagi?" terang Van Persie. Dia pun juga memikirkan anak anaknya yang sudah merasa betah di Inggris.

"Anak anak saya akan pergi ke sekolah, mereka memiliki teman dan semuanya, jadi ketika itu masuk ke dalam pikiranmu, bagaimana anda bereaksi?" "Saya mengatakan, "mari kita lihati, itu adalah opini anda (Van Gaal) tapi saya memiliki kontrak dan saya senang di Inggris dan Manchester United, jadi mari kita lihat'," "Dan saya berdiri, menjabat tangannya dan meninggalkannya," ungkap mantan kapten Arsenal itu.

Namun nyatanya kekejaman yang dirasakan Van Persie terus berlanjut. Dirinya dikucilkan ketika berlatih dengan pemain lain yang membuat akhirnya dia sadar waktunya sudah habis. "Kekejamannya, kesulitanny dan secara langsung, kemudian banyak hal muncul di benak saya dan kami memulai pra musim."

"Saya tidak diizinkan bermain di 11 lawan 11 dan saya diberi bola dan disuruh melakukan tugas sendiri," ungkap Van Persie. Van Persie mencoba untuk tetap tenang namun nyatanya itu tidak bisa membuatnya berhenti berpikir mengenai keluarga dan kariernya. "Jadi Anda mencoba untuk tetap tenang, tetap tenang tetapi ada banyak hal terjadi. Anda sedang memainkan kartu macho."

"Itu tidak memengaruhi saya, tetapi itu memengaruhi saya. Itu mempengaruhi saya, keluarga saya dan karier saya. ini adalah waktu yang penting," tegasnya. "Tapi saya mencoba untuk tetap tenang, tetapi mungkin pada titik itu baik bagi saya untuk berbicara dengan seseorang di luar lingkaran dalam saya tetapi saya terlalu keras kepala untuk melakukan itu," imbuhnya. Akhirnya Van Persie terpaksa meninggalkan Manchester United pada musim panas 2015 dan ditampung oleh Fenerbahce.

Selama membela MU, Van Persie berhasil mencatatkan 105 penampilan dengan 58 gol serta 21 assist.

Berita Terkait

Juventus Salah Klub yang Terkena Dampak Covid-19 Makanya Gianluigi Buffon Ketakutan

Maya Rosfi'ah

Termasuk Mantan Pemain Liverpool Deretan Pemain Liga Inggris yang Tampil Tak Terduga

Maya Rosfi'ah

Sekarang Tugas Saya Merawat Sepatu ‘Keramat’ 6 Juta Barang Spesial Bepe Terlelang Rp 18 Pemenang

Maya Rosfi'ah

Ini Harapan Pelatih Kiper Persebaya Surabaya Saat Ulang Tahunnya yang Ke-57

Maya Rosfi'ah

Eldar Sembuyikan Keinginannya bila Tak Lagi Bermain Bola Tak Ingin Jadi Pelatih

Maya Rosfi'ah

The Gunners Masih Kesulitan Cetak Gol Hasil Brighton vs Arsenal Babak Pertama

Maya Rosfi'ah

3 Cara Tonton Euro 2020: Tv Lokal hingga Live Streaming

Maya Rosfi'ah

Bernd Leno Pastikan Arsenal Masih Berjuang Demi Slot Liga Champions Klasemen Liga Inggris

Maya Rosfi'ah

Thierry Henry Anggap Raja Assist Liga Inggris Ini Tidak Normal

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment