Image default
Regional

Masih Dipaksa Menikah Setelah Dicabuli Ayah Tiri Nasib Tragis Gadis umur 12 Tahun di Sulsel

Nasib pilu dialami bocah perempuanberusia 12 tahun berinisial NF. Pasalnya, NF bukan mendapatkan kasih sayang orangtua di usianya yang masih belia, tapi justru sebaliknya. Ia menjadi korban kekerasan seksual oleh ayah tirinya selama 2 tahun terakhir.

Peristiwa tersebut terjadi di KabupatenPinrang,Sulawesi Selatan. Ayah tiri yang juga menjadi pelaku pencabulan NF adalahS (39). Tak banyak yang bisa NF lakukan untuk melawan tindakan tak senonoh ayah tirinya tersebut.

Ia hanya bisa pasrah menerima keadaan. Usut punya usut, ibu kandung NF juga sudah mengetahui kejadian tersebut. Namun, ternyata ia juga tak bisa menolongnya.

Sang ibu punya alasan tersendiri tak bisa melaporkan perbuatan suaminya tersebut. Kepada polisi, ia mengaku takut diancam akan diceraikan. Hal itu diungkapkan olehKasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Prawira Negara.

“Ibu kandung korban takut untuk membuka aib itu," ujarnya kepada wartawan, Jumat (10/7/2002). Kisah pilu yang menimpa SF itu terungkap setelah pernikahannya dengan seorang disabilitas berinisial B (44) viral di media sosial. Banyak warga yang menyoroti pernikahan mereka.

Mengingat selisih usianya cukup jauh. Namun demikian, pernikahan justru tetap dipaksa dilakukan oleh pihak keluarga. Mereka melakukannya dengan cara menggunakan adat pada Selasa (30/6/2020).

Polisi yang curiga dengan adanya kejanggalan itu, kemudian melakukan upaya penyelidikan. Hingga akhirnya korban mau buka suara. Prawira mengatakan, ternyata pernikahan itu dilakukan hanya untuk menutupi aksi bejat ayah tirinya.

"Jadi pernikahan itu hanya untuk menutupi aib kelakuan ayah tiri karena telah melakukan kekerasan seksual selama dua tahun terakhir." "Ia kemudian menikahkan sang anak tiri dengan bujang berusia 44 tahun Tuna Netra dari Makassar,” ujar Prawira. “Terakhir dia (pelaku) sempat lagi melakukan itu saat korban belumdinikahkandengan saudara B," pungkas Prawira.

Atas keterangan korban itu, S langsung diamankan polisi. Pelaku dijerat Pasal 81 ayat 3 UU Ri tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 36 B, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Berita Terkait

Sebaran Kasus Corona Meningkat Ada Rekomendasi PERSI FAKTA Khofifah Bakal Ajukan PSBB di Surabaya

Maya Rosfi'ah

Kondisi Terkini Achmad Purnomo setelah Dinyatakan Positif Covid-19

Maya Rosfi'ah

Pak RT Bilang Berkelahi dari Sahur Kronologi Lengkap Anggota TNI & Keponakannya Tewas Dibacok

Maya Rosfi'ah

Kapal Bongkar Muat Misteri Kapal Karam Terekam Google Maps Nggak Karam Kepala UPP Palabuhanratu

Maya Rosfi'ah

Aksi Berulang Kali Pelaku Ancam Membunuh Kasus Ayah Perkosa Anak Kandung Selama Dua Tahun

Maya Rosfi'ah

Begini Tanggapan Psikolog Diduga Direkam Sang Ayah Beredar Video Bocah Aniaya Teman Sebaya

Maya Rosfi'ah

Pemerintah Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur & SDM di Papua

Maya Rosfi'ah

Waspada Potensi Tinggi Gelombang Capai 2 Meter Info BMKG Peringatan Dini Rabu 3 Juni 2020 di Lombok

Maya Rosfi'ah

Ibu Korban Terkejut Putrinya Hamil 9 Bulan Bocah SD Melahirkan Bayi Seusai Tidur di Depan TV

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment