Image default
Travel

Penumpang dengan Alergi Kacang Mengaku Harus Duduk di Dalam Toilet Selama Penerbangan

Seorang wanita yang alergi kacang terpaksa duduk di toilet pesawat ketika awak kabin mengabaikan permintaannya untuk tidak menyajikan kacang. Ialah Laura Merry, wanita 25 tahun yang berprofesi sebagai guru dari East Sussex, Inggris. Merry pada saat itu sedang dalam penerbangan dengan maskapai Qantas Airways dalam perjalanan ke Australia untuk mengunjungi saudara perempuannya ketika insiden itu terjadi.

Menurut laporan The Sun via AsiaOne (8/3/2019), awak kabin memberi tahu Merry bahwa mereka akan menyediakan kacang almond untuk penumpang. "Qantas Australia sudah tahu aku alergi kacang berbulan bulan sebelum pemesanan. Namun, ketika saya naik pesawat pada 3 Maret, sikap manajer kabin terhadap alergi saya sangat buruk," katanya. "Dia bilang dia tidak punya catatan tentang alergi saya dan sudah terlambat untuk mengajukan permintaan."

Manajer kabin juga tidak mengumumkan kepada penumpang tentang alergi kacang Merry yang parah. Sebagai gantinya, mereka memberinya masker untuk dipakai selama penerbangan. Dia juga diberitahu oleh manajer bandara dan manajer kabin untuk tidak naik ke penerbangan Melbourne.

Namun, opsi ini tidak bisa dipilih Merry. "Selama sisa penerbangan dengan Qantas, mereka memberiku masker untuk dipakai sebagai solusi, bukannya tidak menyajikan makanan ringan kacang atau hanya memasok makanan ringan tanpa kacang di dalamnya," katanya. "Masker saja tidak akan mencegah reaksi alergiku. Aku memutuskan duduk di toilet untuk menghindari menyaksikan orang di sekitarku makan makanan ringan ini."

Merry mendokumentasikan insiden itu di Twitter nya pada 3 Maret lalu. Foto fotonya menunjukkan dia mengenakan masker selama penerbangan serta bukti bahwa maskapai itu mengkonfirmasi mereka tidak akan menyajikan kacang. Sampai berita ini diturunkan, tweet Merry telah dihapus dan akun Twitter nya dinonaktifkan.

Dikutip dari laman AsiaOne (12/3/2019), Qantas tidak memberi jaminan ada ruang bebas alergi bagi penumpang. Hal ini sesuai dengan yang tertulis di situs web mereka. Sebagai gantinya, mereka merekomendasikan penumpang untuk membawa obat alergi selama berada di kabin pesawat.

Sementara itu, juru bicara maskapai sejak itu menyatakan akan menghubungi Merry untuk penerbangan berikutnya. Dia masih memiliki dua penerbangan lagi dengan maskapai yang sama dalam beberapa bulan mendatang. Maskapai ini juga mengatakan bahwa mereka menyadari tantangan yang dihadapi penderita alergi.

"Qantas akan mengambil langkah langkah untuk mengurangi risiko bagi pelanggannya yang memiliki alergi." "Tapi karena ada berbagai macam alergi, tidak mungkin untuk memenuhi kebutuhan semua orang, " ungkap pihak maskapai.

Berita Terkait

Tak Perlu Mendaki! Ini 5 Tempat Terbaik Menikmati Keindahan Gunung Merapi dari Jauh

Maya Rosfi'ah

Lokasinya Dekat Wisata Grojogan Sewu Inilah Kamar yang Pernah Diinapi Bung Karno di Tawangmangu

Maya Rosfi'ah

Kesempatan Menginap Gratis Sekali Seumur Hidup di Gerbong Kereta Mewah

Maya Rosfi'ah

Bulan September, Dua Jalur Pendakian Gunung Sindoro Ditutup Sementara

Maya Rosfi'ah

5 Tempat Terbaik untuk Saksikan Sunset di Maluku, Coba Kunjungi Tanjung Nusaniwe

Maya Rosfi'ah

Ada yang Penduduknya Alami Serangan Tidur Misterius 7 Desa Unik di Dunia

Maya Rosfi'ah

5 Kuliner Lezat yang Wajib Dicicipi Saat Liburan ke Tunisia

Maya Rosfi'ah

Tagar #CoretBaliDanToba yang Sempat Trending Topic di Twitter Tuai Kecaman Netizen

Maya Rosfi'ah

Mbah Lindu yang Sempat Jadi Penjual Gudeg Tertua di Indonesia Meninggal Dunia

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment