Image default
Bisnis

Rugi yang Dialami Investor Reksadana Merupakan Risiko Berinvestasi Cermati Prospektusnya

– Baru baru ini masyarakat dikejutkan oleh terkatung katungnya nasib nasabah yangmemiliki produk reksadana dengan janji imbalan fixed return 11 persen setiap tahunnya. Mereka merasa dirugikan setelah regulator memutuskan manajer investasi reksadana ini harus melikuidasi produk reksadana kelolaannya. Pengamat pasar modal Yanuar Rizky berpendapat, kerugian yang dialami investor akibat adanya penertiban atau likuidasi produk reksadana kelolaan manajer investasi (MI) yang dilakukan regulator seperti contoh di atas merupakan bagian dari risiko investasi.

Apalagi, di tengah kondisi pasar modal memburuk serta periode likuidiasi yang relatif singkat turut menekan pengembalian aset invetasi investor (nasabah). “Kondisi penurunan aset investasi para investor di reksadana tersebut juga merupakan bagian resiko berinvestasi,” kata Yanuar Rizky. Yanuar menjelaskan, dalam kontrak perjanjian atau prospektus sudah bisa dibaca ketentuan dan risiko investasi yang bisa dicermati bersama secara transparan.

Karena itu, investor disarankan jeli dan teliti dalam membaca prospektus yang diperjanjikan MI dalam menawarkan produknya sehingga apabila ada permasalahan tidak sepenuhnya menjadi kesalahan salah satu pihak. “Tergantung isi kontraknya atau prospektus. Jika MI melakukan tindakan sesuai dengan isi prospektus, dia tidak bisa disalahkan,” ujarnya. Yanuar menyatakan, dari sisi regulator pasti bekerja secara aturan dan juga berpegang teguh pada isi prospektus dalam memberikan sanksi. OJK akan bertindak jika menemukan indikasi pelanggaran.

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee menyatakan, penyusutan aset investasi merupakan bagian dari konsekuensi. Diaa menyatakan, banyak investor yang mengetahui akan hal ini dan sudah seharusnya investor melapor jika ada MI yang menjanjikan tingkat pengembalian (return) investasi pasti kepada calon investor. Dia menambahkan, investor bisa melaporkan ke regulator jikaMI menjanjikan secara tertulis, karena beresiko memicu bubble.

Berita Terkait

Penjualan Motor Anjlok Bebani IHSG Bagaimana Besok

Maya Rosfi'ah

Kemenkeu Usulkan Cukai Plastik Rp 200 per Kantong, Harga ke Konsumen Jadi Rp 500

Maya Rosfi'ah

Rayakan HUT RI, BRI Beri Bantuan CSR Untuk 57 SLB Se Indonesia

Maya Rosfi'ah

Organisasi Mahasiswa Didorong buat Tingkatkan Peran dalam Pemberdayaan Ekonomi

Maya Rosfi'ah

Benarkah Pembatasan Pembelian Gas LPG 3 Kg Bakal Rugikan UMKM

Maya Rosfi'ah

Indonesia Financial Center akan Dibangun di Kawasan Bisnis SCBD

Maya Rosfi'ah

WhatsApp 08122-123-123 atau Login www.pln.co.id Ini Langkah Dapatkan Token Gratis PLN Juli 2020

Maya Rosfi'ah

Stop Penambahan Armada Baru Qantas Rumahkan 25.000 Pegawai Dihantam Covid-19

Maya Rosfi'ah

Jamkrindo Permudah Akses UMKM Dapatkan Kredit Usaha Rakyat

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment