Image default
Travel

Punya Zona Waktu Sendiri hingga Gunung Berapi 7 Fakta Menarik Antartika

<span ></span> Kutub Selatan selalu menjadi topik diskusi yang menarik selama beberapa dekade. Setiap kali kita mendengar seseorang berkata "Antartika," hal pertama yang menyelimuti pikiran kita adalah gumpalan es putih tebal yang menyebar sejauh mata fana kita bisa melihatnya. Gambaran ini kita dapat dari apa yang telah kita lihat di Internet dan sumber informasi lainnya selama bertahun tahun.

Padahal, benua yang megah ini memiliki banyak hal menarik lebih daripada sekedar lapisan es yang telah kita bayangkan selama ini. Istilah "Antartika" secara harfiah berarti kebalikan dari "Arktik," maka, itu dapat disebut "tanah tanpa beruang." Karena semua garis bujur bertemu di Kutub Selatan, Antartika memegang semua garis ini.

Karenanya, setiap zona waktu dapat digunakan di benua itu. Meskipun memilih zona waktu terdengar menarik, tapi itu bisa sangat membingungkan. Gunung Erebus merupakan gunung paling aktif di Kutub Selatan dan ditutupi kristal yang dikeluarkan dari gunung dalam bentuk bom vulkanik kaca.

Meskipun ditutupi dengan gletser sepanjang tahun, Gunung Erebus masih cukup panas dan memegang danau lava. Meskipun hampir semua cairan membeku di Antartika, Don Juan Pond berhasil mempertahankan fluiditasnya. Bahkan di musim dingin ketika iklim di Kutub Selatan turun hingga 50 ° C, danau asin terus tetap dalam keadaan cair.

Don Juan Pond adalah danau ter asin di Antartika, dengan tingkat salinitas lebih dari 47%. Danau ini memiliki jumlah zat padat terlarut terbanyak di dunia. Meskipun Antartika dianggap sebagai gurun terbesar di dunia, ia juga menampung air terjun.

Satu di antara air terjun yang ditemukan di wilayah Lembah Kering McMurdo adalah Air Terjun Darah yang terlihat seperti darah yang mengalir dari gletser. Penelitian yang dilakukan oleh University of Alaska Fairbanks menunjukkan alasan air terjun berubah menjadi merah darah adalah reaksi dari sejumlah besar zat besi dan natrium yang ada dalam air dengan oksigen ketika terpapar udara. Di musim panas, sekitar 1.000 1.500 orang tinggal di wilayah Antartika.

Kebanyakan dari mereka adalah peneliti dan yang lainnya adalah staf pendukung dan orang yang melakukan ekspedisi. Namun, jika kamu memilih untuk tinggal di sana di musim dingin, kamu harus menyingkirkan gigi bungsumu. Alasan di balik persyaratan yang terdengar aneh ini adalah bahwa dalam keadaan darurat medis, kamu tidak dapat dievakuasi selama musim dingin.

Bahkan jika akan bekerja sebagai dokter di Antartika, kamu harus menghilangkan apendiks mu sebelum melakukan perjalanan. Bank ini memiliki dua mesin ATM, dan butuh 10 bulan untuk menyelesaikan layanan pengisian uang tunggal.

Berita Terkait

10 Destinasi Wisata Populer untuk Liburan Akhir Pekan di Jakarta

Maya Rosfi'ah

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Penumpang saat Pertama Kali Naik Pesawat

Maya Rosfi'ah

Rekomendasi 4 Hotel di Surabaya yang Tawarkan Paket Spesial Tahun Baru 2020

Maya Rosfi'ah

5 Tips Seru Backpacker ke Singapura untuk ‘Low Budget’

Maya Rosfi'ah

5 Aktivitas Liburan Menarik Saat Menginap di Kawasan Hotel Dekat Malioboro

Maya Rosfi'ah

Wajib Coba Sate Tuna di Warung Makan Sari Laut Bu Gandos Rekomendasi Kuliner Enak di Pacitan

Maya Rosfi'ah

Ini 10 Aturan yang wajib Ditaati Pramugari Tak Boleh Ada Jerawat hingga Postur Tubuh

Maya Rosfi'ah

Jangan Pernah Lakukan 6 Kebiasaan Ini saat Liburan menuju Thailand

Maya Rosfi'ah

Rekomendasi 6 Kuliner Enak di Sekitar Kampus Unpad Dipatiukur, Bandung

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment