Image default
Bisnis

Sempat Pergi lalu Kembali hingga ketentuan dari Erick Thohir McDonald’s Sarinah akan Tutup Hari Ini

McDonald's Sarinah akan resmi tutup pada Minggu (10/5/2020) malam ini pukul 22.05 WIB. Tutupnya gerai McDonald's pertama di Indonesia ini karena pihak Sarinah akan merenovasi gedung serta melakukan perubahan pada strategi bisnis. Seperti diketahui, Gedung Sarinah yang terletak di Jalan MH Thamrin, Jakarta, merupakan milik BUMN, PT Sarinah (Persero).

Diketahui McDonald's di Indonesia pertama kali dibuka di Gedung Sarinah pada 14 Februari 1991. Akan tutup hari ini, restoran tersebut ternyata sempat 'pergi' dari Gedung Sarinah pada 2009. Namun, McDonald's kembali lagi ke Sarinah pada 2011 melalui proses tender.

Terkait penutupan restoran cepat saji asal AS pada Minggu malam ini, Direktur Marketing Communications, Digital, dan CBI McDonald's Indonesia, Michael Hartono, berterima kasih kepada konsumen. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada semua konsumen setia kami yang telah bersama sama membesarkan McDonald’s Sarinah Thamrin dan menciptakan berjuta kenangan manis bersama kami di sana," tutur Michael, Jumat (8/5/2020), dilansir . "Namun, kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik kepada konsumen kami dan mencari lokasi lokasi strategis yang lain,” tambahnya.

Lebih lanjut, mengenai nasib karyawan, Michael memastikan mereka yang bekerja di McDonald's Sarinah tidak akan dipecat. Solusinya, para karyawan yang sudah bekerja di McDonald's Sarinah tersebut akan direlokasi ke berbagai cabang lainnya. Renovasi Gedung Sarinah rencananya akan dimulai pada Juni 2020 dan ditargetkan selesai November 2021.

Mengutip , renovasi Gedung Sarinah disebutkan akan menghabiskan biaya sebesar Rp 700 miliar. Hal ini disampaikan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, dalam wawancara terbatas pada Jumat. Erick mengatakan proyek renovasi Gedung Sarinah akan melibatkan perusahaan BUMN lainnya.

"Kurang lebih Rp 700 miliar. Kalau bongkar robohin lebih mahal. Tentu itu di luar ongkos buat operasionalnya jualan. Ada kerja sama dengan BUMN juga bukan swasta. Beberapa perusahaan BUMN akan ada fokus properti, retailnya Sarinah," jelas Erick. Mengenai target selesainya renovasi, Erick mengatakan awalnya ingin rampung pada Hari Kemerdekaan Indonesia ke 75. Namun, akibat pandemi corona saat ini, renovasi Gedung Sarinah rencananya akan selesai pada November 2021 mendatang.

"Saya rasa targetnya setelah Lebaran sudah mulai. Tapi saya minta protokol Covid 19nya tetap diikuti. (Target) November 2021 kalau bisa jadi. Tahun depan, pas Hari Pahlawan lagi. Kalau bisa lebih cepat, alhamdulillah," ujarnya. Gedung Sarinah di Jalan MH Thamrin rencananya akan direnovasi total. Nantinya, Sarinah baru direncanakan akan ada ruang untuk komunitas kesenian.

"Saya maunya di situ ada komunitas kesenian. Sabtu Minggu adalah kesenian kita dimainkan di situ. Bisa pameran lukisan, atau videographic . Culture education community kita jalankan," terang Menteri BUMN, Erick Thohir, Jumat, dikutip dari . Selain kesenian, pelaku industri perfilman di Indonesia juga akan ditampilkan di Sarinah beserta produk mereka. "Industri film kita tadinya sempat naik, bisa saja di sini mereka bisa launching produk. Bisa saja film film Indonesia me launching dan menjual merchandise nya di sini," tandas dia.

Menteri BUMN, Erick Thohir, mengajukan syarat apabila McDonald's Sarinah ingin membuka gerainya kembali. Dikutip dari , Erick meminta McDonald's agar menyajikan kuliner nusantara, satu diantaranya adalah produk kopi Indonesia. "Kalau McD mau buka di situ, kita carikan lokasi, tapi kita minta 50 persen konten lokal kalau bisa. Kopinya, boleh dong yang namanya produk lokal itu tidak bisa enggak kita dukung," ungkap Erick dalam wawancara terbatas di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat.

"Selama mereka friendly , why not . Tapi, keberpihakannya ada enggak. Kalau mereka mau berpihak terus jual kopi Indonesia di semua McD, saya open . Buka, jual kopi Indonesia, tapi juga jual kopinya di seluruh Indonesia," imbuh dia. Erick mengaku akan tetap memperkuat produk lokal, termasuk kuliner di Sarinah, meski mendapat banyak protes dari warganet. Ia mengatakan setiap kebijakan pasti menuai pro dan kontra.

"Ya enggak apa apa (diprotes), kebijakan itu pasti ada pro dan kontra. Yang penting nawaitu atau niat kita mau bangun brand lokal, desainer lokal, UKM lokal. Kalau ada pihak pihak asing yang ingin mendukung, more than welcome ," tandas Erick Thohir.

Berita Terkait

BI Disarankan Turunkan Suku Bunga Acuan 50 Basis Poin

Maya Rosfi'ah

5 Jam Menhub Sebut Jakarta-Merak Ditempuh Hanya 2 Jalur KA Akan Diperbaiki

Maya Rosfi'ah

Emma Sri Martini Didapuk Jadi Direktur Utama Telkomsel

Maya Rosfi'ah

Dirut PLN Zulkifli Zaini Buka Suara Soal Kerugian Rp 38 Triliun

Maya Rosfi'ah

Bos BCA Khawatir Terjadi ‘Shortage’ Imbas Virus Corona

Maya Rosfi'ah

Menko Luhut Tegaskan Belum Ada Kerja Sama Antara Ping An Insurance dengan BPJS Kesehatan

Maya Rosfi'ah

Benarkah Pembatasan Pembelian Gas LPG 3 Kg Bakal Rugikan UMKM

Maya Rosfi'ah

Pengajuan Kartu Kredit Online dan Keuntungan Memilikinya di CekAja

Maya Rosfi'ah

Ekonom Bilang Tak Perlu Kaget Ekonomi Indonesia Kuartal II Minus 4 Persen

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment