Image default
Otomotif

Potret Model Pameran Otomotif yang Tetap Cantik Meski Gunakan Face Shield

Virus corona memang mengganggu berbagai perhelatan pameran otomotif yang akan digelar. Beberapa agenda gagal untuk digelar. Sebut saja, Geneva Auto Show, Detroit, EICMA (Milan), GIIAS (diundur), bahkan perhelatan sekelas Olimpiade Tokyo 2020 juga batal terselenggara karena virus novel corona ini.

BIMS juga sebetulnya sempat batal, karena jadwal semula adalah di awal tahun, tapi dengan pertimbangan dalam dua bulan terakhir sudah tidak ada lagi pasien baru yang terjangkit sang virus, pameran berkelas internasional ini resmi terlaksana. Model pameran BIMS 2020 sedang berpose (www.thansettakij.com) Selain menerapkan protokol kesehatan selama pameran berlangsung, tapi ada yang menarik pada jajaran model yang biasa mempermanis penampilan mobil mobil yang dipamerkan.

Tren face mask atau face shield (pelindung wajah) ternyata menjangkit, demi tetap menjaga visual kecantikan paras masing masing model yang ikutan menjeng. Kalau dibahas tentu saja kontradiktif, ada yang bilang aman ada juga yang tidak sependapat. Apalagi pengakuan terakhir WHO yang menyebutkan virus ini bisa terbang terbang di udara bebas dalam partikel kecil, sehingga bisa terhirup sehingga menular ke orang lain, terutama di ruangan tertutup.

Kalau di Bogor, naik kereta commuter line saja wajib pakai baju lengan panjang, buat model model ini bukan masalah. Kenyataannya, rok mini, belahan v neck rendah, dan full make up jadi sajian yang lazim disuguhkan mereka. Pelindung wajah transparan juga tidak menghalangi paras cantik para model tampak binar.

Ekspersi wajah serta mimik andalan tetap dikeluarkan demi mendapatkan momen abadi dalam wujud foto. Pada BIMS ke 41 ini, total ada 25 merek mobil dan 22 perusahaan otomotif yang ikut ambil bagian jadi perserta pameran. Selain para model yang menyita banyak perhatian, dalam pameran ini juga mempraktekan standar baru.

Mulai dari tersedianya hand sanitizer hampir di setiap sisi mobil yang dipamerkan. Sampai arus pengunjung stan juga diatur, disiapkan pintu masuk dan keluar, termasuk jumlah yang diperbolehkan ada di dalam area pamer. Bicara pameran, GIIAS 2020 kabarnya masih menjadwalkan akan terselenggara akhir Oktober 2020, mundur dari jadwal semula Juli Agustus ini. Menariknya, kalau BIMS 2020 berani terselenggara karena sudah dua bulan tidak ada pasien Covid 19 baru. Sementara di Indonesia, sampai saat ini rata rata masih di atas 1.000 pasien baru terjangkit per hari.

Selain itu, dari hasil pembicaraan dengan salah satu eksekutif merek peserta pameran GIIAS 2020, menyatakan kalau sampai saat ini, pihak penyelenggara masih belum mengantongi izin dari pemerintah untuk pameran ini.

Berita Terkait

Main Tambah Oli di Mesin Mobil Bisa Bikin Masalah di Kemudian Hari

Maya Rosfi'ah

Dominations Audio Kenalkan Dua Pilihan Baru Digital Sound Processor untuk Mobil

Maya Rosfi'ah

Main Dealer Klaim 8 dari 10 Warga Jawa Barat Pakai Motor Honda

Maya Rosfi'ah

Bupati Karanganyar Langsung Geber Jeep Rubicon menuju DPRD Tiba dari Dealer

Maya Rosfi'ah

Magnet Ariel & NOAH Bikin Ribuan Pecinta Motor Custom Tumpah Ruah di Makodam V Brawijaya

Maya Rosfi'ah

Teknologi Body Paint Kilat Auto2000 Balikpapan Diakui di Kawasan Asia Pasifik

Maya Rosfi'ah

Tak Fokus Jualan di Arena GIIAS, Toyota Ingin Pamer Teknologi

Maya Rosfi'ah

Deretan Mobil Bekas Yang Paling Dicari Jelang Lebaran, Awas Modus Pedagang Tipu Tipu

Maya Rosfi'ah

Mulai dari Rp 90 Jutaan Daftar Harga Mobil Bekas Toyota Rush

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment