Image default
Internasional

Punya Kebiasaan Aneh Wanita Ini Disebut Telah Membunuh hingga Lecehkan Pria dengan Sekop

Seorang wanita muda telah dituduh melakukan tindak kejahatan, yakni membunuh hingga melakukan pelecehan seksual kepada seorang pria. Wanita bernama Elena Povelyaikina disebut telah membunuhseorang priadi desanya yang terpencil di Mikhailovka,Rusia. Bahkan tidak hanya itu, Povelyaikina juga disebut telah melakukan pelecehan seksual kepada seorang pria dengan menggunakan sekop.

Polisi menuduh Povelyaikina pada Agustus tahun lalu menyerang seorang pria mabuk, berusia 37 tahun yang menolak untuk meninggalkanrumah keluarganya. "Ketika korban meninggal, terdakwa membawa mayat itu melewati pagar dan melemparkannya ke jalan." Polisi awalnya gagal menemukan tersangka, tetapi pembunuhan keduaakhirnya membawa jalan terang untuk menangkap Povelyaikina.

Pada pembunuhan kedua, awalnya Povelyaikina minum dengan penduduk setempat. Lantas ketika itu seorang pria bernama Ivan dilaporkanmengomentari buruk ayah Povelyaikina, Pyotr (57), yang berprofesi sebagai seorang petani. Polisi mengatakan pria berusia 31 tahun itu terbaring mabuk di sofa dan Povelyaikina diduga melompat ke atasnya, memukulinya hingga mati dengan pukulan dan tendangan.

Polisi mengklaim dia telah mengakui kedua pembunuhan tetapi menolak untuk bersaksi. Diketahui Pyotr adalah seorang petani kaya, dan telah membesarkan kedua putrinya yakni Povelyaikina serta saudaranya Valery (26), sendirian. Sementara Povelyaikina lulus dari perguruan tinggi sebelum kembali ke rumah untuk membantu ayahnya mengelola pertanian keluarga.

Povelyaikina sendiri merupakan gadis berusia 22 tahun, dilaporkanseorang wanita yang kuat. Tidak hanya itu dirinya juga memiliki kebiasaan yang aneh yakni suka menggambar orang dengan anggota badan yang terputus. Kebiasaan anehnya tersebut punmembuat penduduk desa khawatir.

Surat kabar Komsomolskaya Pravda melaporkan penduduk setempat mengatakan dia "bertubuh kecil" tetapi "kuat". Seorang saksi untuk dugaan pembunuhan kedua mengatakan: "Ketika dia memukuli Ivan, saya dan saudara perempuan saya memohon padanya untuk tidak menyentuhnya." "Kami takut campur tangan, karena dia sangat kuat."

Para saksi tersebut juga mengatakan setelah Ivan dianiayaPovelyaikina, Ivan masih sempat bernapas namun satu hari kemudia dinyatakan tewas. Polisi mengatakan pemeriksaan kejiwaan menyatakan wanita itu 'waras' secara mental. "Terdakwa pertama kali mengakui kedua pembunuhan, kemudian menolak untuk bersaksi," terang seorangPenyelidik negara bernama Ivan Lyubyi.

“Dia mengajukan beberapa versi: bahwa lelaki pertama meninggal setelah dia ditabrak mobil di jalan, dan yang kedua karena gagal ginjal,klaimPovelyaikina." “Tetapi analisis forensik membantah versi ini. " “Dia didakwa dengan tuduhan sengaja mencelakakan tubuh, mengakibatkan kematian korban karena kelalaian, dan kekerasan yang bersifat seksual.“

Persidangannya diharapkan akhir tahun 2020 ini. Ayahnya dilaporkan menjual sebagian tanahnya untuk membayar perwakilan hukumnya.

Berita Terkait

Perekam Klarifikasi Fakta Sebenarnya VIRAL Video Kursi Berputar Sendiri Tanpa Ada yang Menyentuh

Maya Rosfi'ah

Tak Dapat Ditenangkan & Nangis Seperti Orang Kesakitan Curhat Ibu yang Anaknya Alami Gejala Corona

Maya Rosfi'ah

Meski Sudah Lockdown Jumlah Kematian Akibat Virus Corona di Italia Melampaui China

Maya Rosfi'ah

Foto Tak Senonoh hingga Minta Peluk Wali Kota Seoul Dituduh Lecehkan Sekretaris selama 4 Tahun

Maya Rosfi'ah

Dr Toru Kakuta dari Jepang Ungkap Pemeriksaan Air Liur Lebih Akurat Dibanding Lendir Hidung

Maya Rosfi'ah

Alami ‘Mata Malas’, Bocah Usia 4 tahun Harus Jalani Operasi Mata Karena Kecanduan Gadget

Maya Rosfi'ah

Jumlah Korban Tewas & Luka-luka Bertambah Pejabat Pelabuhan Jadi Tahanan Update Ledakan di Beirut

Maya Rosfi'ah

KJRI Houston Tanggapi Vonis Pelaku Tabrakan yang Tewaskan WNI Ratih Sinta di Lousiana

Maya Rosfi'ah

Pangeran William Akhirnya Ungkap Rasa Depresinya Usai 22 Tahun Kematian Putri Diana

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment