Image default
Nasional

Semuanya Lolos Seleksi Internal 7 Perwira Polri Ikut Seleksi Deputi Penindakan KPK

Mabes Polri menyatakan 7 perwira tinggi (Pati) Polri yang mengikuti seleksi Deputi Penindakan KPK telah lolos secara internal. Jenderal bintang satu ini menjelaskan assessment internal sudah dilakukan pada tujuh pati polri tersebut mulai dari kompetensi, syarat administrtarif, hingga rekam jejak. "Pastinya kami memilih yang terbaik, ada assessment dari SDM, yang berpengalaman di reskrim dan begitu. Termasuk latar belakangnya ditelusuri," ungkap mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu.

‎Untuk diketahui proses seleksi 11 calon calon yang bakal menduduki jabatan Deputi Penindakan KPK dari unsur Polri dan Kejaksaan tengah berlangsung. Sementara dari unsur Kejaksaan diantaranya Direktur Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi, dan Eksaminasi pada Jampidsus M Rum, Karo Hukum BPKP Syaifudin Tagamal, Kajati Kalimantan Tengah Mukri serta Wakil Kajati Papua, Agus Salim. Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengaku sudah merestui ada tujuh Pejabat Tinggi (Pati) Polri yang ikut dalam seleksi tersebut.

Sebelumnya Kepala Biro Pembinaan Karier SSDM Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo juga mengatakan ada tujuh pati baik jenderal bintang satu hingga jenderal bintang dua yang ikut proses seleksi. "Benar ada tujuh (pati). Mereka ada yang menjabat wakaba (wakil kepala badan), ada yang kadiv (kepala divisi) dan beberapa wakapolda (wakil kepala kepolisian daerah)," ungkap Dedi. Selain pati yang bertugas di Polri, menurut Dedi ada juga pati Polri yang bertugas di KPK, ikut dalam ‎seleksi Deputi Penindakan.

Terpisah Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut syarat peserta seleksi untuk Deputi Penindakan yakni minimal setara eselon I. Namun mengacu pejabat terdahulu posisi Deputi Penindakan diisi minimal berpangkat jenderal untuk anggota polisi, sedangkan untuk jaksa minimal pangkat 4C. Jabatan ‎Deputi Penindakan KPK rencananya sudah terisi pada April 2020.

Selain Deputi Penindakan, KPK juga membuka proses seleksi untuk tiga jabatan struktural lain yaitu Deputi Informasi dan Data, Direktur Penyelidikan dan Kepala Biro Hukum.

Berita Terkait

5 Hal Penting Menurut Tim Pakar yang wajib Dilakukan buat Social Distancing

Maya Rosfi'ah

Ahmad Sahroni Minta Imigrasi Perbaiki Sistem Cegah Kasus Djoko Tjandra Terulang

Maya Rosfi'ah

Ini Plus Minusnya Presiden Jokowi Tolak Saran Jusuf Kalla buat Lockdown Hadapi Virus Corona

Maya Rosfi'ah

Para Kiai Usulkan 6 Pos Kementerian buat PKB

Maya Rosfi'ah

Sejarah Permainan Tradisional Perahu Jong Belajar dari Rumah TVRI Kelas 4-6 SD Hari Ini

Maya Rosfi'ah

Rieke Ungkap akan Ada Penugasan Lain yang Tidak Kalah Penting Dicopot dari Pimpinan Baleg

Maya Rosfi'ah

287 Anggota DPR Tidak Hadiri Rapat Paripurna Soal RAPBN 2021

Maya Rosfi'ah

Fadli Zon Minta Patroli di Laut Natuna Dilengkapi Drone

Maya Rosfi'ah

Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia di RS Mulia Bogor BREAKING NEWS

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment