Image default
Superskor

Pesan Khusus Kurniawan Dwi Yulianto Kepada Pemain Garuda Select yang Lanjutkan Karier di Eropa

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia U 22, Kurniawan Dwi Yulianto memberikan pesan khusus kepada para pemain Garuda Select yang akan melanjutkan karier di Eropa. Seperti diketahui saat ini masih ada 3 pemain Garuda Select jilid II yang berada di Inggris guna membahas kelanjutan kariernya. Ketiga pemain itu yakni Amiruddin Bagus Kahfi, Brylian Aldama dan David Maulana yang masih berada di Brimingham, Inggris.

Terkhusus untuk Bagus Kahfi dirinya juga sedang menjalani masa pemulihan cedera dengan dipantau langsung oleh dokter profesional. Melihat generasi muda yang akan mengepakan sayap di Eropa, Kurniawan meminta mereka untuk tetap total dalam mengembangkan kemampuan. Mengembangkan kemampuan yang dimaksud yakni terutama teknik teknik dasar seperti berlari hingga jenis latihan turut disoroti Kurniawan.

“Pemain muda harus memperhatikan koordinasi teknik lari yang lebih benar. Karena dalam latihan basic level yang merupakan latihan komprehensif, bkan sekedar larinya, tapi juga sentuhan bola,” kata Kurniawan yang kini menjabat pelatih Sabah FA dikutip dari . Pelatih yang juga sukses menyumbangkan medali perak di SEA Games 2019 itu menambahkan, selama di Inggris mereka harus memanfaatkannya untuk menimba ilmu sebaik mungkin.

Hal itu dilakukan siapa tahu merupakan awal pintu rejeki untuk bermain di Eropa hingga mengharumkan nama Indonesia. "Di sana para pemain muda Indonesia dapat dipantau oleh talent scouting dan direkrut oleh klub klub di Inggris atau di negara lain Eropa jika mereka terus menempa diri dengan baik. Dalam sepak bola, tidak ada yang tidak mungkin. "Bisa saja di sana mungkin mereka akan diamati oleh talent scouting. Bisa jadi itu menjadi rezeki mereka selama berlatih di sana,” ucapnya.

Selain itu, Kurniawan juga mengingatkan agar pemain tidak perlu merasa cemas karena tidak dapat pulang ke Tanah Air akibat pandemi corona. “Jangan mikirin bosan atau homesick, tapi mereka perlu mikirin masa depan mereka. Ini kesempatan emas bagi para pemain muda di sana,” harapnya. Diberitakan sebelumnya, mimpi Brylian Aldama untuk berkarier di Eropa harus tertunda terlebih dahulu setelah merebaknya virus corona atau Covid 19.

Gelandang andalan Garuda Select tersebut masih belum kejelasan mengenai tim yang akan diperkuatnya. Harapan bermain di Eropa tersemat setelah pemain kelahiran 23 Februari 2002 itu bekerja sama dengan agensi pemain sepak bola profesional. Agensi pemain Forza Sports Group mengontrak Brylian setelah permainan ciamiknya terus ditunjukan bersama Garuda Select asuhan dari Dennise Wise selama 2 tahun terakhir.

Namun karena pandemi corona yang semakin meluas di daratan Inggris membuat mimpi gelandang berpostur 1,71 meter itu harus terganjal. Kini Brylian sedang menunggu informasi lebih lanjut mengenai perkembangan terbaru nasibnya dari agensi Forza Sport Group. "Progres saya belum tahu, gara gara ada Corona ini. Nggak tahu kedepan bagaimana, kan sepak bola juga berhenti semua.

Pemain jebolan Timnas Indonesia U 16 itu berharap ingin melanjutkan karier di kompetisi Liga Italia dan Liga Inggris. Namun, peraturan ketat di kompetisi sepak bola Inggris sedikit menghambat karier Brylian Aldama. "Kalau inginnya ya Liga Italia. Liga Inggris tuh ingin, apalagi main di Chelsea, cuma kan tidak bisa sekarang, Inggris kan ada peraturan, ranking FIFA kayak gitu gitu," tutupnya.

Sementara itu selama di Inggris, Brylian bersama Bagus dan David harus menjalani puasaselam 17 jam dan berbeda saat berada di Indonesia yakni rata rata hanya 13 jam. Hal ini dikarenakan Benua Eropa memiliki intensitas siang hari yang lebih panjang dari Indonesia atau daerah khatulistiwa lainnya.

Berita Terkait

Pasukan Antonio Conte Kokohkan Posisi 3 Besar Hasil Akhir Inter Milan vs Sampdoria

Maya Rosfi'ah

Persib Bandung Tak Pernah Kalah di Liga 1 2019 Saat Mainkan Pemain Ini

Maya Rosfi'ah

Thierry Henry Anggap Raja Assist Liga Inggris Ini Tidak Normal

Maya Rosfi'ah

Pukul 00.30 WIB LIVE Streaming TV Online RCTI Newcastle vs Manchester City di Piala FA

Maya Rosfi'ah

Jadi 4 Pemain di Bawah Mistar Krisis Kiper Persebaya Bakal Rekrut Penjaga Gawang Baru

Maya Rosfi'ah

Sekarang Tugas Saya Merawat Sepatu ‘Keramat’ 6 Juta Barang Spesial Bepe Terlelang Rp 18 Pemenang

Maya Rosfi'ah

Ini Spesialnya Fisioterapi di Sebuah Klub Sepakbola

Maya Rosfi'ah

Panggung si Bocah Hibrida Ballack-Ozil Lanjutkan Tren Positif Leverkusen vs Monchengladbach

Maya Rosfi'ah

De Rossi Kenang Momen Hengkang dari AS Roma hingga Impiannya Jadi Pelatih Giallorossi

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment