Image default
Bisnis

RUU Ciptaker Bisa Hilangkan Tumpang Tindih Regulasi yang Selama Ini Hambat Investasi Ekonom

Rancangan Undang undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi setelah pandemi Covid 19 ini berakhir. Ekonom Universitas Airlangga (Unair) Wasiaturrahma menilai RUU ini dapat menghilangkan tumpang tindih peraturan yang selama ini menjadi penghambat investasi. Sehingga dia mendorong RUU ini disahkan untuk menjadi payung hukum dan pertumbuhan ekonomi yang menjadi target nasional bisa dikejar.

"Permasalahan di Indonesia selama ini adalah tumpang tindih peraturan yang menghambat. Kemudahan investasi dan kepastian berbisnis ini paling dicari investor pasca pandemi Covid 19 ini. RUU Cipta Kerja sangat mendukung sekali kemudahan memulai usaha, perizinan yang lebih mudah, dan menyelesaikan aturan tumpang tindih," kata Wasiaturrahma. Menurut Rahma, RUU Cipta Kerja yang sifatnya sapu jagat memberantas tumpang tindih peraturan, harusnya bisa segera disahkan. Jika permasalahan utama ini bisa diselesaikan dengan satu payung hukum, target pertumbuhan ekonomi sangat mungkin dikejar.

"Saya rasa, permasalahan utama kita ini diselesaikan melalui RUU Cipta Kerja, pertumbuhan ekonomi 6 persen sangat mungkin dikejar. Momentumnya saat ini justru sangat baik, mempermudah investasi dari luar untuk masuk dan juga menarik investor domestik untuk semangat memulai kembali usaha," kata Rahma. Pengajar di Fakultas Ekonomi Bisnis Unair ini juga melihat berbagai pro kontra terkait RUU Cipta Kerja, harusnya dilihat secara menyeluruh. Sisi positif dari regulasi ini, sebenarnya memiliki dampak positif yang lebih banyak.

"Ketika pemerintah mulai untuk mengusut permasalahan regulasi investasi, ini pertanda yang sangat positif. Saat ini SDM kita sudah lebih welcome, iklim bisnis juga sangat potensial, jika aspek perizinan dan kepastian bisnis dijamin tentu pertumbuhan ekonomi ini bisa melejit," kata Rahma.

Berita Terkait

5 Triliun dari BPJS Kesehatan Menkeu Ancam Tarik Suntikan Dana Rp 13 Jika Iuran Batal Naik

Maya Rosfi'ah

4 Alasan Pentingnya Penggunaan Accounting Software Untuk UMKM

Maya Rosfi'ah

1 Triliun Kasus Corona Membuat Kekayaan Orang Terkaya Asia Turun Rp 83

Maya Rosfi'ah

Mulailah Berinvestasi! 4 Tips Kelola Uang THR Supaya Tidak ludes Sia-sia

Maya Rosfi'ah

Devisa Sektor Pariwisata Anjlok 2 Miliar Dolar AS Digerus Virus Corona Prediksi BI

Maya Rosfi'ah

76 Persen Jumlah Pemudik yang Gunakan Mobil Pribadi Naik 17 Ada Tol Trans Jawa & Sumatera

Maya Rosfi'ah

Asalkan. . . Indonesia Berpeluang Besar Jadi Tujuan Relokasi Investasi dari China

Maya Rosfi'ah

41 Triliun di Bisnis Trading Minyar Gara-gara Ulah Trader Ini Mitsubishi Rugi Hingga Rp 4

Maya Rosfi'ah

Apresiasi BI buat Seribuan Milenial yang Aktif Sosialisasikan QRIS ‘BI Netifest 2020’

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment