Image default
Nasional

Pengamat Duga karena AHY Tak Dapat Posisi di Kabinet Cuitan Andi Arief Tentang Megawati

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio, mengomentari cuitan Andi Arief tentang Megawati Soekarnoputri yang mendendam kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut dia, hal itu diduga lantaran Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak mendapat jatah kursi menteri di Kabinet Indonesia Maju. Hendri pun mengajak Andi Arief untuk berpikir jernih bahwa belum tentu Megawati yang menentukan siapa saja yang berada di Kabinet Indonesia Maju.

Menurutnya, hal itu harus ditanyakan kepada Joko Widodo (Jokowi) secara langsung. Pasalnya Jokowi lah Presiden terpilih dan yang mengumumkan menteri menteri Kabinet Indonesia Maju. "Kalau itu sih, marilah kita berpikir jernih ya, kan yang jadi Presiden kan pak Jokowi, kemudian bu Mega ini kena getah negatif. Padahal kita sama sama belum tahu waktu itu yang menentukan itu siapa kabinetnya," kata dia. "Tanya aja ke pak Jokowi, sebetulnya yang menentukan itu bu Mega apa pak Jokowi? Saya yakin pak Jokowi akan jawab 'saya yang menentukan, bukan bu Mega'," tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Arief menduga bahwa Megawati Soekarnoputri tidak hanya menaruh dendam kepada SBY, melainkan juga kepada anaknya yakni Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY). Hal itu diungkapkan Andi Arief dalam akun [email protected]_. "Awalnya saya menduga bahwa dendam Ibu Megawati hanya pada Pak @SBYudhoyono, ternyata turun juga ke anaknya @AgusYudhoyono. Tadinya saya melihat Pak Jokowi mampu meredakan ketegangan dan dendam ini, rupanya belum mampu," kata Andi. Menurutnya dendam tersebut merupakan bagian dari sejarah. Ia menduga dendam Megawati tersebut akan turun tidak hanya kepada anak melainkan cucu SBY.

"Tentu saja @AgusYudhoyono tidak pernah merencanakan hidupnya sebagai anak @SBYudhoyono, itu takdir sejarah. Karena itu dendam Ibu Megawati hingga ke anak cucu SBY adalah dendam pada takdir," katanya.

Berita Terkait

Login di www.pln.co.id & via WhatsApp Simak 2 Cara Mudah Klaim Token Listrik Gratis PLN

Maya Rosfi'ah

Bedakan Persahabatan & Pencurian Beda Pendapat dengan Prabowo Soal Klaim Natuna Susi Pudjiastuti

Maya Rosfi'ah

Terbang menuju Jakarta buat Seleksi CPNS di BKN Ditya Timur Aska

Maya Rosfi'ah

Hanya Orang Tumpul Rasa Kemanusiaan Tidak Terima Pembebasan Napi Yasonna

Maya Rosfi'ah

Polisi Sita Ponsel Hingga Kacamata Perempuan Perekam Video Ancaman Penggal Jokowi

Maya Rosfi'ah

Buka Kesempatan Orang Saling Kontak Transportasi Umum Beroperasi Ahli Epidemologi Sebut Berisiko

Maya Rosfi'ah

Prabowo: Untuk Apa Sih Jabatan? Ganti Kepemimpinan Itu Hal Biasa

Maya Rosfi'ah

Bupati Bengkalis Diperiksa Penyidik KPK Soal Korupsi Jalan

Maya Rosfi'ah

Penerimaan ASN Dibuka Oktober 2019, Kepala BKN Jelaskan Kendala Pelamar CPNS

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment