Image default
Seleb

Punya Banyak Bisnis Crazy Rich Surabaya yang Bagi Kardus Isi Uang Menilik Sumber Uang Tom Liwafa

Inilah deretansumber uang Tom Liwafa, pengusaha muda yang dijuluki Crazy Rich Surabaya. Tom Liwafa belakangan ini menjadi perbincangan hangat. Aksinya bagi bagi kardus isi uang untuk warga yang berdampak Covid 19 viral di media sosial.

Apa yang dilakukan Tom Liwafa ini seolah menyindir aksi YouTuber Ferdian Paleka. Seperti yang diketahui, Ferdian Paleka beberapa waktu lalu membuat konten prank bagi bagi kardus isi sampah ke transpuan dan anak anak. Ferdian Paleka bahkan sampai dilaporkan ke pihak yang berwajib atas pranknya.

Tak hanya itu, ia juga mendapat kecaman dari warganet. Bahkan YouTuber lain serta para selebritis turut mengecam aksi Ferdian Paleka. Di saat Ferdian Paleka masih buron, muncul sosok Tom Liwafa yang melakukan aksi tandingan.

Ia membagi bagikan kardus isi uang kepada orang orang di jalanan. Tak hanya uang, ia juga memberikan mie serta beras. Dalam video yang diunggah di akun Instagram nya, @tomliwafa, Tom terlihat memasukkan lembaran uang Rp 100.000 ke beberapa kardus.

Selain uang, juga terdapat mi instan dan beras 5 kilogram. Tom bersama temannya kemudian menaiki Porsche dan berkeliling memberikan kardus berisi uang, mi, dan beras ke sejumlah warga yang ditemui di jalan. Tom mengatakan, video donasi uang dalam kardus mi itu dibuat untuk menanggapi konten video YouTuberFerdianPalekayang viral belakangan ini.

Diketahui, Ferdian melakukan prank dengan memberikan kardus berisi sampah kepada beberapa transpuan di jalan. Memulai semua dari nol Sebelum menjadipengusahasukses seperti sekarang,sosokTomLiwafadi usia 18 tahun lebih banyak dikenal sebagai vokalis band rock metal. Penampilannya pun layaknya seorang rockstar, yang kerap memakai outfit serba hitam dengan rambut gondrong terturai.

Bila melihat penampilan Tom di masa lalu, sulit dibayangkan ia bisa sukses menjadipengusahadi usia muda. Meski penampilannya di masa lalu lebih terlihat sebagai rocker, Tom mengaku tak punya niatan menjadi musisi. Sejak kecil, ia hanya memiliki angan angan untuk bisa menjadi pengusaha sukses di masa depan. Tujuannya hanya satu, membalikkan kehidupannya menjadi lebih baik.

"Kalau dari kecil bisa dibilang pengin jadipengusaha, cuma kan tidak menyangka akan secepat ini," kata Tom saat dihubungi Kompas.com, Rabu (6/5/2020). Tom mulai merintis usaha pada tahun 2008. Saat itu ia masih berstatus sebagai mahasiswa S1 jurusan Desain Produk di Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS). Pertama kali memulai usaha, Tom menjual stiker hingga clothing line band rock metal. Stiker dan kaus yang ia jual ditawarkan ke sejumlah distributor outlet (distro) dan teman temannya.

Setiap hari selepas kuliah, ia keliling menggunakan sepeda motor menjajakan stiker dan kaus band metal itu. Hasil yang didapat ia gunakan untuk membayar biaya kuliah dan kehidupan sehari hari. "Intinya kalau saya sih dulu memang dari nol banget, dari mulai nge band, jualan sticker, kaus. Dari situ awalnya, nah, terus akhirnya mencoba untuk berdagang," ujar Tom. Pelan tapi pasti, Tom terus belajar dan bekerja keras untuk bisa berhasil di dunia usaha atau bisnis.

Dari menjual stiker dan kaus band, usaha Tom berkembang dengan menjual sepatu dan tas wanita. Selama kurang lebih 10 tahun, Tom berhasil mengubah hidupnya dari seorang vokalis band rock menjadipengusahamuda sukses. Tom memiliki 12 lini usaha bisnis di berbagai bidang, di antaranya di bidang fashion, food and beverage, dan entertainment. Salah satu bisnis yang banyak dikenal adalah bisnis grosir tas dan sepatu, yakni Handmadeshoesby dan Delvationstore di Surabaya, Jawa Timur, yang dia rintis bersama istrinya, Delta Hesti Chandra Pratiwi.

Terdapat lebih dari 1.500 karyawan yang bergabung di berbagai sektor usaha milik Tom Liwafa ini. "Hampir di semua bisnis, saya dan istri itu bergerak dalam satu bidang. Bisnis dikelola bersama," kata Tom. Berpikir "out of the box" Kunci sukses bagiTomLiwafaadalah keyakinan dan kerja keras. Selain itu, sejak kecil dia selalu dididik orangtua agar menjadi anak yamg tekun, jujur, dan disiplin. Sejak belia, orangtuaTomLiwafajuga mendukung dia untuk menjadipengusaha.

"Apalagi orangtua saya kan serabutan dulu. Nasihat yang sering dibilang orangtua, yang penting tetap bermanfaat bagi orang banyak, gitu saja sih," kata dia. Ayah dari Averyn Del Liwafa dan Fella Del Liwafa ini mengaku sering disebut orangtuanya nyeleneh, karena seingkali menyampaikan gagasan yang tak masuk akal. Menurut Tom, ia hanya berusaha melakukam sesuatu yang terkadang tidak terpikir oleh oramg lain.

Namun, gagasan dari berpikir di luar kotak itu bisa mengantarnya meraih kesuksesan yang diinginkan. "Jadi, ya kalau misalkan saya melakukan sesuatu itu juga sering out of the box, jadi memang benar benar hal yang kadang kadang orang enggak kepikiran, tapi saya justru melakukannya," kata dia. Ia mencontohkan, jika pada umumnya pembuatan stiker menggunakam printing, Tim Lieafa memilih untuk menggunakan sablon.

Cara lain yang oleh orang lain dianggap gila adalah membagikan 2.000 porsi makanan di restaurant miliknya kepada tenaga medis. "Nah, itu kalau dipikir bangkrut ya bangkrut, Mas. Karena toko sepi kok malah dibagi bagikan. Tapi ya Alhamdulillah, semakin berbagi semakin lancar," kata Tom yang menikah di usia 25 tahun. Berempati, tak banyak mengeluh Tom yang kini tengah menyelesaikan S2 jurusan marketing management di Universitas Ciputra mengatakan, kesuksesan memang butuh usaha dan kerja keras.

Namun, di balik itu semua, seseorang harus memiliki jiwa empati yang tinggi sekaligus tak banyak mengeluh dengan kondisi yang dihadapi. Ia pun berpesan kedapada semua orang agar tak selalu mengeluh dan saling menyalahkan, terutama di tengah pandemi Covid 19 saat ini. Kepada parapengusaha, ia juga berpesan agar tidak lagi berpikir tentang pendapatan, melainkan turut membantu warga yang tak berkecukupan, terutama mereka yang terdampak langsung Covid 19.

"Buat teman teman semua, di era pandemi seperti ini sudah bukan waktunya untuk mengeluh dan bukan waktunya lagi untuk saling menyalahkan," kata dia. "Dengan kita sehat sehat saja itu sudah anugerah sebenarnya. Jadi sekarang ini tidak bisa lagi kita berpangku tangan melihat ini semua. Kita semua harus bergotong royong agar era (wabah) ini juga lekas selesai," tutur dia.

Berita Terkait

Engku Emran Ganti Foto Bella di Instagramnya Tak Lagi Pakai Foto Laudya Cynthia Bella & Aleesya

Maya Rosfi'ah

Ini Bakal Merembet menuju Lain Lucinta Luna Ditangkap Fattah Gak hendak Sakit Sendiri Gebby Vesta

Maya Rosfi'ah

Live Streaming Indosiar PS Tira Persikabo Vs Persebaya Penentuan Juara Grup A Piala Presiden 2019

Maya Rosfi'ah

Citra Kirana Bisnis Properti & Jual Koleksi Tas Brandednya Tak Hanya Main Sinetron

Maya Rosfi'ah

Ternyata Ini Rahasianya Istri Pasha Ungu Bicara Soal Rezeki Suaminya yang Selalu Lancar

Maya Rosfi'ah

Reaksi Suami Pedangdut Fitri Carlina Ketika Diminta Nikah Lagi Demi Mendapatkan Keturunan

Maya Rosfi'ah

Kini umur Kandungannya Sudah 8 Bulan Zaskia Mecca Sempat Ingin Gugurkan Saat Tau Hamil Anak ke-5

Maya Rosfi'ah

Liburan Ke Turki, Baim Wong Dan Paula Verhoeven Nikmati Makan Malam Di Nusr Et

Maya Rosfi'ah

6 Juta Tenteng Tas Mirip Kresek Harganya Rp 7 Potret Mayangsari saat Belanja menuju Supermarket

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment