Image default
Metropolitan

Pemprov Jakarta Dianggap Lalai Warga Korban Banjir Jakarta Tegas Gugat Anies Ini 4 Alasannya

Banjir di Jakarta pada 1 Januari 2020, masih menimbulkan 'luka' bagi beberapa warganya. Bahkan sejumlah warga yang menjadi korban banjir menggugat pemprov DKI Jakarta pada 13 Januari 2020. Anggota Tim Advokat para warga korban banjir Jakarta 2020, Azas Tigor Nainggolan memberi informasi terbaru soal perkembangan gugatannya.

Pada Sabtu (1/2/2020), ia mengatakan bertemu dengan warga korban banjir Jakarta 1 Januari 2020. Pertemuan itu diadakan sebagai persiapan untuk sidang pertama atas gugatannya. Dalam pertemuan itu, pria yang akrab disapa Tigor itu mengatakan beberapa hal.

Yakni tentang korban banjir yang tidak diurus baik oleh pemerintah setempat. "Pengalaman pertemuan itu memberi pengalaman dan kesadaran bahwa korban banjir selama ini mengalami pembiaran." "Tidak diurus secara baik oleh pemprov Jakarta untuk bergerak maju," tulisnya.

Bahkan para korban banjir disebutnya sebagai pejuang. "Para korban tidak lagi hanya sebagai korban tetapi sudah menjadi pejuang." "Atas pengalaman mereka sebagai korban itulah yang menggerakan mereka menjadi pejuang," kata Tigor.

Menurut Tigor, mereka berjuang agar ada perubahan perilaku dari pemprov Jakarta. "Mereka berjuang supaya tidak ada lagi korban." "Serta tidak ada lagi pembiaran atas hak hak warga negara oleh pemerintahnya," ungkapnya.

Tigor yang juga menjabat Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) itu meminta doa untuk mendukung perjuangan warga korban banjir. "Mohon doa dan dukungan para sahabat agar perjuangan warga korban banjir ini membuahkan hasil yang baik." "Serta bermanfaat kepada warga dan kota Jakarta serta seluruh bangsa Indonesia," jelasnya.

Selain itu, Tigor juga menyatakan empat alasan mengapa tetap menggugat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Berikut empat alasan tersebut: 1. Gugatan yang kami lakukan sebagai salah satu memperjuangkan hak warga negara yang lalai dilindungi oleh pemprov Jakarta dan Gubernur DKI Jakarta.

2. Gugatan yang kami lakukan bukan hanya untuk kepentingan kami saja, tetapi juga untuk warga Jakarta yang menjadi korban banjir lainnya. 3. Gugatan yang kami lakukan ini untuk mendorong agar pemprov Jakarta dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bekerja untuk melayani warga Jakarta. 4. Gugatan yang kami lakukan juga untuk mendorong pemerintah lainnya bekerja secara baik untuk warganya.

Lanjut Tigor, atas empat alasan itu membuat para warga penggugat tetap bertahan hingga melanjutkan gugatan. Sebelumnya, 243 warga Jakarta mengajukan gugatan melawan hukum yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Gugatan itu diajukan pada 13 Januari 2020 silam ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Dilansir , gugatan itu didaftarkan dengan nomor 27/Pdt.GS/Class Action/2020/PN.Jkt.Pst. Gugatan diajukan lantaran Anies dinilai lalai menjalankan tugasnya. Sebab, tidak ada informasi peringatan dini terkait banjir dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada masyarakat, khususnya daerah bantaran kali Ciliwung.

Selain itu, gugatan juga diajukan lantaran Pemprov DKI dinilai tidak merespons cepat korban yang terdampak akibat banjir itu. Melalui gugatan itu, warga menuntut Anies membayar uang kompensasi kerugian korban banjir sebesar Rp 42 miliar. Seperti diketahui sidang pertama gugatan Class Action (Perwakilan Kelompok) banjir Jakarta 2020 akan dilakukan pada hari Senin, 3 Februari 2020.

Sidang akan dimulai pukul 10.00 WIB di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Berita Terkait

Wawan Hari Purwanto: Semua Jenjang Harus Mendapatkan Literasi Tentang Bahaya Paham Radikal

Maya Rosfi'ah

Cerita Suami yang Bacok Istri di Tangsel karena Tak Tahan Dengar Pasangannya Selingkuh

Maya Rosfi'ah

Low Explosive Pemilik Mobil yang Jadi Target Mempunyai Perusahaan Swasta UPDATE Ledakan di Menteng

Maya Rosfi'ah

Diduga Dibawa Kabur Duda 41 Tahun Gadis 14 Tahun di Cengkareng Menghilang Saat Beli Makan

Maya Rosfi'ah

Zuhri Malah Kena Bacok Berniat Selamatkan Seseorang saat Tawuran Terjadi

Maya Rosfi'ah

Ada Pengalihan Arus Lalulintas di Kawasan Senayan

Maya Rosfi'ah

Sejumlah Titik Masih Tergenang Namun Bisa Dilintasi Kendaraan Update Kawasan Jakarta

Maya Rosfi'ah

Ronaldo & Sepasang Suami Istri Diringkus Polisi Jadi Pengedar Sabu Cair di Bola Karet Mainan Anak

Maya Rosfi'ah

DPMPTSP Layani Masyarakat di Pameran Pembangunan Dalam Rangka HUT ke-11 Kota Tangsel

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment