Image default
Internasional

Mendekatlah dengan Indonesia

Ada hal menarik saat acara pertemuan tahunan New Zealand Indonesia Association (Perhimpunan Persahabatan Selandia Baru Indonesia) Kamis (28/2/2019) malam waktu setempat. Saat sejumlah anggota senior 'menyentil' perwakilan pemerintahnya yang hadir. Mereka menanyakan program konkrit apa yg telah direncanakan atau dijalankan sehubungan dengan penguatan hubungan dengan Indonesia. Dialog yang serius tapi santai ini berlangsung dalam suasana persahabatan di Ruang Bali, KBRI Wellington. Hadir memberikan pidato pembukaan Dubes Tantowi Yahya yang mengapresiasi kiprah NZIA selama 55 tahun dalam mempererat hubungan people to people contact .

"Mungkin tidak secara nasional tapi minimal ada sekolah atau kampus yang mengajarkan bahasa Indonesia," ujarnya. Saat ini KBRI Wellington bekerja sama dengan relawan dari komunitas Warung Kopi membuka kursus bahasa Indonesia gratis dan peminatnya selalu bertambah. Ini bukti bahwa minat orang Selandia Baru untuk mengenal Indonesia melalui bahasa cukup tinggi. Bill Russell ketua NZIA dalam pidatonya menyampaikan kerisauannya tentang berkurangnya jatah beasiswa LPDP untuk perguruan tinggi di Selandia Baru yang kini hanya tinggal fakultas hukum di Victoria University Wellington.

Menurutnya, Selandia Baru memiliki banyak keunggulan pendidikan di bidang bidang studi seperti geothermal, peternakan, pertanian, eco tourism dan industri kreatif sehingga penentuan perguruan tinggi tujuan beasiswa hendaknya tidak hanya berdasar pada yang masuk peringkat top 100. Bill berharap pemerintah Indonesia bisa menambah kembali kuota beasiswa LPDP ke Selandia Baru. Pada saat yang sama Bill juga mendesak pemerintahnya untuk lebih aktif berpromosi di Indonesia. NZIA adalah asosiasi persahabatan Selandia Baru Indonesia tertua didirikan tahun 1964. Tahun lalu asosiasi ini menyelenggarakan pameran foto, pengumpulan dana untuk bencana alam Palu dan Banten, serta sebagai puncaknya adalah pameran batik di gedung parlemen Selandia Baru.

Pameran batik selama satu bulan penuh ini dihadiri lebih dari 400 orang yang kebanyakan adalah anggota parlemen dan pegawai pemerintahan. Acara yang bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan KBRI Wellington ini berhasil meningkatkan presensi Indonesia di Selandia Baru.

Berita Terkait

Demi Lovato Hingga Snoop Dogg Kecam Kematian George Floyd Taylor Swift Justin Bieber

Maya Rosfi'ah

Tayang di Bioskop Trans TV Pukul 23.00 WIB Misteri Lukisan Monalisa dalam Film The Da Vinci Code

Maya Rosfi'ah

2.758 Orang Meninggal Akibat Terjangkit Virus Corona

Maya Rosfi'ah

Demi Bangun Kastil Lego Harry Potter, David Beckham Rela Begadang hingga Jam 3 Pagi

Maya Rosfi'ah

Terkaya Kedua di Kabinet Kekayaan Menteri Lingkungan Hidup Jepang 290 Juta Yen

Maya Rosfi'ah

Viral Hari Ini Rumah 100 Tahun Diubah Jadi Istana Hello Kitty, Perubahannya Drastis!

Maya Rosfi'ah

Trump Tarik Tentara Nasional dari Lokasi Demo George Floyd Balas Sindir Wali Kota Washington DC

Maya Rosfi'ah

Meghan Markle Larang Pangeran Harry Kembali menuju Inggris Jenguk Sang Ayah yang Positif Covid-19

Maya Rosfi'ah

Istri Bagikan Momen Terakhir Pamit Futsal Ternyata Tak Pernah Kembali Viral Tragedi Pengantin Baru

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment