Image default
Sains

Pria Tak Lulus SD Ini Bisa Bikin Pesawat Terbang & Bisa Mengudara Hebat! Dari Bahan Rongsokan

Berbekal belajar dari video video tentang aeronautika di YouTube, Haerul, seorang pria asal Pinrang, Sulawesi Selatan berhasil merakit pesawat terbang. Uniknya, selain berbahan bakar bensin, pesawat ini dibuat dari barang barang rongsokan yang didapatkan Haerul di daerahnya. Haerul (33), seorang warga Kelurahan Pallameang, Kecamatan Matiro Sompe, Kabupaten Pinrang, kembali melakukan percobaan penerbangan pesawat buatannya.

Proses uji coba digelar di Pantai Ujung Tape, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Rabu (15/1/2020). Dalam uji coba yang kelima kalinya itu, Haerul akhirnya berhasil menerbangkan pesawatnya. Sang burung besi pun berhasil mengudara pada ketinggian sekitar 20 meter.

Sorakan tepuk tangan dan teriakan kegembiraanmu terdengar sesaat setelah pesawat tersebut berhasil berkeliling di atas permukaan laut Ujung Tape. Sebanyak dua kali pesawat tersebut berputar mengelilingi area pantai, hingga akhirnya mendarat mulus di tepi. Menanggapi hal ini, Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid pun turut memberikan komentar.

Menurutnya, usaha yang dilakukan oleh Haerul patut dibanggakan dan diberi apresiasi. "Tentu kami patut berbangga, karena ada putra daerah yang mampu melakulan hal yang luar biasa itu (menerbangkan pesawat)," ucapnya. Hanya saja, tetap dibutuhkan pengujian dari pihak yang ahli di bidangnya untuk mendeteksi kelayakan pesawat tersebut.

Baik dari segi kemampuan terbangnya, ketahanannya, mesinya, dan sebagainya. "Kalau untuk kebutuhan profesionalitas jangka panjang, uji kelayakan dari orang yang ahli tentu dibutuhkan," papar Irwan. Namun, tegasnya, apresiasi dari pemerintah Kabupaten Pinrang tetap ada untuk Haerul.

"Apa yang dilakukan Haerul bukanlah hal mudah. Butuh kemampuan khusus untuk itu. Oleh karenanya, kami sangat memberi apresiasi," pungkas Irwan yang juga mantan Ketua DPRD Pinrang ini Menariknya, pesawat rakitan ini menggunakan mesin motor Kawasaki 2T. Itu berarti bahan bakar yang dibutuhkan hanya berupa bensin. "Bahan bakarnya bensin," kata Haerul.

Untuk pembuatan badan pesawat secara keseluruhan, ucapnya, dibutuhkan sejumlah barang rongsokan. Seperti besi, aluminium, parasut, hingga kayu. "Baling balingya dari kayu, badannya dari besi dan aluminium, dan sayapnya terbuat dari pembungkus parasut mobil. Jadi kebanyakan bahannya dari barang rongsokan," jelas Haerul Pria yang tak tamat SD ini membeberkan, proses pembuatan pesawat miliknya itu memakan biaya hingga Rp 25 juta.

"Itu terhitung saat kami memulai pembuatan sejak Oktober 2019," pungkas Haerul. Haerul (33), sang pembuat pesawat asal Kelurahan Pallameang ,Kecamatan Matiro Sompe, Kabupaten Pinrang, ternyata tak tamat Sekolah Dasar (SD). Sebelumnya, pria kelahiran 1986 ini mengaku tamatan SD. Belakangan ia pun membeberkan riwayat pendidikannya yang sebenarnya.

Sebenarnya saya tidak tamat SD. Hanya sampai kelas 5, lalu berhenti," kata Haerul, Rabu (15/1/2020). Meski demikian, hal itu tak menyurutkan semangatnya untuk terus menyukseskan pembuatan pesawatnya. Baginya, pengetahuan bisa didapatkan melalui beragam media.

"Termasuk pengetahuan soal pembuatan pesawat ini. Saya hanya belajar otodidak lewat youtube," ucap Haerul. Setelah melalui proses kurang lebih tiga bulan, pesawat buatannya itu pun berhasil diterbangkan dengan ketinggian sekitar 300 mdpl. "Diuji coba tadi hampir kami tak menemukan kendala. Saya pribadi sangat bahagia atas capaian ini. Terimakasih atas segala dukungannya," ucap Haerul.

Berita Terkait

Mampukah Indonesia Deteksi Penyebaran Virus Corona

Maya Rosfi'ah

Berlangsung Hingga Oktober, Fenomena Hari Tanpa Bayangan Akan Terjadi Di Kota Kota Ini

Maya Rosfi'ah

Menyebabkan Diabetes hingga Lupus Mengenali Penyakit Autoimun yang Diderita Ashanty

Maya Rosfi'ah

Berpotensi Berbahaya NASA Sebut Asteroid Selebar 390 Meter Akan Melintasi Bumi Besok Kamis

Maya Rosfi'ah

Ada Kucing yang Punya Bibir hingga Berwujud seperti Tupai 20 Foto Kucing dengan Tanda Lahir Unik

Maya Rosfi'ah

Jadi Istri Tunggal, Jennifer Dunn Kini Pede Pamer Kemesraan Bareng Faisal Harris: Luar Biasa !

Maya Rosfi'ah

Sesaat Apa yang wajib Dilakukan Sebelum & Sesudah Gempa Bumi

Maya Rosfi'ah

Harus Pakai Kacamata Khusus Penjelasan BMKG Terkait Gerhana Matahari Cincin pada 26 Desember 2019

Maya Rosfi'ah

Penggunaan Teknologi UHT Mampu Menjaga Nutrisi & Rasa Alami Santan Kelapa

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment